Home > Kliping Media > Kartini

Berbincang "Ngalor Ngidul" dengan Rhoma Irama: Dari Musik Dangdut sampai Soal Istri Baru

Majalah Kartini, No. 441 tahun 1991

Kini giliran rumah tangga si 'Raja Dangdut' Rhoma Irama (44 tahun) menjadi sorotan orang. Perkawinannya dengan Ricca Rachim (35 tahun) yang sudah berjalan hampir delapan tahun dikabarkan sedang gonjang-ganjing, menyusul berita tentang perkawinan Rhoma dengan adik seorang penyanyi dangdut. Bagaimana pengakuan Rhoma Irama sendiri? Bagaimana pula Ricca menghadapi hal itu? Rhoma Irama bercerita panjang-lebar kepada wartawati Kartini, di atas Jeep Mecy miliknya, sementara Debby Oma Irama pun bereaksi dari Probolinggo.

Jeep Mercy warna army green itu melaju ke arah Depok. Pengendaranya tak lain adalah Rhoma Irama, si 'Raja Dangdut' yang selama dua dasawarsa ikut melipatgandakan jumlah peminat musik paling merakyat ini di seluruh nusantara.

Jeep Mercy warna army green itu melaju ke arah Depok. Pengendaranya tak lain dari Rhoma Irama, si 'Raja Dangdut' yang selama dua dasawarsa iku melipatgandakan jumlah peminat musik paling merakyat ini di seluruh nusantara. Rhoma memang besar dan berkembang dari dangdut. Ia dielu-elukan seperti raja sungguhan, sehingga hampir tak ada show musiknya bersama Soneta Group - nama grup musik yang diasuhnya - yang tak dijubeli penonton. Tak ada pula kaset rekamannya yang tak meledak di pasaran. Bahkan, juga film-filmnya yang walaupun tak pernah bicara tentang mutu, namun senantiasa laris bak pisang goreng. Dan seperti super star yang lain, kehidupan pribadinya pun cukup hingar bingar. Perkawinan pertamanya dengan Veronica gagal. Lalu, perkawinan keduanya dengan bintang film Ricca Rachim kini dikabarkan mulai retak, menyusul isu tentang perkawinan Rhoma dengan Marwah Ali, adik kandung penyanyi qasidah Intan Ali.

Di atas Jeep Mercy, yang tengah melaju dari rumah kediaman Rhoma dan Ricca di kawasan Pondok Jaya menuju studio rekaman milik Rhoma di Depok, itulah wartawari Kartini Ria Clara menanyakan berbagai hal seputar kehidupan sang super star ini, termasuk kabar tentang perkawinannya yang ketiga itu. Berikut petikan percakapan mereka.

Anda rupanya menyukai jeep. Ini salah satu hasil dari musik juga?

Benar! Hasil mengumpulkan uang selama sepuluh tahun. Saya menyukai jeep karena serba guna. Ke gunung oke, ke hutan pun boleh, sedangkan ke pesta pun tak ketinggalan gengsi.

Mercy putih yang dikendarai Ricca?

Itu mobil Ricca sendiri.

Musik sudah membawa Anda ke suatu posisi yang istimewa, bagaimana itu Anda capai?

Alhamdulillah, itu karunia Tuhan untuk saya. Tetapi, itu juga lewat perjuangan dan perjalanan panjang. Secara amatir saya sudah menyanyi sejak kelas II SD, di panggung-panggung hiburan 17 Agustusan. Jadi, saya pun melalui fase jatuh bangun berbilang kali. Semula, saya bahkan menyanyikan lagu-lagu Elvis Presley, Pat Boone, Rolling Stone, dan lain-lain. Sayang, saya tak punya dokumentasi ketika manggung dari kampung ke kampung, waktu dulu itu. (Menurut catatan, Rhoma mulai menarik perhatian ketika lagu Binaria yang dibawakannya bersama Orkes Melayu Purnama meraih sukses. Sejak itu, Rhoma bertekad untuk terus menyanyikan lagu-lagu Melayu. Sampai suatu ketika ia mendirikan Grup Musik Soneta, kemudian melejit lewat lagu Begadang -Red.)

Setiap kali mendapat pujian, Anda selalu menyebut Alhamdulillah, apakah itu kebiasaan Anda?

Harusnya memang demikia. Saya menyatakan itu bukan karena saya berbangga diri. Alhamdulillah artinya segala pujian bagi Allah. Jadi, bukan untuk saya. Rhoma Irama dalam hal ini tidak terpuji, tetapi Allah. Bagi Allah-lah segala puji-pujian itu.

Banyak lagu Anda yang bernafaskan keagamaan, mengapa demikian?

Habis, dari sononya memang disuruh begitu. Kita memang diminta untuk mencegah kemungkaran, mendekatkan kebaikan, dan beriman kepada Allah.

Apa makna hidup dan kehidupan bagi Anda?

Hakekat hidup itu, bagi saya, adalah menyadari dari mana kita dapat, untuk apa kita hidup, sampai seterusnya ke mana kita setelah mati? Orang yang tidak sadar berarti orang tersebut lupa hakekat hidupnya. Seperti kata Allah, "Tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk berbakti kepada-Ku." Mengaktualisasikan ini adalah: apa pun profesi kita, hanyalah dalam rangka mengabdi kepada Allah. Jadi bukan material oriented. Kalau kita bisa menghayati ini, insya Allah kita tidak akan pernah marah kepada orang lain.

Mungkin Anda mengungkapkan ini karena Anda kini sudah berkecukupan?

Tidak, tidak begitu! Karena, ternyata materi itu bukanlah standar kebahagiaan seseorang. Buktinya, berapa banyak orang yang kaya, tetapi tidak pernah berpuasa, tidak pergi berhaji, dan sebagainya. Dan penyakit stress, Anda perlu tahu bahwa itu bukan penyakit orang miskin. Itu bahkan penyakit orang kaya, penyakit para konglomerat. Jadi, kekayaan sama sekali bukan standar kebahagiaan. Kebahagiaan itu iman. Tidak pernah merasa takut dan tidak pernah merasa dukacita.

Pada keadaan tertentu, tak sedikit orang yang lari ke dukun. Apakah Anda percaya pada dukun?

Kalau dukun beranak saya pecaya, hehehe....

Oh, ya, anak Anda berapa?

Ada tiga orang. Debby, Romi, dan Ricky (Rhoma tertawa kecil).

Hanya tiga orang? Mengapa Anda tertawa?

Ya, itu yang dari Vera (maksudnya Veronica, istri pertama yang sudah diceraikannya. Sementara perkawinannya dengan Ricca Rachim belum dikarunia anak -Red.)

Saya dengar Anda telah menikah untuk yang ketiga kalinya, benarkah itu?

Bagaimana Anda saja, deh! Kan Anda yang tahu. Saya sendiri tidak mendengar. Yang saya dengar, frekuensi SDSB kini menjadi dua kali lipat. Sekarang, tidak hanya malam Kamis saja yang rame (jadwal penarikan SDSB -red.), tetapi juga malam Senin.

Rupanya Anda memasang SDSB?

Justru saya mau tanya, apakah Anda memasang SDSB (lalu Rhoma tertawa)?

Dalam situasi seperti sekarang, di mana Anda diisukan telah menikah lagi, apakah Anda jadi membenci wartawan?

Ah, tidak! Kalau saya tidak suka, saya tentu menolak kedatangan Anda.

Sedangkan soal perkawinan itu?

Sekali lagi no comment. Saya harap Anda tak bertanya soal itu lagi.

Oke, Anda punya olahraga khusus?

Silat, ya saya suka olahraga silat. Tapi, saya belajar sendiri.

Anda merokok?

Tidak. Dulu, saya memang perokok, tapi sekarang tidak lagi.

Apa sebelumnya Anda pernah membayangkan kalau akan menjadi public figur, orang terkenal?

Sebenarnya, saya dulu bercita-cita jadi seorang hakim. Kalau tidak, ya bekerja di Kejaksaan. Pokoknya yang berhubungan dengan hukum. Saya sendiri tak menyangka, kok akhirnya jadi penyanyi.

Mengapa Anda memilih nama Soneta untuk grup musik Anda?

Soneta itu adalah salah satu bentuk puisi yang saya sukai. Soneta kan terdiri dari sampiran 3-3, isi 4-4-. Empat belas baris. Saya suka bentuk puisi seperti itu, juga suka nama itu.

Sebagai seorang penyanyi terkenal, Anda selalu dielu-elukan penggemar. Bagaimana perasaan Anda?

Ini merupakan rakhmat, sekaligus ujian. Sama dengan jabatan, sama dengan kekayaan. Begitulah popularitas. Di satu sisi merupakan rakhmat, namun di sisi lain merupakan ujian. Bila jabatan itu amanah, sebagai suatu kesempatan untuk berbuat baik, begitu pula popularitas. Dengan popularitas, setidak-tidaknya manusia bisa bermanfaat untuk orang banyak. Bukan untuk menyombongkan diri. (Rhoma Irama memperlambat mobilnya, lalu dikeluarkannya lembaran uang ribuan, kemudian menyodorkannya kepada seorang anak yang sedang memungut sumbangan untuk pembangunan mesjid dari para pengendara kendaraan).

Setiap orang mempunyai keterbatasan. Anda sendiri kira-kira ingin jadi apa pada masa-masa mendatang?

Idelanya tentu menjadi seorang muslim yang baik, yang bermanfaat untuk umum.

Sudah berapa kali Anda naik haji?

Tiga kali, masing-masing tahun 1975, 1990, dan 1991.

Kelihatannya Anda sekarang lebih gemuk.

Ya, naik 3 sampai 4 kilo.

Siapa yang memilihkan baju untuk keperluan show, misalnya?

Kadang-kadang Ricca, kadang-kadang saya sendiri juga.

Tampaknya Anda menyukai warna hitam (dua kali bertemu wartawati KARTINI, Rhoma tetap mengenakan baju warna hitam, walau modelnya berlainan).

Ya, saya suka warna hitam dan putih.

Kalau wanita, Anda suka type yang bagaimana?

No, comment.

Selama ini, pertunjukan Anda selalu dijubeli penonton. Di mana letak daya tarik Anda sebenarnya?

Entahlah, saya nggak tahu. Wallahualam, hanya Allah yang tahu.

Seandainya pada waktu show tiba-tiba ada wanita penggemar Anda yang naik pangung, kemudian mendekap Anda, bagaimana?

Syukurnya sampai saat ini belum ada penggemar yang aneh-aneh. Semuanya masih dalam batas kewajaran. Apalagi kami kan membawa musik dengan nilai-nilai religi.

Saya lihat, lagu-lagu Anda belakangan ini lebih berbau dakwah, bagaimana menurut Anda?

Hidup ini sesaat. Bagi saya, paling-paling tinggal 10 sampai 20 tahun lagi. Itupun klau Tuhan mengizinkan. Sementara hidup yang sebenarnya ada di akhirat. Yang jutaan tahun, milyar, bahkan abadi. Jadi, seseorang yang ingin bersikap bijaksana haruslah membangun masa depan akhirat, bukan hanya masa depan dunia yang secuil ini. Kalau ingin memperbaiki masa depan akhirat, seseorang harus memperbaiki dirinya, supaya bisa bermanfaat bagi orang lain. Ini cara-cara investasi akhirat.

Anda begitu sibuk, sampai-sampai saya dengar Anda tidak punya waktu untuk anak.

Siapa bilang? Saya sering mengantar Romi ke tempat latihan kuda.

Anda sudah punya cucu?

Sudah, dari Debby. Usianya baru beberapa bulan.

Apakah usia Debby tidak terlalu muda untuk berumah tangga?

Kalau menurut agama sudah cukup, sudah 18 tahun.

Anda sendiri menikah pada usia berapa?

20 tahun.

Dari tiga orang anak Anda, dua diantaranya tinggal di pesantren. Apakah ini memang keinginan Anda?

Anaknya suka, orangtuanya juga hendak. Si kecil Romi sebenarnya juga suka ke pesantren. Cuma ia mengajukan syarat, kudanya juga dibawa. (Rhoma tertawa. Rhomi, putranya, memang menyukai olahraga berkuda, bahkan sudah beberapa kali mengikuti pertandingan).

Hubungan Anda dengan Veronica bagaimana?

Kami masih tetap berhubungan baik.

Oke, apakah saya boleh bertanya satu lagi?

Soal apa?

Perkawinan! ya, wanita yang bagaimana idola Anda?

Anda pasti akan melarikannya ke sana lagi. tapi, kata Nabi, perhiasan wanita itu adalah akhlaknya. Jadi, sebaik-baiknya wanita adalah wanita yang berakhlak baik. Tapi, saya bukan Nabi. Saya juga melihat unsur-unsur lain.

Apa itu?

No comment, itu hal yang pribadi.

Oke, apakah saya boleh bertanya satu lagi?

Soal apa? Ah, saya yakin Anda bertanya soal yang itu lagi, perkawinan saya yang digunjingkan orang itu. Sudahlah, saya tidak akan menyebutnya sekarang. Sebab, sudah keburu rame.

Jeep melucur lebih cepat. Rhoma mengejar waktu. Ia tengah menyelesaikan rekamannya. Setelah itu, ia segera bertolak ke India, melakukan kerjasama dengan penyanyi top India, Latta Manggeshkar. Penyanyi ini konon tercatat di Guinnes Book of Record sebagai penyanyi terlaris di dunia. Rhoma Irama akan mengisi suaranya selama dua minggu di sana. Dua penyanyi laris, yang kabarnya telah menjalin kerjasama sejak dua tahun lalu, akan mengeluarkan album bersamanya dalam satu kaset) (Ria Clara)


Forum BEBAS tentang artikel di atas. Semua komentar tidak dimoderasi.

comments powered by Disqus

Website ini milik pribadi Ahmad Abdul Haq. Didukung oleh Wikiapbn.