Master Plan Gerakan Buruh Islam – Partai Buruh Islam (6)

Beragam Metodologi Gerakan – Partai Buruh Islam

Pendanaan Partai Buruh Islam

  1. Beragam cara penggalangan dana Partai Buruh Islam
    1. Mengadakan acara malam penggalangan dana
    2. Mendatangi pengusaha-pengusaha muslim
    3. Mendatangi negara donor timur tengah
    4. Bantuan uang pembinaan partai politik dari pemerintah
    5. Iuran anggota
      1. Misal iuran 1 anggota untuk 1 tahun adalah 100,000
      2. Jika Partai Buruh Islam berhasil merekrut 150,000 anggota, maka
        1. Dana masuk 1 tahun = 100rb*150rb = 15 Milyar
        2. Dana masuk 5 tahun = 15M*5 = 75 Milyar
      3. Dana sebanyak 75 Milyar cukup untuk kebutuhan Partai selama 5 tahun penuh yang hanya sekitar 50 Milyar!
      4. Iuran anggota akan masuk ke rekening Partai.
      5. Maka harus dibuat website dan sistem database Partai Buruh Islam yang rapih agar bisa tercapai pengumpulan dana anggota secara online melalui website.
    6. Iuran anggota legistalif dan eksekutif Partai Buruh Islam
      1. Anggota DPR-RI
        1. Pendapatan 5 tahun sebesar 60juta*12*5 = 3,6 Milyar
        2. Dana Reses selama 5 tahun sebesar 7,5 Milyar
        3. Total pendapatan 11 Milyar per anggota DPR-RI
      2. Belum lagi anggota DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten / kota.
    7. Mahar pencalonan legislatif dan calon eksekutif (hanya sampai pemilu 2024, setelahnya tidak bergantung uang mahar karena akan mengganggu sistem karier di Partai Buruh Islam).
      1. Misal Uang Mahar calon DPR-RI 150juta, maka dana terkumpul 560 calon sebesar = 150juta*560 = 84 milyar
      2. Misal Uang Mahar calon DPRD Propinsi 100juta, maka dana terkumpul 2,112 calon sebesar = 100juta*2112 = 211milyar
      3. Misal Uang Mahar calon DPRD Kabupaten/kota 50juta, maka dana terkumpul 16,895 calon sebesar = 50juta*16895 = 844 milyar
      4. Misal Uang mahar calon Bupati / walikota sebesar 150juta, maka dana terkumpul 550 calon bupati / walikota sebesar = 150juta*550 = 82,5 Milyar
      5. Misal Uang mahar calon Gubernur sebesar 500juta, maka dana terkumpul 34 calon gubernur sebesar = 500juta*34 = 17 Milyar
      6. Total dana terkumpul dari mahar calon legislatif dan calon eksekutif sebesar 1,2 Trilyun
    8. Dana CSR perusahaan
      1. Misal 1 Perusahaan menyalurkan dana CSR dari perusahaannya sebesar 2,5% total equity
      2. Jika equity perusahaan tersebut 5 trilyun, maka dana didapat oleh organisasi sayap Partai Buruh Islam sebesar 125 Milyar
      3. Dana CSR 1 perusahaan melalui sayap organisasi Partai Buruh Islam sudah menutup kebutuhan Partai selama 5 tahun.
    9. Penggalangan dana melalui media sosial dan website (donasi online).
    10. Penggalangan dana melalui telepon langsung (telefundrising).
      1. Sebutkan nama
      2. Sebutkan bahwa dari Partai Buruh Islam
      3. Sebutkan platform Partai Buruh Islam
      4. Tawarkan kesediaan untuk berdonasi
    11. Melalui SMS atau pesan WA
    12. Kanvasing door to door
    13. Permintaan melalui email broadcasting
    14. Menjadi Anak Partai bagi Bakal Calon Presiden yang ingin maju pemilihan umum presiden. Mereka bisa mendanai Partai melalui jaringan donatur mereka, sebagai imbalannya mereka akan kita dukung ketika maju sebagai capres. Syaratnya mereka harus memiliki komitmen terhadap penerapan Syariah Islam di NKRI.
    15. Pembuatan anak Perusahaan Partai
      1. Dana berasal dari kas Partai berlebih yang ditanam ke Perusahaan ini. Jadi jika ada dana berlebih maka baru dana Partai masuk ke Perusahaan anak partai.
      2. Perusahaan ini akan menanam dana Partai ke investasi-investasi yang pasti menguntungkan.
      3. Laba hasil investasi akan dibagi menjadi dua bagian yaitu :
        1. 70% laba dibagi ke anggota dan penyumbang dana Partai.
        2. 30% laba masuk ke kas Partai.
      4. Dana pokok akan terus diputar dan bertambah jika ada dana Partai yang berlebih.
      5. Anggota akan terus mendapatkan laba bersih tiap tahun sesuai persentase iuran anggota yang masuk ke total kas Partai. Jika anggota keluar maka tidak akan mendapatkan laba lagi. Iuran tidak akan dikembalikan kepada anggota karena sudah menjadi hak Partai Buruh Islam. Hal ini akan mampu menjamin kesetiaan anggota.
  2. Strategi pendanaan Partai Buruh Islam agar ideologi Partai tetap terjaga sehingga Partai tidak mudah terjebak dalam politik kondisional.
    1. Partai Buruh Islam hanya akan menerima dana sponsor dari pribadi atau organisasi atau negara donor yang memiliki cita-cita menegakkan Syariah Islam, minimal netral terhadap penegakkan Syariah Islam
    2. Partai Buruh Islam akan menerima dana sponsor dari kaum muslimin yang memiliki kepentingan ekonomi di Indonesia
    3. Jika sponsor ingin memberikan dana kepada Partai Buruh Islam, namun dengan syarat mereka memiliki hak ekonomi ketika rezim pemerintahan Buruh Islam berkuasa, maka kita akan menerima dengan syarat:
      1. sponsor tersebut berasal dari kaum muslimin
      2. Sektor ekonomi yang mereka inginkan tidak menguasai hajat hidup orang banyak (air, tanah, api, udara).
  3. Cara mengakali cost politik yang tinggi.
    1. Operasional Partai dan cabang Partai
      1. Cabang Partai yang akan sewa hanya ada di tingkat Pusat dan Wilayah
      2. Cabang Partai tingkat Kabupaten / kota, kecamatan, dan kelurahan / desa akan berada di rumah / properti kader.
      3. DPP harus memikirkan penggalangan dana untuk memenuhi pendanaan operasional partai tingkat pusat, wilayah, daerah, cabang, dan ranting.
    2. Kampanye
      1. Kader Partai Buruh Islam yang akan maju di pemilihan legislatif dan pemilihan eksekutif harus melakukan kampanye terselubung selama 5 tahun penuh sebelum pemilu, berbagai cara yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut :
        1. Mengikuti acara-acara ekstra parlementer
        2. Kampanye terselubung di dunia maya melalui media sosial dan website.
        3. Mengadakan pengajian-pengajian tiap hari minggu keliling di daerah konstituen untuk dakwah dan memperkenalkan diri.
  4. Strategi pengelolaan, penerimaan, dan akuntabilitas dana Partai Buruh Islam.
    1. Penerimaan
      1. Sebagaimana pembahasan di poin sebelumnya, Partai Buruh Islam hanya akan menerima dana parpol dari pribadi, organisasi, dan negara donor yang sejalan dengan ideologi Islam
      2. Dana akan masuk ke rekening Ketua Majelis Syuro, Presiden DPP, Sekjen DPP, rekening terbuka Partai Buruh Islam, dan organisasi sayap Partai Buruh Islam
      3. Selanjutnya dana sponsor yang masuk akan disetor ke bendahara umum Partai Buruh Islam.
    2. Pengelolaan
      1. Pengelolaan dana Partai Buruh Islam akan dilakukan sesuai asas kepatutan dan akuntansi tang rapih.
    3. Akuntabilitas
      1. Keuangan Partai Buruh Islam akan dilaporkan secara berkala kepada pihak-pihak terkait.
  5. Pentingnya cek ricek agar dana yang diperoleh partai tidak berasal dari hasil korupsi.
    1. Ketua Majelis Syuro, Presiden Partai, dan Sekjen Partai sebelum menerima dana sponsor harus dicek apakah dana tersebut bukan dari hasil korupsi agar ke depan tidak menjadi masalah hukum.
    2. Yang harus diteliti adalah dana yang masuk dari individu.
  6. Kewajiban mengadakan acara penggalangan donasi publik bagi calon eksekutif dan calon legislatif Partai Buruh Islam
    1. Hal ini dilakukan agar calon dari Partai Buruh Islam dekat dengan konstituen.
    2. akan dilakukan penanda tanganan kontrak politik ketika acara penggalangan dana tersebut.
  7. Menyikapi dana saksi di tiap Pemilu
    1. Untuk awal kiprah di Pemilu ketika Partai Buruh Islam belum memiliki pondasi keuangan dan kaderisasi, maka dana saksi sepenuhnya akan dipercayakan kepada Partai lain dan atau pihak pemerintah sebagai penyelenggara Pemilu.

Program Kerja Eksekutif dan Legislatif

Program kerja Pejabat eksekutif dan pejabat Legislatif dari Partai Buruh Islam ketika rezim pemerintahan Buruh Islam menguasai NKRI

  1. Ideologi
    1. Penyempurnaan Sila ke-1 Pancasila ‘Ketuhanan Yang Maha Esa dengan kewajiban menjalankan Syariah sesuai dengan agama yang dipeluk oleh masing-masing penduduk Indonesia’.
    2. Mengusahakan agar rakyat Indonesia memiliki karakter agama yang kuat agar NKRI bisa menjadi Bangsa yang besar.
  2. Politik
    1. Pencegahan korupsi politikus Partai Buruh Islam yang sudah duduk di legislatif, eksekutif, dan yudikatif.
    2. Memukul dengan keras musuh-musuh Islam yang berasal dari kaum sekuleris zindik.
    3. Membuka cabang Partai Buruh Islam di seluruh dunia sampai Imam Mahdi dibaiat.
    4. Perjuangan menuju sistem Partai tunggal dengan Partai Buruh Islam sebagai satu-satunya Partai yang diakui.
  3. Ekonomi
    1. Pelaksanaan Reformasi Agraria sejati di bawah Rezim Pemerintahan Buruh Islam
    2. Sistem Saham untuk 120 juta Buruh Indonesia.
    3. Penguasaan tanah air udara oleh Negara
    4. Penerapan sistem ekonomi Islam secara kaffah
    5. Pemutihan hutang luar negeri..
    6. Membuat beragam aturan untuk memukul pengusaha-pengusaha kafir harbi dan mengangkat pengusaha-pengusaha muslim.
    7. Pengambil alihan aset pengusaha-pengusaha hitam perampok APBN.
    8. Program kerja untuk mencapai kesejahteraan Buruh Tani
      1. Polisi akan melakukan razia setiap musim panen. Bagi petani yang kedapatan menjual hasil komoditas pertanian kepada tengkulak akan dipenjara kedua-duanya (tengkulak dan petaninya).
      2. Mendirikan Bank Pertanian Syariah
        1. Semua Buruh Tani harus memiliki rekening di Bank ini.
        2. Petani harus ikut program asuransi jika petani gagal panen karena cuaca ekstrim. Jadi ada lindung dana bagi petani. Akan diganti sebesar modal tanam.
        3. Bank Syariah memberikan bantuan gratis berupa bibit ternak dan kandang ternak kepada petani. Bantuan diberikan secara bertahap.
        4. Jika petani berhasil mengembangbiakkan ternak hasil bantuan ini, maka selama setahun petani akan terus mendapatkan bantuan ternak. Namun jika gagal bantuan ternak akan distop dan akan kembali cair setahun kemudian di awal Anggaran APBN tahun depan.
      3. Perlindungan lahan, tidak boleh ada alih fungsi lahan.
      4. Memberantas tengkulak.
        1. Larangan meminjam uang kepada tengkulak.
        2. Larangan menjual komoditas hasil pertanian kepada tengkulak. Jika ketahuan menjual komoditas hasil pertanian kepada tengkulak akan dihukum penjara.
      5. Sistem tumpang sari untuk menambah penghasilan Buruh Tani.
      6. Penyuluhan untuk buruh tani
      7. Menanam tanaman yang lebih menguntungkan
      8. Intensifikasi sarana dan prasarana produksi
      9. Membatasi impor < mendistorsi pasar
      10. BUMN Agro Industri untuk membantu tugas koperasi.
        1. Harus ada satu BUMN yang bergerak di bidang pengolahan hasil pertanian. BUMN tersebut akan membuka cabang perusahaan di tiap kelurahan / desa yang memiliki hasil komoditas pertanian.
        2. Seluruh hasil pertanian harus dijual ke BUMN tersebut untuk menampung komoditas hasil pertanian. Jadi petani memiliki pilihan apakah akan menjual ke BUMN ini atau ke koperasi.
        3. Pedagang hanya bisa membeli produk hasil pertanian dari BUMN ini.
        4. BUMN ini menerima subsidi APBN untuk membeli komoditas pertanian dengan harga mahal dari petani dan menjualnya dengan harga yang sama dengan harga pasar.
        5. BUMN ini juga memberikan pendampingan kepada petani mengenai informasi komoditas yang belum memenuhi kebutuhan pasar dan teknologi.
        6. BUMN ini juga bertugas mengumpulkan, mengangkut, mengolah, dan mendisutribusikan serta menjual produk pertanian serta olahan produk pertanian. BUMN ini harus memiliki jaringan supermarket.
        7. Menyediakan bibit dan pupuk untuk petani dengan harga yang murah.
        8. BUMN ini adalah perusahaan besar yang akan membuat beragam produk hasil komoditas pertanian.
      11. Program Pupuk murah untuk Petani
      12. Gerakan melawan hama
      13. Upah Minimum Petani
      14. Batas harga gabah yang mahal untuk Petani < mendistorsi pasar
      15. Penyediaan bibit yang murah
      16. Sistem Bagi Hasil dalam mengelola lahan pertanian yang luas.
        1. Modal bisa dari petani atau pemilik lahan.
        2. Bagi hasil tergantung kesepakatan.
      17. Memberangus rentenir dan menutup bank konvensional.
      18. Pembukaan bank Syariah di daerah pertanian.
        1. Pemberiaan modal secara bertahap
        2. Pembinaan usaha ternak petani.
      19. Usaha peternakan untuk petani
      20. Polisi keliling 24 jam untuk mengawal ternak petani.
        1. Petani membentuk Poskamling.
      21. Lahan tidur selama 1 tahun akan diambil alih negara.
        1. Seharusnya 3 tahun, tetapi mengingat lahan NKRI yang sempit, maka waktu lahan tidur hanya 1 tahun.
      22. Kebijakan yang dapat mengoptimalkan kinerja Buruh Tani
        1. Irigasi
        2. waduk
        3. Jalan desa
        4. Aplikasi pemupukan berimbang
        5. Konsolidasi usaha tani berbasis hamparan
        6. Rehabilitasi kesuburan fisik dan kimia lahan
    9. Program kerja untuk mencapai kesejahteraan Buruh Pabrik
      1. Penghapusan pajak penghasilan untuk buruh
      2. Jamsostek
      3. Penghapusan buruh magang
      4. buruh outsourching harus menjadi karyawan tetap perusahaan asal setelah bekerja kontrak setahun.
        1. Akan dilakukan audit kepada perusahaan – perusahaan outsourching. Jika mereka curang dengan tetap menjalankan sistem kontrak izin usaha akan dicabut.
      5. Buruh kontrak minimal setahun, jika bekerja lebih dari setahun harus diangkat menjadi karyawan tetap.
      6. Uang pesangon untuk semua Buruh yang di-PHK dan mengundurkan diri.
        1. Mengundurkan diri jika bekerja lebih dari 4 tahun berhak mendapat pesangon.
      7. Semua Perusahaaan harus memiliki Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tiap tahun. Ini menjadi syarat mendapatkan akses ekonomi.
        1. Ada 50.000 perusahaan menengah
        2. Ada 5.000 perusahaan besar.
        3. Penandatangan PKB antara majikan dan perwakilan buruh harus didepan saksi dari pemerintah.
      8. Menyediakan advokat Buruh minimal satu advokat di tiap Kabupaten / kota yang digaji oleh pemerintah.
        1. Buruh yang terzalimi pengusaha bisa datang ke sini untuk diperjuangkan hak-haknya.
      9. Penetapan Upah Minimum Regional adalah per jam.
        1. UMR ditetapkan sebesar persentase GDP NKRI dibandingkan GDP terbesar di dunia.
          1. Misal GDP NKRI / GDP USA 7%.
          2. Maka UMR NKRI 7% dari UMR USA.
          3. Misal UMR USA per jam 250rb rupiah
          4. Maka UMR NKRI Rp 17,500 per jam 4,2 jt per bulan.
        2. Di inggris UMR 120.000 per jam!
        3. Di Indonesia UMR hanya 12.000 per jam! Kecil sekali!
      10. Sistem Saham untuk Buruh
        1. Dana JHT BPJS dinaikkan sebesar 7% tiap bulan.
        2. Pemerintah akan memutar dana JHT BPJS Buruh di investasi yang pasti menguntungkan.
        3. Tiap awal tahun buruh berhak mendapatkan bagian dari laba bersih dana yang diputar oleh pemerintah. Akan ditransfer ke rekening masing-masing Buruh.
        4. Dana pokok JHT BPJS bisa diambil setelah Buruh pensiun atau PHK.
    10. Program kerja untuk mencapai kesejahteraan Buruh Perikanan laut atau nelayan
    11. Program kerja untuk mencapai kesejahteraan Buruh Kerah Putih
    12. Program kerja untuk mencapai kesejahteraan Buruh Perkebunan
    13. Program kerja untuk mencapai kesejahteraan Buruh ritel atau pedagang kecil
    14. Program kerja untuk mencapai kesejahteraan Buruh serabutan atau non formal
    15. Program kerja untuk mencapai kesejahteraan Buruh bangunan
    16. Program kerja untuk mencapai kesejahteraan Buruh transportasi
    17. Program kerja untuk mencapai kesejahteraan Buruh pendidikan atau guru
    18. Program kerja untuk mencapai kesejahteraan Buruh Negara atau PNS
    19. Program kerja untuk mencapai kesejahteraan Buruh restoran dan rumah makan
    20. Program kerja untuk mencapai kesejahteraan Buruh perternakan dan perikanan darat
    21. Program kerja untuk mencapai kesejahteraan Buruh Outsourching
    22. Program kerja untuk mencapai kesejahteraan Buruh migran atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI)
    23. Migrasi seluruh Bank konvensional menjadi Bank Syariah.
  4.  Sosial
    1. Kebebasan yang sesuai dengan Syariah Islam.
    2. Jilbabisasi wanita muslimah Indonesia
    3. Penerapan Sistem Sosial Islam
  5.  Budaya
    1. Memberangus media-media sekuler zindik.
  6. Hukum
    1. Finalisasi Sila ke-1 Pancasila, UUD45, dan peraturan-peraturan lainnya.
    2. Penegakkan hukum pidana Islam secara kaffah.
  7. Pertahanan dan Keamanan
    1. Pentingnya NKRI menjadi negara berkekuatan nuklir
      1. Negara Kesatuan Republik Indonesia harus bisa menjadi negara kuat secara militer.
      2. Kekuatan nuklir dibutuhkan untuk menjaga kedaulatan NKRI di mata Negara-negara dunia.
      3. Kekuatan nuklir dibutuhkan untuk menyongsong perang dunia 3 yang sudah di depan mata.
    2. Pembagian Tugas TNI dan milisi jihad
      1. Tugas TNI :
        1. Menjaga perbatasan NKRI.
        2. Berpartisipasi dalam misi-misi perdamaian
      2. Tugas Milisi Jihad :
        1. Dikirim untuk membela kaum muslimim yang tertindas di daerah-daerah konflik
        2. Dikirim untuk memperluas wilayah NKRI menaklukan negara-negara kafir harbi yang memerangi umat Islam.
      3. Ekspansi wilayah ke negara-negara konflik dengan cara mengirim milisi-milisi jihad.
      4. Tugas Pasukan Badai Buruh Islam untuk memukul lawan-lawan politik untuk konsolidasi kekuatan rezim pemerintahan Buruh Islam
        1. Untuk awal ketika rezim pemerintahan Buruh Islam menguasai NKRI, Pasukan BAdai Buruh Islam masih dibutuhkan. Mereka akan memukul lawan-lawan politik agar tidak mengganggu jalannya rezim oemerintahan Buruh Uslam.
        2. Ke ddepan setelah kondisi kondusif, Pauskan Badai Buruh Islam akan berubah menjadi milisi-milisi jihad yang dipersenjatai untuk menaklukan negara-negara kafir harbi.
      5. Penambahan tugas Polri sebagai lembaga hisbah.
      6. Rezim Pemerintahan Buruh Islam harus mampu mengawal eksistensi Umat Islam dan mempersiapkan Umat Islam di Indonesia sebagai tentara Imam Mahdi untuk menaklukan asia timur raya.
      7. Pemerintahan kaum lemah, rezim pemerintahan Buruh Islam adalah sebuah rezim pemerintahan yang akan membentuk umat Islam di Indonesia sebagai tentara Imam Mahdi yang kuat.

Keanggotaan Partai Buruh Islam

  1. Proses kaderisasi Partai Buruh Islam
    1. Untuk awal pendirian, Partai Buruh Islam akan menjadi Partai berbasis massa, di mana semua elemen umat Islam bisa bergabung bersama Partai Buruh Islam. Kelemahan Partai berbasis massa adalah ikatan yang tidak kuat antar anggota sehingga kami menerima resiko adanya kader yang keluar masuk.
    2. Setelah stabil, berikutnya Partai Buruh Islam akan bertransformasi menjadi Partai berbasis kader.
    3. Kaderisasi akan bertumpu pada Majelis Kaderisasi Partai Buruh Islam (MKPBI), kaderisasi terpusat di masing-masing kantor cabang Partai agar profesional dan terarah tidak bergerak per individu. Berikut penjelasan mengenai Majelis Kaderisasi Partai Buruh Islam (MKPBI) :
      1. Sasaran rekruitmen formal massal :
        1. Mahasiswa Muslim
        2. 110 juta Buruh Muslim
        3. Intelektual Muslim
        4. Ustadz dan Ulama Muslim.
      2. Waktu Kaderisasi
        1. Seminggu sekali tiap peserta.
        2. Peserta datang habis maghrib.
      3. Pembagian Sesi
        1. Ba’da Maghrib – menjelang Isya : Kajian Tauhid dan Akhlak
        2. Ba’da Isya – 20.00 : Pertandingan Orasi permasalahan 110 juta Buruh muslim Indonesia solusi Islam.
      4. Urutan Acara :
        1. Ba’da Maghrib sd Isya : Kajian Tauhid dan Akhlak
        2. Ba’da Isya :
          1. Pengumuman progress Partai Buruh Islam
          2. Penanaman ideologi Partai.
          3. Pengumuman jumlah kehadiran dan siapa yang akan bertanding minggu depan.
          4. Pengumuman siapa saja yang akan bertanding sekarang dan biodata singkat orator.
          5. Orasi tiap peserta, @ 9 menit tiap peserta
          6. Voting tertutup oleh peserta di atas kertas untuk menilai siapa yang unggul orasi.
          7. Pengumuman pemenang dan penyematan bintang pemenang.
      5. Penjelasan mengenai pertandingan orasi :
        1. Setiap kader berkesempatan mengikuti pertandingan orasi setelah 5 kali hadir di Majelis Kaderisasi Mingguan Partai Buruh Islam.
        2. Kesempatan kedua akan datang setelah 5 kali lagi ikut kaderisasi mingguan, begitu seterusnya.
        3. Setiap kader yang menang pertandingan orasi akan mendapatkan 1 bintang.
        4. Semakin banyak bintang akan membuat kader akan didahulukan untuk pemilihan-pemilihan calon legislatif dan calon eksekutif.
      6. Penilaian Kader dari hasil Pertandingan Orasi :
        1. Kader bintang 10 ke atas : Masuk ke dalam Calon Kader Pemimpin Legislatif dan Eksekutif. Bintang yang paling banyak yang akan diutamakan.
        2. Kader bintang 6-9 : Masuk ke dalam Tim Inti Pemenangan Kampanye.
        3. Kader bintang 1-5 : Masuk ke dalam Tim Pembantu Pemenangan Kampanye.
      7. Pertandingan Orasi akan dinilai oleh peserta dengan cara voting tertutup sesuai dengan kesukaan mereka terhadap materi orasi. Kader yang sedang bertanding tidak boleh memilih.
      8. Jumlah bintang akan direset menjadi nol setelah Pemilu legislatif (5 tahun sekali direset menjadi nol). Jadi tiap kader memiliki peluang yang sama untuk memulai kembali pertandingan setiap 5 tahun sekali.
      9. 3 tahun setelah Pemilu akan ditentukan calon legislatif dan calon eksekutif Partai Buruh Islam untuk Pemilu berikutnya sehingga kader Partai Buruh Islam akan memilki 2 tahun penuh untuk mendekatkan diri kepada masyarakat (menginap dan tatap muka) di tiap kelurahan / desa / dusun. Cara ini untuk memastikan calon legislatif dan calon eksekutif Partai Buruh Islam menang Pemilu.
  2. Jenjang karir di Partai Buruh Islam
    1. Selama 3 tahun penuh setelah pemilu legislatif sampai 2 tahun sebelum pemilu legislatif berikutnya, kader dan anggota memiliki kesempatan 30 kali percobaan untuk mencapai bintang 10 (150 minggu / 5 pertemuan = 30 kali percobaan).
    2. Karier di Partai Buruh Islam tergantung dari banyaknya bintang hasil pertandingan Orasi. Semakin banyak bintang yang diperoleh, maka akan semakin besar peluang anggota dan kader untuk menduduki jabatan penting Partai di tiap jenjangnya.
    3. Kader bintang 10 ke atas akan diusulkan menjadi calon legislatif dan calon eksekutif, tergantung di tingkat mana kader tersebut memiliki banyak bintang, apakah DPP/DPW/DPD/DPC.
      1. Jika banyak bintangnya di kaderisasi tingkat DPP Pusat dan DPW Propinsi, maka ia akan dicalonkan untuk menjadi calon anggota DPR-RI serta calon Presiden dan Calon Gubernur.
      2. Jika banyak bintangnya di kaderisasi tingkat DPD Kabupaten / kota, maka ia akan dicalonkan untuk menjadi calon anggota DPRD tingkat Propinsi dan calon Bupati / Walikota.
      3. Jika banyak bintangnya di kaderisasi tingkat DPC Kecamatan, maka ia akan dicalonkan untuk menjadi calon anggota DPRD tingkat Kabupaten / kota.
  3. Pencegahan jebakan fitnah wanita bagi anggota Partai Buruh Islam
    1. Semoga kaderisasi mingguan bisa mengerem syahwat anggota dan kader Partai Buruh Islam.
    2. Di sesi 1 acara kaderisasi ada kajian tauhid dan akhlak, semoga pembekalan mingguan ini bisa menahan gejolak syahwat kader dan anggota sehingga mereka bisa menyalurkan syahwat mereka melalui jalur yang halal.
  4. Pencegahan penyadapan media sosial Anggota Partai Buruh Islam
  5. Kedudukan lapisan-lapisan anggota dalam Partai Buruh Islam
    1. Anggota Pemula (tidak memiliki bintang)
    2. Anggota Bintang 1
    3. Anggota Bintang 2
    4. Anggota Bintang 3
    5. Anggota Bintang 4
    6. Anggota Bintang 5
    7. Anggota Bintang 6
    8. Anggota Bintang 7
    9. Anggota Bintang 8
    10. Anggota Bintang 9
    11. Anggota Bintang 10
    12. Anggota Bintang 10 ke atas.
  6. Cara mencegah korupsi bagi anggota Partai Buruh Islam menjelang Pemilihan umum dan Musyawarah Nasional.
  7. Cara menjaga akhlak dan moral anggota Partai Buruh Islam
  8. Cara mencegah jebakan korupsi bagi anggota Partai Buruh Islam secara umum
  9. Cara menjaga militansi kader Partai Buruh Islam
    1. Kaderisasi mingguan mudah-mudahan akan menjaga militansi kader Partai Buruh Islam karena ada penanaman ideologi dan jenjang karier di sana.
  10. Cara menjaga komitmen ideologi dan filosofi Partai Buruh Islam
  11. Menghindari otorianisme di dalam tubuh Partai Buruh Islam
    1. AD ART yang membatasi jabatan selama 2 periode semoga bisa menghindari monopoli jabatan di Partai Buruh Islam.
  12. Pentingnya sistem dan database keanggotaan, serta website Partai Buruh Islam
    1. Website diperlukan sebagai sarana pendaftaran anggota
    2. Berikutnya anggota yang telah terdaftar diarahkan untuk mengikuti kaderisasi mingguan.
  13. Standar pola rekrutmen untuk anggota biasa, pengurus partai, calon legislatif, calon eksekutif, dan staf profesional
  14. Syarat menjadi kader Partai Buruh Islam
    1. Harus mendapatkan bintang, selama anggota belum mendapatkan bintang maka ia terhitung masih sebagai anggota biasa.
    2. Anggota memiliki banyak waktu untuk melatih skill orasinya agar mendapatkan bintang dan bisa segera menjadi kader.
  15. Syarat menjadi anggota Partai Buruh Islam
    1. Beragama Islam sunni.
    2. Siap menegakkan Syariah Islam dalam bingkai NKRI, Pancasila, dan UUD45.
    3. Partai Buruh Islam bukan Partai terbuka! Ianya hanya diperuntukkan untuk kaum muslimin!
    4. Untuk non muslim bisa bergabung ke dalam ‘Asosiasi non muslim pendukung Partai Buruh Islam’, sehingga mereka menjadi anggota asosiasi tersebut namun tidak akan bisa menjadi anggota Partai Buruh Islam dan tidak bisa dicalonkan sebagai calon legislatif dan calon eksekutif.
  16. Cara agar anggota tetap aktif dan termotivasi tinggi
    1. Semoga Majelis Kaderisasi Partai Buruh Islam membuat anggota dan kader selalu termotivasi karena mereka terlibat secara langsung di tiap minggu
    2. Kader dan anggota juga akan dilibatkan secara aktif di tiap kegiatan Partai.
  17. Cara mencegah perpecahan dan faksi-faksi di tubuh Partai Buruh Islam
    1. Perpecahan dan faksi-faksi berasal dari Pemimpin-pemimpin dan tokoh-tokoh koboi yang merasa tersingkir dari struktur organisasi Partai.
    2. Cara mencegah perpecahan dan munculnya faksi-faksi di Partai Buruh Islam adalah sebagai berikut :
      1. Ketua Badan Penegak Displin Organisasi (BPDO) harus melakukan pendekatan secara personal kepada tokoh tersebut. Diingatkan kembali Master Plan Gerakan – Partai Buruh (Filosofi dan ideologi Partai Buruh Islam).
      2. Program penanaman ideologi Partai harus dilakukan terus setiap minggu melalui Majelis Kaderisasi Partai Buruh Islam (MKPBI) agar ideologi Gerakan – Partai Buruh Islam semakin kuat tertanam di sanubari anggota dan kader. Mereka akan sadar bahwa mereka berkumpul di Partai Buruh Islam karena kesamaan ideologi dan platform politik.
      3. Faksi dan perpecahan biasanya karena ada beberapa tokoh Partai yang tidak mendapatkan tempat di DPP atau DPW atau DPD, maka untuk menyikapi ini Ketua Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) harus mengingatkan kembali bahwa walaupun kader atau anggota tidak mendapatkan jabatan di struktur Partai Buruh Islam, mereka masih bisa menjadi calon legislatif dan calon eksekutif sesuai jumlah bintang yang mereka dapatkan di tiap pertandingan orasi.
      4. Jadi masuk struktur Partai tidak ada hubungannya dengan pencalonan eksekutif dan pencalonan legislatif karena calon legislatif dan calon eksekutif Partai Buruh Islam ditentukan dari banyaknya jumlah bintang yang didapat oleh kader atau anggota dari hasil pertandingan orasi tiap minggu sekali.
      5. Seluruh petinggi Partai Buruh Islam di seluruh tingkatan harus menjamin jalannya sistem bintang ini agar pencalonan legislatif dan pencalonan eksekutif bisa berjalan fair dan transparan sesuai dengan kader berkualitas yang dihasilkan dari pertandingan orasi tiap minggu.
      6. Semoga dengan berjalannya sistem bintang ini bisa meredam perpecahan dan faksi-faksi di Partai Buruh Islam, karena sistem bintang ini mampu menampilkan transparansi pencalonan legislatif dan eksekutif.

Calon Legislatif dan Calon Eksekutif

  1. Syarat calon eksekutif dan legislatif Partai Buruh Islam
    1. Telah mendapatkan 10 bintang di tiap level kaderisasi.
    2. Beragama Islam.
    3. Terdaftar sebagai anggota Partai Buruh Islam.
    4. Menerima dan komitmen dengan ideologi Islam.
  2. Mengakali 30% kuota wanita di Pemilihan Legislatif
    1. Setiap pertandingan orasi akan melibatkan juga anggota dan atau kader akhwat.
    2. Akhwat yang memiliki bintang tertinggi (tidak harus 10 bintang) bisa diusulkan untuk menjadi calon anggota legislatif tergantung di tingkat mana ia ikut kaderisasi.
  3. Pentingnya kontrak sosial bagi bagi calon legislatif dan calon eksekutif Partai Buruh Islam kepada konstituen di daerah masing-masing.
  4. Pentingnya partisipasi di forum-forum ekstra parlementer
  5. Kontrak sosial antara Calon legislatif dan calon eksekutif dari Partai Buruh Islam dengan Dewan Pimpinan Pusat Partai Buruh Islam agar hidup zuhud ketika terpilih menjadi pejabat publik serta kontrak-kontrak lainnya.

Musuh-musuh Partai Buruh Islam

  1. Counter intelejen yang berusaha menyusup ke barisan Partai Buruh Islam
    1. Akan dibentuk Badan Intelejen Partai Buruh Islam untuk melakukan tugas intelejen setiap penyusup yang berusaha memecah belah Partai.
    2. Tugas intelejen akan diemban oleh kader profesional yang digaji oleh Partai.
  2. Tugas menyusup ke barisan musuh
    1. Tugas menyusup akan diemban oleh kader profesional yang digaji oleh Partai.
    2. Berada di bawah Badan intelejen Partai Buruh Islam.
  3. Pembentukan Pasukan Badai Buruh Islam
  4. Kebijakan Koalisi Partai Buruh Islam
    1. Partai Buruh Islam hanya akan berkoalisi dengan Partai nasionalis atau Partai Islam yang pro dengan kebijakan-kebijakan Islam
    2. Partai Buruh Islam hanya akan berkoalisi dengan Partai-partai yang anti kapitalisme dan anti neo kapitalisme serta anti kapitalisme liberal.
    3. Koalisi ini berlaku untuk parlemen dan pemilihan eksekutif di tingkat pusat, propinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan

Kampanye dan Perebutan Suara 120 Juta Buruh Indonesia

  1. Proses kampanye Partai Buruh Islam menyikapi makin banyaknya Serikat Buruh yang belum terakomodir di konfederasi-konfederasi buruh.
  2. Beragam cara kampanye dan pendidikan politik agar Partai Buruh Islam bisa menang Pemilu
    1. Pendidikan politik mahal rutin tiap minggu :
      1. Penyebaran buletin jumat suara buruh Islam (mahal).
        1. Misal 1 Kabupaten/kota target tersebar 20 masjid (1 masjid 100 eksemplar)
        2. Maka 1 kabupaten / kota butuh 20 masjid * 100 eks = 2000 eksemplar per minggu atau 8000 eksemplar per bulan
        3. Kebutuhan untuk 550 kabupaten / kota = 4,400,000 eksemplar per bulan
        4. Harga = 100rb per 100 eksemplar
        5. Total dana per bulan = 4,4jt eks / 100 eks * 100rb = 4,4Milyar per bulan
        6. Total dana selama 5 tahun = 4,4M*12*5 = 264 Milyar!
      2. Membuat organisasi sayap agar bisa mengadakan acara tabligh Akbar keliling tiap Kabupaten / kota selama 5 tahun penuh (pengumpulan massa berbiaya mahal).
    2. Kampanye Mahal menjelang Pemilu :
      1. Iklan di Televisi
        1. Misal tiap hari sabtu iklan di TV Nasional 30 detik = 30 juta
          1. Pagi 4 kali = 120 juta
          2. Siang 4 kali = 120 juta
          3. Sore 4 kali = 120 juta
          4. Malam 4 kali = 120 juta
        2. Total 480 juta per minggu atau 1,92Milyar per bulan
        3. Selama 6 bulan masa kampanye maka total kebutuhan 12Milyar.
      2. Pembagian kaos Partai
      3. Membuat TV Buruh Islam (TV BI)
      4. Penyebaran baliho dan spanduk tiap calon legislatif (biaya ditanggung calon sehingga Partai tidak keluar dana).
      5. Konvoi pengerahan massa
      6. Perlombaan panggung islami (mampu mendatangkan banyak massa)
      7. Periksa kesehatan
      8. Pengajian Ibu-ibu
      9. Pelatihan skill kepada 120 juta Buruh Indonesia (enterpreneur, skill petani, kesehatan keluarga, dll).
      10. Pasar / bazar murah
      11. Bersih-bersih masjid
      12. Pengumpulan beras
      13. Donor darah
      14. Pembuatan akta kelahiran / KTP gratis
    3. Pendidikan Politik murah selama 5 tahun penuh
      1. Kampanye media sosial melalui 64 juta pengguna aktif Facebook dan 19 juta pengguna aktif Twitter.
      2. Penerbitan Website sebagai kanal berita
      3. Menerbitkan buku untuk menyampaikan visi misi kepada kalangan terdidik.
    4. Kampanye Murah menjelang Pemilu :
      1. Calon legislatif dan Eksekutif Partai Buruh Islam akan ditentukan 2 tahun sebelum Pemilihan umum.
        1. 2 tahun sebelum pemilu tersebut calon legislatif dan calon eksekutif Partai Buruh Islam harus meluangkan waktu 2-3 hari menginap di rumah warga agar bisa mendengar langsung aspirasi mereka dan bisa dekat dengan warga.
        2. Cara ini memang melelahkan tetapi ini bisa menekan biaya kampanye.
        3. Misal untuk calon eksekutif biaya 20milyar, maka dengan cara ini hanya menghabiskan dana 5 milyar.
        4. Misal untuk calon legislatif DPRD kabupaten/kota biaya 200 juta, dengan cara ini bisa ditekan hanya 50 juta rupiah.
        5. Misal untuk calon legislatif DPRD Propinsi biaya 400 juta, dengan cara ini bisa ditekan hanya 100 juta rupiah.
        6. Misal untuk calon legislatif DPR-RI biaya 2 Milyar, dengan cara ini bisa ditekan hanya 500 juta rupiah.
        7. Intinya harus rajin turun ke lapangan selama 2 tahun penuh sebelum pemilu di tiap kelurahan / desa / dusun dan hindari pengerahan massa karena hal tersebut membutuhkan biaya besar.
      2. Menghadiri acara-acara ekstra parlementer di TV, radio, muktamar, dan lain-lain.
  3. Kampanye massif berbayar dan murah selama 5 tahun penuh melalui media sosial sebagai sarana pendidikan politik kepada 120 juta Buruh Indonesia
  4. Cara mendekatkan Partai Buruh Islam dengan 120 juta Buruh Indonesia
  5. Cara mengikat kesetiaan 120 juta Buruh Indonesia kepada Partai Buruh Islam
  6. Cara meningkatkan partisipasi politik 120 juta Buruh Indonesia dan pecegahan agar suara mereka tidak lari ke Partai lain
  7. Cara mencegah suara 120 juta Buruh Indonesia tidak golput
  8. Beragam cara agar Partai Buruh Islam tetap dekat dengan konstituen 120 juta Buruh Indonesia.
  9. Cara membangun format relasi yang melembaga dengan konstituen 120 juta Buruh Indonesia
Bagikan artikel ini:
Share