Rhoma Irama Resmi Tarik Dukungan ke PKB ~ Riforri - Legenda | Rhoma Irama | for Republik Indonesia
Home ] 03 (Maret) 2014 ] 04 (April) 2014 ] 05 (Mei) 2014 ]

 

Rhoma : Saya atas nama pribadi dan Riforri, dgn kerendahan hati saya menarik dukungan dari PKB, dan otomatis kami tidak mendukung capres (Calon Presiden) yang didukung PKB, yakni Jokowi

Minggu

Rhoma Irama Resmi Tarik Dukungan ke PKB


By Chinta RI on 14.36

Rhoma Irama Resmi Tarik Dukungan ke PKB 


Riforri - Rhoma Irama resmi menarik dukungannya dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Terlebih ketika PKB ikut dalam deklarasi mendukung pencapresan Joko Widodo pada Pilpres 2014.

"Saya atas nama pribadi dan Riforri, dan kerendahan hati saya menarik dukungan ke PKB," kata Rhoma Irama di markas Riforri, Jakarta Timur, Jumat (16/5/2014).

Rhoma - Riforri

Rhoma yang digadang-gadang menjadi capres PKB mengatakan, ada beberapa alasan yang mendasar mengapa dia, Riforri serta Fans Rhoma Irama dan Soneta (Forsa) mencabut dukungan ke PKB.
Pertama, tidak ada lagi kesesuaian antara visi dan orientasi politik.
Yang kedua, PKB jelas tidak mengakui Rhoma effect yang sudah bekerja keras demi membesarkan PKB," tegas Rhoma.

"Dengan menarik dukungan dari PKB, otomatis kami tidak mendukung capres (Calon Presiden) yang didukung PKB, yakni Jokowi," kata Rhoma di kantor RIFORRI (Rhoma Irama for Republik Indonesia) Jakarta.

Pernyataan Rhoma itu spontan disambut para pendukungnya dengan teriakan takbir. "Kempes dukungan terhadap PKB, kempes Muhaimin" kata para pendukung Rhoma bersahutan di dalam ruangan kantor Rifori tersebut.

Rhoma menambahkan, hingga saat ini dia bersama pendukungnya belum menentukan arah dukungan capres. Rhoma akan tetap mengikuti dinamika politik jelang Pilpres yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini.

Rhoma menampik mengendap rasa kekecewaan yang besar. Semua adalah pelajaran politik yang bisa diambil dari dirinya dan juga Rifori. Dalam politik, kata Rhoma, tidak ada hal yang mustahil termasuk membeloknya sikap PKB.

Rhoma mengimbau Forsa dan Riforri di berbagai wilayah serta di daerah tidak meluapkan kekecewaannya dengan kekerasan ataupun kerusuhan.
"Seandainya ada kekecewaan boleh saja ditumpahkan, tapi tanpa anarkisme dan harus menjaga tujuan kita sebenarnya menjalankan amar makruf nahi munkar (mengajak kepada perbuatan baik dan mencegah perbuatan buruk)," tandas Rhoma. (viva/Lip6)


About Syed Faizan Ali

Faizan is a 17 year old young guy who is blessed with the art of Blogging,He love to Blog day in and day out,He is a Website Designer and a Certified Graphics Designer.

0 komentar:

Poskan Komentar