Ahmad Abdul Haq


SERIBU GITAR UNTUK ANAK BANGSA

Back | Up | Next

 

Sumber: Kick Andy.com

 

 
Jumat, 10 Juni 2011 21:30 WIBSERIBU GITAR UNTUK ANAK BANGSA

SERIBU GITAR UNTUK ANAK BANGSA Berbagai masalah di Negeri ini memang tak hanya menyisakan keprihatinan semata. Tapi diantaranya juga menyebabkan ribuan anak kini masih di jalanan dan terpaksa kehilangan kesempatan belajar dan bermain. Namun, kerasnya kehidupan jalan raya terkadang juga menyimpan berlian tak terasah yang tiap harinya hanya sekilas melintas di depan kita. Anak-anak berbakat yang menjajakan suara dan petikan gitarnya demi mengejar sebuah keping harapan. Tak hanya dijalanan, tetapi juga disudut-sudut negeri ini. Dalam rumah-rumah singgah, di panti-panti asuhan, di pesantren, penjara anak, dan lain sebagainya. Mereka anak-anak yang memiliki talenta bermusik, namun tak terfasilitasi.

Bagaimanapun musik sebagai bahasa yang universal, mampu memberikan semangat, kegembiraan, dan harapan baru kepada masa depan Indonesia. Program 1000 gitar untuk anak Indonesia ini adalah gerakan sosial pembagian 1000 buah gitar akustik kepada anak-anak kurang mampu dari berbagai usia, suku, ras, dan agama. Dibagikan dalam rentang waktu satu tahun dan didistribusikan secara nasional. Gerakan ini digagas oleh Rolling Stone Indonesia saat memperingati ulang tahunnya yang ke-6 pada tanggal Mei 2011 yang lalu. Gerakan ini terbuka bagi semua pihak yang memiliki visi sama dan ingin terlibat di dalamnya. Baik dari sisi moral, finansial, maupun pendistribusian. Baik lembaga swadaya masyarakat, maupun yayasan, juga individual yang ingin menyumbang, akan diolah untuk kemudian didistribusikan kepada para anak-anak yang membutuhkan.

Kampanye pertama Gerakan 1000 Gitar Untuk Anak Indonesia ini melibatkan gitaris ‘the legend’ Ian Antono (God Bless). Bagi Ian, untuk acara amal, ia selalu siap. Apalagi dengan membawa nuansa gitar, ia mendukung penuh. Pendapat senada juga dikemukakan oleh Eet Syahranie, mantan gitaris God Bless yang saat ini masih memperkuat grup band EDANE. Dalam Kick Andy ini, Band Alexa menampilkan lagu dengan featuring 10 gitaris ternama. Mereka adalah Ian antono (God Bless), Eet Syahranie, Baron (Soulmate), Irfan (Samsons), Satrio (Alexa), Ridho (Slank), Baim (The Dance Company), Dewa Budjana (GIGI), Edwin (Cokelat), dan Ovy (rif/).

Tak kalah juga para gitaris perempuan andil dalam menampilkan satu lagu yang mereka ciptakan khusus untuk acara ini. Lagu yang memiliki latar belakang penciptaan dengan cukup unik. Mereka gitaris perempuan tersebut adalah : Endah (Duo Endah & Rhesa), Sashi (Drew), Fia (gitaris Tere), Riri dan Qoqo (She).

Kali ini penyerahan gitar diberikan kepada beberapa komunitas yang peduli pada pendidikan dan talenta anak yang kurang mampu, juga kepada dua pengamen yang masih berusia sangat belia. Yodi, 11 tahun seorang pengamen cilik yang sudah membuat 3 lagu dan bercita-cita ingin menjadi musisi. Yodi yang sejak usia 5 tahun telah ditinggal ibunya, kini hanya tinggal berdua dengan ayahnya, Pak Iwan yang sangat mensuport Yodi dalam bermusik. Satu lagi pengamen cilik yang menjadi tulang punggung keluarga tetapi memiliki mimpi menjadi seorang vokalis. Hendra 7 tahun, sulung dari 5 bersaudara ini mampu bermain gitar akustik, maupun elektrik juga okulele. Bahkan iapun membantu teman-temannya yang lain untuk bermain gitar. Satu gitar juga diberikan kepada Johanes Immanuel. Penyandang tuna netra akibat lahir prematur yang pernah selama 11 tahun ditolak oleh ayahnya, tetapi ia mahir bermain gitar dan alat musik lainnya. Johanes memiliki cara unik dan tidak biasa dalam memainkan gitar. Cara bermain gitar Johanes layaknya orang yang memainkan alat musik kecapi.

Mari kita dukung gerakan ini, karena dibalik tarikan suara dan petikan dawai gitar sederhana, pada mereka tersimpan potensi bermusik serta kemahiran merangkai nada. 1000 Gitar Untuk Anak Indonesia : Satu Gitar, Seribu Nada, Sejuta Harapan.


Kick Andy: Home • The Show • Special • Andy's Corner • Foundation • Recommended Book • Andy's Friend • Andy's Team • About

Tag: Kliping Media, Kick Andy