Boikot Admin Riforri Palsu dan Rangkul Kembali Orang yang Tobat

Link: https://www.facebook.com/groups/ri.for.ri1/permalink/304752296379530/

BOIKOT ADMIN dan RANGKUL KEMBALI ORANG YANG TOBAT
==================================================

Grup ini sekarang dikelola oleh delapan orang bermasalah yang aktif sebagai admin sebagai berikut:
1. Daendels Galau (admin baru);
2. Hammad Al-Anshari (admin lama);
3. Indra Indrajeed (admin baru);
4. Koesno Sosrodihardjo (admin baru);
5. End Zeearmy (admin baru);
6. Orang yang menamakan dirinya “Sutan Syahrir” yang mengubah nama menjadi Kaesang Pangarep (admin lama);
7. Carlos Slim Helu yang berubah nama menjadi Al Jawai (admin lama); dan
8. Handy Otoy (admin lama).

Sementara itu, beberapa orang mungkin sudah melakukan pertobatan karena sudah tidak lagi menjadi admin. Mereka adalah:
1. “Pergerakan Rakyat” ( https://www.facebook.com/pergerakan.rakyat.9 ) (akun sudah mati);
2. Siti Rukmini;
3. Ineng Fajarini T ( https://www.facebook.com/ineng.fajarini );
4. “Agoes Prawira” ( https://www.facebook.com/agoes.prawira ) (akun sudah mati); dan
5. “Khris Andreas Tendean” ( https://www.facebook.com/Khris.a.tendean ).

LALU APA?
—————-
Ingat, ini adalah grup “dukungan Rhoma Irama” yang kemudian diubah namanya oleh “Sutan Syahrir” menjadi grup “Parlemen Jalanan”. Tidak ada tindakan yang bisa dimaafkan kecuali menghapus grup ini untuk selama-lamanya.

Jadi, kita harus tetap melakukan boikot terhadap kedelapan nama admin yang telah saya sebutkan di atas, sampai mereka bertobat. Pastikan tidak ada mutual friend kita dengan orang-orang bermasalah tersebut.
Tegur dan bila perlu putuskan hubungan dengan teman yang masih menjalin pertemanan dengan mereka.

Untuk lima mantan admin yang juga telah saya sebutkan, saya ucapkan terima kasih telah melepaskan diri dari pengelolaan grup ini. Saya terbuka untuk menjalin persahabatan dengan Anda.

Bagikan artikel ini:
Share
  • Mengulang komentar 09-10-2014:

    Ok, memang grup ini sebelumnya bernama “DUKUNGAN RHOMA IRAMA FOR PRESIDENT” bukan “dukungan rhoma irama”. Sebuah kesalahan yang bukan substansial, yang seharusnya dapat dimaafkan. Substansinya, meskipun bernama “DUKUNGAN RHOMA IRAMA FOR PRESIDENT”, grup ini sebenarnya mengedepankan topik anti-Rhoma. Jadi, ini grup munafik. Grup munafik lebih berbahaya daripada grup yang terang-terangan anti-Rhoma.

    Nama grup sudah diubah menjadi “PARLEMEN JALANAN”. Cukup bagus. Tapi, ID grupnya masih “ri.for.ri1″. Lihat saja alamat grupnya. Jadi, kesan grup munafik masih tersisa.

    Kepada @End, sebagai orang yang saya anggap paling waras di antara delapan admin aktif, saya mohon, bubarkan grup ini, lebih-lebih jika ID “ri.for.ri1″ tidak bisa diubah menjadi ID lainnya.