FORSA Dukung Rhoma dan Soneta Berdakwah ~ Riforri - Legenda | Rhoma Irama | for Republik Indonesia
Home ] 09 (September) 2013 ] 10 (Oktober) 2013 ] 11 (November) 2013 ] 12 (Desember) 2013 ]

 

Rhoma : Saya atas nama pribadi dan Riforri, dgn kerendahan hati saya menarik dukungan dari PKB, dan otomatis kami tidak mendukung capres (Calon Presiden) yang didukung PKB, yakni Jokowi

Selasa

FORSA Dukung Rhoma dan Soneta Berdakwah


By Chinta RI on 19.26

FORSA Dukung Rhoma dan Soneta Dalam Berdakwah


Riforri - Kediaman Debby Veranasari, anak tertua Rhoma Irama pada April lalu tampak sedikit berbeda.  Rumah yang terletak di Jl. Kebon Baru H1, Tebet, Jakarta Selatan tersebut dipenuhi sejumlah penggemar dan pecinta Rhoma Irama yang tergabung dalam berbagai komunitas.

Diantara komunitas fans Rhoma Irama yang hadir adalah Soneta Fans Club Indonesia (SFCI), Soneta Fans Club (SFC), Rhomania, Sonetamania, dan Anak Buah Rhoma Irama (ABRI). Hadir juga sejumlah tokoh fans Rhoma Irama dari berbagai daerah seperti Jawa Timur, Jateng, Jabar, DKI, Sulsel, Sumsel, dan Lampung.

Diantara tokoh fans Rhoma Irama yang hadir adalah Ketua SFCI Endang Zulfikar, Ketua SFC Darmin Irama, pembina fans Debby Rhoma, H Dedy Irama (adik Rhoma) dan Waskito, Sekjen PAMMI.

Kehadiran sejumlah pecinta dan penggemar Rhoma Irama dikediaman Debby Veranasari adalah untuk menyaksikan deklarasi komunitas pecinta dan penggemar Rhoma Irama yang bernama FORSA (Fans Of Rhoma Irama and Soneta). Deklarasi tersebut dilakukan langsung oleh Sang Raja Dangdut, Rhoma Irama.

Sebelum deklarasi para tamu yang hadir menunaikan sholat Isya berjamaah. Tampil sebagai iman sholat Isya adalah Rhoma Irama. Pelaksanaan sholat berlangsung khidmat dan khusyu'.

Usai sholat Isya, Rhoma Irama mengatakan, saat ini semua organisasi pecinta dan penggemar Rhoma Irama akan melebur menjadi FORSA. Contohnya, organisasi SFCI yang saat ini tersebar di daerah, seperti SFCI Jatim maka langsung berubah menjadi FORSA Jatim, SFC Bandung menjadi FORSA Bandung dan seterusnya.

Apabila di suatu wilayah terdapat dua organisasi yaitu SFC dan SFCI, maka harus diadakan musyawarah untuk menentukan kepengurusan FORSA setempat. Seperti yang terdapat di wilayah Jakarta, Boyolali, Bandung dan lainnya.

"Saya nyatakan fans Soneta melebur menjadi satu bernama FORSA," tegasnya dihadapan para tamu undangan.

Menurut Rhoma, penyatuan nama fans club dilatarbelakangi sering terjadinya pertikaian dan disharmoni antar-organisasi fans. Dengan satu nama, diharapkan para fans dapat makin kokoh, dalam rangka memberikan dukungan yang bulat mendukung Rhoma Irama dan Soneta dalam ber-amar ma'ruf nahi mungkar.

"Dengan bersatunya organisasi fans ini diharapkan tak ada lagi perselisihan, semua saling menguatkan karena memiliki idola dan misi yang sama," papar Rhoma.

Rhoma menuturkan, agar organisasi berjalan demokrasi maka dalam waktu dekat atau tepatnya bulan Juni 2013 djadwalkan akan melaksanakan Munas FORSA yang pertama untuk memilih pengurus, mengesahkan AD-ART, lambang dan lagu organisasi, serta menyusun program kerja.

Saat ini juga telah terbentuk Panitia OC (Organizing Committee) Munas FORSA gabungan dari SFC, SFCI, Rhomania, ABRI, serta Sonia. Adapun Ketua Munas Endang Zulfikar, yang dibantu oleh Wakil Ketua Zainal Bintang, dan anggota Mulyani Azza.

Secara garis besar, FORSA bertujuan 3 hal, yaitu:
1. Mendukung Rhoma Irama dan Soneta dalam pentas maupun dakwah.
2. Melestarikan karya Rhoma Irama dan Soneta serta mengembangkannya pada pendidikan anak-anak muda.
3. Membantu Rhoma Irama dan Soneta memerangi pembajakan.
Sementara itu Surya Aka Syahnagra, Ketua FORSA Jawa Timur mengatakan, pihaknya sangat mendukung dengan penyatuan fans agar seluruh organ fans total memberikan dukungan kepada Rhoma Irama dan Soneta.
"Tak ada lagi friksi. Ini juga demi suksesnya Rhoma ke Istana," ujar Surya.
Menurut Surya, saat ini Rhoma adalah tokoh besar yang ada di Indonesia. Terlebih, Rhoma Irama juga dikenal sebagai 'Raja Dangdut' Indonesia, oleh karena itu karya-karyanya akan abadi hingga ratusan tahun mendatang. "FORSA akan berikan fasilitas dan jalan untuk melestarikan karya-karya Rhoma, sehingga akan terjaga dan terhindar dari pembajakan," pungkasnya.

About Syed Faizan Ali

Faizan is a 17 year old young guy who is blessed with the art of Blogging,He love to Blog day in and day out,He is a Website Designer and a Certified Graphics Designer.

0 komentar:

Poskan Komentar