Ahmad Abdul Haq


Jumpa Fans

Back | Up | Next

 

Sumber: Kick Andy.com

 

 
Senin, 04 September 2006 12:00 WIBJumpa Fans

kick andyJumpa Fans Seorang anak umur sekitar 12 tahun lari lalu mendekap saya sembari berteriak: Kick Andy! Kick Andy! Kejadiannya akhir Juli 2006 saat saya berada di Jayapura. Mengapa adegan itu berkesan? Pertama, karena saat itu saya berada Jayapura, bagian paling Timur dari rangkaian kota di Indonesia. Kedua, anak itu baru berumur 12 tahun. Dari mana dia tahu program Kick Andy dan saya pembawa acaranya? Belakangan baru ketahuan setelah orangtua anak tersebut mendekat dan menjelaskan bahwa mereka adalah penonton setia Kick Andy. Kadang mereka nonton sembari begadang karena saat Kick Andy ditayangkan, di bagian Timur Indonesia jarum jam sudah menunjukkan pukul 00.30 WIT. Kalau tidak kuat karena kantuk, mereka akan cegat esoknya pukul 16.00 WIT. Di lain waktu, saat menyaksikan pesta musik rock Soundrenalin di Pantai Festival, Ancol, saya dikejutkan oleh tiga remaja putri yang meminta tandatangan. Mereka mengaku sebagai penggemar Kick Andy. Setelah itu, dua kali lagi saya ditegur dan disalami oleh sekelompok remaja yang mengenali saya sebagai "Om Andy". Saya terkejut. Setidaknya karena saat itu rambut saya yang khas dan gampang dikenali itu tertutup topi yang saya kenakan. Kok mereka bisa tahu? Begitu juga ketika mengamati komentar yang masuk di website Kick Andy ini, maka terasa riuh rendah komentar dari anak-anak muda yang antusias mengomentari topik-topik yang ditayangkan. Sementara beberapa waktu lalu, keponakan saya meminta dengan sangat agar saya hadir di ulang tahunnya yang ke-17 untuk diperkenalkan kepada teman-temannya. Usut punya usut, ternyata teman-temannya tidak percaya kalau Kick Andy yang di Metro TV itu adalah betul-betul Om-nya! Lain kesempatan lagi, di pesta perkawinan anak seorang pengusaha besar, yang super mewah di Hotel Mulia, begitu banyak ibu-ibu dan bapak-bapak yang menyapa saya dan menyalami saya sebagai Kick Andy. Pengalaman yang membuat saya merenung. Siapakah penonton Kick Andy? Jujur saja, ketika acara ini dirancang, segmen yang dituju lebih pada orang dewasa, dan cenderung pria. Makanya jam tayangnya agak larut malam. Namun, dengan pengalaman di atas, tim Kick Andy mulai menyadari bahwa Kick Andy bukan hanya menjadi milik pria dewasa, tetapi juga sudah diterima oleh keluarga. Dari remaja sampai kakek-nenek. Dari laki-laki sampai perempuan (bahkan mungkin gay dan waria hehehe...;)). Karena itu, semua usulan yang sudah Anda kirim, akan menjadi perhatian serius tim Kick Andy. Sebab usulan yang masuk menunjukkan keragaman penonton sehingga topik-topik yang ditayangkan akan lebih bervariasi. Untuk itu, sekali lagi, saya dan tim Kick Andy mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan dukungan Anda semua.

 

Kick Andy: Home • The Show • Special • Andy's Corner • Foundation • Recommended Book • Andy's Friend • Andy's Team • About

Tag: Kliping Media, Kick Andy