Ahmad Abdul Haq


Guru Andy

Back | Up | Next

 

Sumber: Kick Andy.com

 

 
Selasa, 12 Agustus 2008 14:00 WIBGuru Andy

Guru Andy

'Guru Andy' memiliki dua arti sekaligus, yaitu Andy sebagai guru dan Andy memiliki guru. Dalam konteks tayangan Kick Andy, Andy F Noya pantas dijuluki ‘Guru Andy’ karena telah mengajarkan banyak pemirsanya tentang nilai-nilai luhur pengabdian, keikhlasan, kerja keras, sekaligus memberi inspirasi bagi perubahan sikap dan perilaku penonton. Dalam konteks Andy memiliki guru, ternyata peran dan sosok Ibu Guru Anna begitu membekas bagi dirinya untuk menekuni dunia kewartawanan sebagai jalan hidupnya. Dalam launching re-branding Kick Andy 2 Agustus, terlihat sikap dan nada bicara Andy F Noya ketika bertemu muka kembali dengan gurunya setelah sekian puluh tahun menunjukkan bahwa sosok dan kharisma guru itu sangat penting dalam menunjang kesuksesan seorang Andy.

Di tengah dominasi dan gegap gempitanya tayangan infotainment, sinetron dan berita kriminalitas ala Ryan yang meracuni secara pelan-pelan perilaku budaya masyarakat kita, tayangan Kick Andy adalah sebuah pengecualian. Hampir setiap episode dari tayangan Kick Andy memesona dan menggugah pemirsanya, juga secara perlahan tapi pasti, untuk merelakan pikiran, tenaga dan hati mereka berbuat sesuatu secara lepas dan ikhlas. Pengaruh tayangan Kick Andy bagi orang-orang tertentu sangat beyond imagination, sangat inspiring, meski dalam beberapa hal ada juga polemik dan kontroversinya. Pameo “menonton dengan hati” secara tegas ingin membedakan di mana Kick Andy berdiri dan berada.

Sekali lagi Edu ingin berimajinasi, seandainya guru Indonesia juga bisa “mengajar dengan hati” seperti ajaran Kick Andy “menonton dengan hati”, mampu dan mungkinkah? Dalam dunia yang sangat hedonis dan serba kebendaan ini, faktor keikhlasan terasa tak bermakna dan benar-benar kehilangan makna. Hampir lebih dari dua dasawarsa ini para guru di Indonesia terlihat seperti tak menjumpai kata “ikhlas” dalam kamus hatinya. Setiap demonstrasi yang mengemuka soal guru pasti berbicara soal honor, gaji, tunjangan, dan tuntutan penghargaan lainnya baik dari pemerintah maupun masyarakat. Siapa mengajar siapa dan siapa belajar dari siapa menjadi tak jelas, karena guru telah memiliki makna baru setelah Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005, yaitu profesi. Profesi harus dihargai, baik secara moral maupun material. Guru bukan lagi bermakna pengabdian seperti terlihat dari tayangan Kick Andy tentang Laskar Pelangi yang memperlihatkan keikhlasan pengabdian Ibu Guru Muslimah. Dampak tayangan itupun pengaruhnya sangat luar biasa terhadap guru Maisaroh dari Cirebon, seorang guru honorer yang konon gaji bulanannya habis separuh ketika dia membeli sebuah buku Laskar Pelangi. Ibu Guru Maisaroh begitu terinspirasi untuk melanjutkan jejak langkah keikhlasan pengabdian Ibu Guru Muslimah.

Bagi Edu, setiap tayangan Kick Andy adalah proses pembelajaran yang sangat kontekstual (contextual learning). Teori pembelajaran ini didasarkan pada hasil penelitian John Dewey (1916) yang menyimpulkan bahwa siswa akan belajar dengan baik bila apa yang dipelajari terkait dengan apa yang telah diketahui dan dengan kegiatan atau peristiwa yang terjadi di sekelilingnya. Sebagai sebuah strategi pembelajaran, tayangan Kick Andy mengajarkan para guru Indonesia untuk melakukan proses belajar-mengajar secara otentik (Authentic instruction), berbasis inkuiri (inquiry-based learning), menelisik suatu masalah dengan mencoba memberi solusi (problem-based learning), mengajarkan fungsi-fungsi pelayanan dalam masyarakat (service learning), serta memperkenalkan siswa dengan strategi pembelajaran berbasis usaha/kerja keras (work-based learning).

Seandainya para guru di Indonesia mau menyisihkan sedikit waktu mereka untuk menonton Kick Andy selama satu jam setiap minggu di Metro TV, kemudian membaca paling sedikit dua jam per-hari, serta dilanjutkan dengan pendalaman materi dalam kelompok kerja guru dengan cara menuliskan pengalaman menonton, membaca dan berdiskusi tadi, Edu yakin kata-kata ikhlas dan pengabdian akan bersemayam kembali dalam kamus hati guru Indonesia secara bersih dan jernih. Dan efek dari itu semua tentu saja baru akan terlihat 10-15 tahun ke depan, ketika murid-murid kita dengan bangga bercerita tentang guru mereka yang jujur, ikhlas dan penuh pengabdian, dan menjadikan mereka manusia yang berkarakter. A teacher affects eternity; he/she can never tell where his/her influence stops, demikan Henry B Adam memercayainya.

Ahmad Baedowi

tiser: 'Bagi Edu, setiap tayangan Kick Andy adalah proses pembelajaran yang sangat kontekstual (contextual learning).'

 

Kick Andy: Home • The Show • Special • Andy's Corner • Foundation • Recommended Book • Andy's Friend • Andy's Team • About

Tag: Kliping Media, Kick Andy