Ahmad Abdul Haq


MENJADI SAKSI MATA

Back | Up | Next

 

Sumber: Kick Andy.com

 

 
Kamis, 12 Nopember 2009 21:30 WIBMENJADI SAKSI MATA

MENJADI  SAKSI MATA Tahukah anda bahwa pada tanggal 7 Juni 2008 lalu, tepatnya sekitar pukul 14.30 WIB, sebuah meteor jatuh di wilayah Surabaya? Buktinya ada dalam rekaman video yang diambil oleh Murya Agus Kusnawan, seorang jurnalis warga asal Yogyakarta.

Waktu itu, Murya mendapat kabar dari keponakannya bahwa di luar sedang ada meteor jatuh, lalu dengan sigap ia segera mengambil kamera tangannya dan merekam meteor tersebut. “Meteor itu cukup besar, maka saya kira besok pasti akan banyak berita di media yang mengulas meteor ini, tapi ternyata tidak,” ujar Murya.

Beberapa hari kemudian, Murya kembali ke Yogyakarta dan bertanya kepada teman-temannya di Jogjakarta mengenai meteor jatuh tersebut, ternyata tidak ada juga orang yang mengetahuinya. Akhirnya ia tanyakan ke biro Metro TV di Jogjakarta dan akhirnya mereka menyarankan untuk dikirim ke I-Witness Metro TV. Gambar meteor yang terlihat jelas itupun pernah tayang di program I-Witness tahun lalu.

Murya yang seorang PNS di Kota Gudeg ini, adalah salah satu orang yang memiliki hobi membuat dokumentasi berbagai peristiwa yang dianggapnya menarik. Ia mengaku perkembangan anak semata wayangnya ia dokumentasikan tahap demi tahap, sampai urusan perkawinan pun tak luput dari liputan kameranya.

Sejak berkembangnya dunia multi media, masyarakat semakin sadar akan pentingnya membuat sebuah dokumentasi dari berbagai peristiwa di sekitarnya. Kegiatan yang dikenal dengan Citizen Journalism atau jurnalisme warga itu melengkapi informasi-informasi yang luput dari para jurnalis sesungguhnya.

Mungkin bagi pemirsa Metri TV yang menyaksikan detik-detik terjadinya tsunami di Aceh lima tahun lalu, masih mengingat bagaimana dahsyatnya peristiwa tsunami itu dalam rekaman kamera milik Cut Putri. Video tersebut menggambarkan bagaimana dahsyatnya dampak dari gempa dan gelombang tsunami yang memporak porandakan provinsi Serambi Mekah itu.

Cut putri adalah seorang gadis yang memiliki hobi mengambil berbagai peristiwa dengan handycam sederhananya. Ia telah menjadi bagian dari mereka yang aktif sebagai jurnalis warga atau sebagian lain menyebutnya sebagai pembuat video amatir.

Begitu juga dalam bencana gempa di Padang, Sumatera Barat September lalu. Seorang karyawan sebuah perusahaan Event Organizer dari Jakarta, telah mengabadikan detik-detik awal terjadinya gempa berskala 7,6 Skala Richter itu. Saat itu ia sedang loading barang untuk keperluan sebuah pameran. “Saya yang masih berad di dalam mobil langsung tiarap ke aspal selama lebih kurang 30 detik, lalu dalam keadaan gempa masih berlangsung, saya kemudian berdiri dan mengambil gambar dengan handycam yang saya bawa,” katanya.

Gambar yang diambil Fikri telah mengabadikan hancur, terbakar dan runtuhnya Plaza Andalas salama lebih kurang 10 menit. Awalnya Fikri mengabadikan kejadian tersebut sebagai bukti pertanggung jawaban kepada perusahaannya akibat batalnya pameran yang akan diadakan esok harinya. Namun melaui temannya yang mengenal orang Metro TV, videonya tersebut akhirnya di tayangkan di Metro TV.

Di episode “Menjadi Saksi Mata” ini, Kick Andy juga menghadirkan para jurnalis warga dari beberapa kota, yang berhasil mengabadikan momen-momen istimewa, langka, unik, dramatis, dan informative.

Misalnya, apa yang dilakukan Bambang Murwanto asal Bandung. Pria yang bekerja dibidang retail ini, setiap hari memiliki tugas untuk membuat laporannya harus berbentuk video, maka setiap hari ia memang harus membawa handycam untuk menunjang pekerjaannya.

Suatu hari saat itu ia sedang di jalan pulang di wilayah Buah Batu, Bandung, Jawa Barat, tiba-tiba langit berubah warna karena sedang musim pancaroba dan hujan lama kelamaan menjadi deras. “Langitnya dari cerah, sampai gelap, lalu hujan deras dan terlihat butiran-butiran putih sebesar kelereng. HUjan Es! Lalu saya langsung merekam kejadian ini,” papar Bambang.

Masih banyak lagi video menarik buatan para jurnalis warga yang tampil di Kick Andy kali ini. Ada peristiwa dramatis, ironis, hingga peristiwa-peristiwa lucu dalam kehidupan social yang mungkin luput dari lensa para jurnalis media, tapi tertangkap dalam kamera para jurnalis warga.

Kick Andy menilai pentingnya meningkatkan minat masyarakat untuk menjadi pengawas atau pemerhati setiap peristiwa-peristiwa yang bisa bermanfaat bagi masyarakat lainnya, sekaligus menggali kisah-kisah inspiratif dari hasil liputan para jurnalis amatir. Dalam kesempatan ini juga, kami akan membahas tentang aturan dan norma yang berlaku dalam kegiatan jurnalis amatir ini.


Kick Andy: Home • The Show • Special • Andy's Corner • Foundation • Recommended Book • Andy's Friend • Andy's Team • About

Tag: Kliping Media, Kick Andy