Tag Archives: Kompas

Putri Rhoma Irama Kaget Status Galaunya soal Jokowi Bikin Heboh

Sumber: Kompas, 15-05-2014 JAKARTA, KOMPAS.com — Putri Rhoma Irama, Debby Rhoma, mengaku kaget karena status yang di-posting-nya di Facebook menjadi pembicaraan di sejumlah media online. Di dalam status itu, Debby menuliskan kegalauannya jika Jokowi maju sebagai capres. Dia mengancam akan pindah ke

Rombongan Suster RS Charitas Masuk Jurang 9 Tewas

Pindahan dari Multiply URL: http://fransisnyc1411.multiply.com/calendar/item/10003/Mohon-doa-untuk-arwah-9-Suster-FCh-yang-meninggal-dunia-hari-ini-di-Palembang Penulis: fransiskus santoso Judul Asli: Mohon doa untuk arwah 9 Suster FCh yang meninggal dunia hari ini di Palembang RABU, 18 FEBRUARI 2009 | 12:36 WIB PRABUMULIH, RABU — Delapan biarawati ordo Fransiscanes tewas setelah

Oseng-oseng Mercon

Sumber: KOMPAS Cyber Media – Jalansutra, 29-05-2006 URL: http://www.kompas.com/jalansutra/news/0605/29/113715.htm (sudah mati) Penulis: Bondan Winarno Humor a la Yogyakarta memang sering sangat menohok. Lihat saja coret-moret di kaus bikinan Dagadu (sandi wolak-walik yang seharusnya dibaca “Matamu”) yang lucu, nakal, dan sering

Rhoma Irama, Sang Raja Dangdut (II): Ngamen Sambil Sekolah

Ringkasan kisah yang lalu: Sejak Rhoma Irama mencanangkan semboyan Voice of Moslem tanggal 13 Oktober 1973 da memantapkan diri sebagai Raja Dangdut, nyaris tak ada yang berusaha mendongkel kedudukannya. Ia lahir di zaman awal kemerdekaan dan darah seninya sudah terlihat

Rhoma Irama, Sang Raja Dangdut (I): Jagoan dari Bukitduri

Sejak pertama kali kliping media dari Kompas ini saya (Ahmad) muat di Homepage Soneta Group sekitar awal milenium ini, saya lupa mencantumkan tanggal edisi dari koran tersebut. Ketika integrasi ke blog ini mengharuskan adanya tanggal posting, saya memutuskan untuk memberi

Perjalanan Seorang Bintang (2): Rhoma, Sebuah Dinasti

Sumber: Harian Kompas, 21 Juli 1985 (Tulisan sebelumnya) Pada mulanya, Oma Irama seorang pemuda desa. Dia bercinta dengan Ani, namun mendapat tantangan keras dari ayah sang gadis. Dalam pandangan ayah Ani, Oma adalah hanya pemuda malas, kampungan, melarat. Akhirnya Oma

Perjalanan Seorang Bintang (1): Saya Samarkan dengan Rhoma…

Sumber: Harian Kompas, 20 Juli 1985 Kesibukan meningkat di ferry, antara pelabuhan Merak-Bakauheni. Satu bis berlu pengamanan khusus dari serbuan penggemar. Rhoma Irama bersama Sonetanya dalam perjalanan ke Bandarlampung, menyusul perlengkapan yang sudah berangkat dua hari sebelumnya, berupa iring-iringan sepuluh