Langkah-langkah Menghindari Perokok Brutal

Link: https://www.facebook.com/amirsyah.oke/posts/10205902627475987

Menanggapi posting Amirsyah pada link di atas, saya menulis:

Langkah-langkah berikut ini mungkin bisa diterapkan untuk para pegawai mabes –khususnya yang belum menduduki jabatan– yang terganggu perokok brutal:

  1. Lakukan persuasi kepada perokok brutal untuk tidak melakukan aksi brutalnya lagi. Bila perlu, persilakan kepada mereka untuk menambah frekuensi merokoknya, tapi hanya boleh merokok di tempat yang pantas untuk merokok. “Asap lo buat lo sendiri.”
  2. Jika kasubdit/kabag Anda sering merokok brutal, minta kepada beliau untuk hanya merokok di ruang kasubdit/kabag, tidak di ruang staf.
  3. Jika setelah dilakukan persuasi sebagaimana dimaksud pada butir 1 gagal tercapai kesepakatan dengan para perokok brutal, minta kepada direktur atau sekditjen untuk memindahkan Anda ke subdit/bagian lain. Saya melihat, tidak semua subdit/bagian di mabes kotor.

Selain itu, usahakan untuk dapat mendokumentasikan aksi pegawai yang merokok di ruang kerja. Dokumentasi Anda dapat digunakan untuk menguatkan 5W+1H saat Anda membuat laporan ke saluran pengaduan ditjen atau ke Wise Itjen. Kamera tersembunyi sekarang makin murah kok.

Bagikan artikel ini:
Share