Kembalikan Saja Escudo ke Meulaboh

Pindahan dari MultiplyURL: http://kppnkhususba.multiply.com/journal/item/7/Kembalikan-Saja-Escudo-ke-Meulaboh

Sejak Pak Bakhtaruddin beberapa hari yang lalu bilang bahwa mobil Escudo di Meulaboh akan ditarik ke sini, saya sudah menentang keras. Eh, ternyata hari ini jadi juga Escudo-nya sampai di kantor.

Mobil itu manfaatnya sangat besar bagi para pegawai yang ditugaskan di kantor-kantor filial. Misalnya:

  • Kalau keluar makan dijamin tidak kehujanan atau kepanasan.
  • Kalau hari Sabtu-Minggu bisa dipakai untuk refreshing ke pantai-pantai dsb. dengan nyamannya.
  • Kita tidak terlalu dipandang rendah oleh satker karena di kantor kita tersedia mobil.

Manfaat yang besar itu lebih terasa lagi apabila pegawai mengajak serta keluarganya ke filial.

Nah, sekarang Escudo Meulaboh sudah terlanjur di bawa kemari. Lalu di Meulaboh akan dikasih apa? Sepeda motor? Sedih sekali. Tapi, ya sudahlah, apa boleh buat? Meskipun demikian, saya harap jangan sembarang motor. Yang akan dikirim ke sana harus motor terbaru. Kalau tidak mau beli motor lagi, ya motor paling baru yang ada di kantor saja. Jangan seperti di Lhokseumawe, kondisinya motornya betul-betul memprihatinkan.

Namun, langkah yang paling baik adalah segera mengembalikan mobil Escudo hitam ke filial Meulaboh. Mumpung si Zul masih di sini. Besok dia baru akan kembali ke Meulaboh. Alangkah baiknya jika Zul disuruh membawa kembali Escudo ke Meulaboh. Kalau bukan Escudo, boleh juga Touring atau Innova hitam. Atau belikan saja dua unit Avanza bekas untuk Meulaboh dan Lhokseumawe.

Bagikan artikel ini:
Share
  • aa_haq

    rafifcan06 wrote on Jul 7, ’08, edited on Jul 7, ’08

    Sepengetahuan saya, keinginan untuk mengambil Mobil Dinas dari MBO itu datangnya bukan dari Pak Bakhtar, tetapi dari temen-temen. Beliau hanya menampung aspirasi dan menyampaikannya kepada Kepala Kantor. Dan waktu itu menurut Beliau, KK memutuskan untuk menarik Mobil DInas tersebut. Pertimbanggannya adalah frekuensi pengiriman pegawai ke KPPN fillial meulaboh akan dikurangi sebulan sekali, mengingat volume pekerjaan disana sudah berkurang bahkan ada beberapa satker yang mengajukan SPM langsung ke Banda Aceh. Terima kasih.

    ahmadabdulhaq wrote on Jul 7, ’08

    rafifcan06 said

    tetapi dari temen-temen

    Temen-temen yang mana ya? Apakah yang selama ini biasa DL sudah diajak bicara? Malah rencananya semua pegawai akan di-DL-kan. Harusnya rencana seperti itu dirapatkan dulu atau diminta pendapatnya satu per satu. Jadi, sebaiknya masukan yang dijadikan pertimbangan bukan dari orang yang tidak pernah atau tidak akan pernah ke filial.

    yudexelex wrote on Jul 7, ’08

    🙂

    chairulanwardama wrote on Jul 7, ’08

    yudexelex said

    🙂

    kok ngguyu mawon toh mas…? nopo ndereng maem sego rawon…:)

    chairulanwardama wrote on Jul 7, ’08

    ahmadabdulhaq said

    sudah menentang keras

    opo yo sampek keras koyok kayu mas…? ga iso mbelok tah..?
    saya jadi berpikir-2, apa ada prosedur yg ga pas ya di kita ini…saya jadi kuatir kita bertindak dan berpikir (eh kebalik ya…berpikir dulu baru bertindak) bukan berdasar skala prioritas, bibit bebet bobot (artikan sendiri yaa… :)) ) sehingga pikiran dan tindakan kita jadi ga pas dalam pandangan teman kita…

    yudexelex wrote on Jul 8, ’08

    ahmadabdulhaq wrote on Jul 8, ’08

    yudexelex said


    Big
    حَقّ

    rafifcan06 wrote on Jul 8, ’08, edited on Jul 8, ’08

    Terkadang sebuah keputusan itu memang tidak bisa memuaskan semua pihak, bahkan selalu ada merasa yang terdzolimi. Sekiranya.. memang ada hal-hal yang tidak berkenan berikan masukan, saran atau kritik kepada yang berkepentingan. Sehingga segala keputusan diambil bertujuan benar-benar murni untuk kepentingan organisasi dan dapat meminimalkan ketidaknyamanan. Terima kasih atas masukannya, semoga kita menjadi yang lebih baik dari sekarang.

    yudexelex wrote on Jul 8, ’08

    yudexelex wrote on Jul 8, ’08

    yang jelas, kita saling mendoakan agar segalanya membuahkan berkah dan manfaat
    karena segala sesuatu adalah berkah, manfaat, kebaikan, pendidikan, pelajaran
    marilah kita genggam tanah menjadi emas