Rhoma Irama Jangan Cuma Demo

Bulan September lalu Pak Haji (Rhoma Irama) bersama rekan-rekan beliau sesama seniman yang tergabung dalam Solidaritas Antarseniman Indonesia (Solasido) melakukan demonstrasi dalam rangka protes terhadap pembajakan. Saya sebagai seorang penggemar beliau ingin menyampaikan suatu pendapat yang mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

Hendaknya disadari bahwa kecenderungan masyarakat membeli kaset (pita) bajakan saat ini bukan hanya disebabkan harganya yang murah, melainkan juga mudahnya mendapatkan bajakan kaset-kaset yang langka.

Rasanya tidak seorang pun yang memungkiri bahwa seorang penggemar Pak Haji bisa saja pernah kehilangan kaset asli kesayangannya yang berisi lagu-lagu Soneta Group album tertentu atau belum sempat membeli saat album tersebut beredar. Saat ini, boro-boro mencari kaset asli album Sound Track film Satria Bergitar atau album Lomba Cipta Lagu Dangdut 1985, untuk mencari Euphoria atau Syahdu Versi Baru pun sudah tidak mungkin. Sebab, album Euphoria harus sudah ditarik dari peredaran pada bulan September 2000 dan album Syahdu Baru harus ditarik bulan Desember 2001.

Penggemar yang beruntung mungkin akan menemukannya di pasar loak seperti di bawah lokasi biliar Pasar Yaik, Semarang. Akan tetapi, seperti yang saya alami karena sangat sering ke tempat tersebut, keberuntungan itu sangat kecil. Sebaliknya, di los-los pedagang kakilima penjual kaset bajakan, album-album lama cukup mudah untuk dicari.

Dalam hal ini saya salut kepada artis Iwan Fals yang sangat memahami keadaan ini sehingga beberapa kaset albumnya yang lama tetap ada di toko kaset. Tidak demikian halnya dengan Pak Haji yang walaupun merasa bagaikan kebakaran jenggot karena kasetnya dibajak, tetapi tidak satu pun kaset asli album lamanya beredar di pasar (baik toko maupun kakilima).

Silakan berantas pembajakan kaset. Namun, tolong penuhi dulu ketersediaan kaset-kaset asli yang ternyata memang banyak dijumpai bajakannya. Paling tidak, tunjuk sebuah toko di setiap kota besar seperti Semarang untuk menyediakan kaset-kaset yang saya maksud. Jangan dulu mengaku berbakti kepada bangsa dan negara (meminjam istilah anggota Solasido Ikang Fawzi) kalau tidak mampu memenuhi kebutuhan penggemar. Juga jangan cuma berhenti pada kaset, melainkan Pak Haji juga harus memanjakan penggemar dengan penyebaran poster, VCD film, video clip (bukan karaoke), stiker, dan aksesori lain seperti layaknya artis lainnya.

Saya turut berdoa semoga pihak yang berwajib dapat menghentikan kegiatan pembajakan sampai ke akar-akarnya. Namun, bila keadaan masih seperti sekarang ini, doa saya akan saya berikan kepada kaum pembajak yang sangat berjasa dalam memenuhi kebutuhan penggemar Pak Haji, semoga usaha mereka lancar dan punya cukup uang untuk membutakan mata hati polisi. Kiranya Allah mengabulkan doa orang-orang yang teraniaya.

Pranala Luar

Bagikan artikel ini:
Share