Ahmad Abdul Haq


Pemangsa Anak di Sekitar Kita

Back | Up | Next

 

Sumber: Kick Andy.com

 

 
Kamis, 28 September 2006 12:00 WIBPemangsa Anak di Sekitar Kita

kick andy Perawakannya kecil. Wajahnya tampak tak berdosa. Saat Andy F. Noya menemuinya di Penjara Payakumbuh, Sumatera Barat, Joni Pirin tampak menatap penuh curiga. "Saya hanya menyodomi enam anak-anak," ujarnya ketika dikonfirmasi soal jumlah korban yang "digarapnya". Joni dijatuhi hukuman enam tahun penjara dengan dakwaan melakukan perbuatan seks menyimpang terhadap 18 anak-anak di bawah umur. Semua korbannya anak laki-laki. Joni hanya satu dari sekian banyak penderita pedofilia. Masih banyak pengidap pedofilia lain yang masih bergentayangan di luar penjara mencari mangsa anak-anak kecil. Penderita pedofilia memang merupakan pria dewasa yang menderita penyimpangan seksual karena hanya terangsang pada anak-anak di bawah umur. Di Pekanbaru, ada Deri Harahap, yang dihukum mati karena mencabuli lima anak lelaki dan membunuh mereka semua. Delapan anak kecil lainnya yang hilang dan sampai saat ini belum ditemukan diduga kuat juga menjadi korban Deri. Di Jakarta, baru-baru ini, Peter Smith, pria warganegara Australia, dilaporkan dengan tuduhan "menggarap" lima anak jalanan. Saat ini kasusnya sedang diproses. "Selain disodomi, saya disuruh telanjang lalu diambil gambarnya dengan video," ungkap Jati, salah satu korban Peter. Namun yang membuat penonton Kick Andy di studio terkejut, Peter bukan satu-satunya pria bule dewasa yang melakukan perbuatan itu. Sebelumnya ada Don dan Brad, yang memperlakukan Jati sebagai obyek seks mereka. "Umur saya waktu itu 10 tahun," ujar Jati. Dia mengaku dijerumuskan pembantu rumah tangga Peter yang selama ini memang mencari mangsa anak-anak jalanan untuk diumpankan kepada "Mister". "Ada jaringan kejahatan terorganisir yang beroperasi di Indonesia," ungkap Irwanto, psikolog dari Unversitas Atma Jaya yang kerap melakukan riset tentang anak-anak jalanan dan korban kejahatan pedofil. "Banyak faktor yang membuat seseorang menjadi pedofil. Bisa karena pernah disodomi, mengalami kekerasan dalam rumah tangga atau melihat hubungan seks orangtuanya yang tidak wajar," tutur Edward (psikolog - Klinik Bimbingan Anak Fakultas Psikologi UI). Namun yang juga menarik, Joni Pirin di Payakumbuh mengaku dia tidak mengerti mengapa lebih terangsang pada anak-anak di bawah umur. Bahkan setelah beristri, diam-diam perbuatan itu tetap dilakukannya. Pada saat istri tidak di rumah, dia mengajak anak-anak di sekitar rumah untuk melayani nafsu bejatnya. "Saya iming-imingi dengan imbalan uang," ujarnya. Modus inilah yang umum dilakukan para pengidap pedofil. "Setiap kali bertemu Mister, saya dikasih lima puluh ribu rupiah," ujar Jati. "Sampai saat ini saya sangat dendam. Saya tidak bisa memaafkan dia," ujar Ibu Sri Murni, orangtua Irvan, salah seorang anak yang sampai sekarang hilang dan diduga kuat menjadi korban Deri Harahap di Pekanbaru. Kisah yang perlu diketahui semua orangtua untuk menjaga anak-anak mereka dari para pemangsa anak-anak yang berkeliaran di sekitar kita.

 



Kommentar Tidak Ada

Kick Andy: Home • The Show • Special • Andy's Corner • Foundation • Recommended Book • Andy's Friend • Andy's Team • About

Tag: Kliping Media, Kick Andy