Ahmad Abdul Haq


KAMI JUGA BISA BERPRESTASI

Back | Up | Next

 

Sumber: Kick Andy.com

 

 
Jumat, 28 Maret 2014 20:05 WIBKAMI JUGA BISA BERPRESTASI

KAMI JUGA BISA BERPRESTASI

Prestasi yang diraih tiga narasumber Kick Andy kali ini sangat luar biasa. Mereka adalah generasi muda yang memiliki mimpi yang besar, dan berusaha mengejar mimpi tersebut walau berat jalan yang mereka tempuh.

Zelda Maharani adalah narasumber yang pertama. Terlahir sebagai tunanetra, tidak membuat gadis cilik yang akrab dipanggil Zelda ini rendah diri. Justru sebaliknya, Zelda merupakan gadis periang dan sangat supel. Dia bahkan tidak merasa berbeda dari kawan seusianya.

Walau lahir tidak sempurna, Zelda yang kini berusia 12 tahun, memiliki suara emas yang mempesona. Bakatnya di bidang olah vokal bahkan telah menghantarkan dirinya menjadi salah satu peserta Idola Cilik 2012. Berbagai prestasi dari kompetesi vokal juga berhasil ia raih. Puncaknya adalah saat ia meraih juara I dalam Festival Seni Siswa Nasional tingkat nasional di Medan pada tahun 2013 lalu.

Selain Zelda, ada pula Steven Tanus, seorang tunanetra yang sangat piawai bermain piano. Lahir dengan kondisi prematur, Steven kecil harus dimasukkan ke dalam inkubator. Namun karena kelalaian perawat, kedua mata Steven rusak dan tidak dapat melihat.  

Pada usia 2 tahun, orang tua Steven memperkenalkan Steven dengan alat musik piano. Sejak itu, kecintaannya kepada musik terus bertambah, hingga ia mengenal dan mulai memainkan organ, biola, dan gitar.

Saat remaja, Steven pernah merasa putus asa dan marah kepada Tuhan karena kondisi fisiknya yang tidak sempurna. Namun akhirnya ia menyesali perbuatannya dan kemudian bertekad menekuni bidang yang ia cintai yaitu bermain piano. Dan di tahun 2013, Steven berhasil membuktikan kepiawaiannya bermain piano, dengan memenangkan medali perak dalam ajang  kompetisi piano tingkat internasional khusus kaum difabel yang berlangsung di Austria.

Anak berprestasi berikutnya adalah Rafi Abdurrahman Ridwan, atau yang akrab disapa Rafi. Rafi adalah seorang tunarungu yang memiliki bakat luar biasa dalam merancang busana. Perkenalannya dengan dunia fashion terjadi saat ia berusia dua tahun, dimana Rafi membuat sketsa busana untuk Ariel dalam film Little Mermaid.

Kedua orangtua Rafi, Shinta dan Ridwan, sadar betul akan bakat luar biasa yang dimiliki putranya. Mereka mendukung kegiatan menggambar anak sulungnya tersebut, bahkan selalu mendampingi Rafi untuk menyaksikan beberapa fashion show profesional.

20 Juli 2010 menjadi hari yang tidak akan terlupakan bagi Rafi. Tepat di hari ulang tahunnya yang ke sembilan, Rafi menggelar fashion show pertamanya bertema Harajuku, berkolaborasi dengan desiner ternama Barli Asmara. Sejak itu, Rafi terus bermimpi untuk membuat fashion show dalam skala besar. Mimpi itu pun ia kejar dengan menorehkan desain yang unik dan orisinal, di setiap busana yang ia ciptakan. Kerja keras yang dilakukan Rafi tidak sia-sia. Busana ciptaannya berhasil dipamerkan di ajang Jakarta Fashion Week tahun 2011 dan 2012. Dan yang lebih membanggakan lagi, busana Rafi bahkan digunakan oleh para finalis America's Next Top Model di Bali pada tahun 2013, dan dipuji oleh Tyra Banks.


Kick Andy: Home • The Show • Special • Andy's Corner • Foundation • Recommended Book • Andy's Friend • Andy's Team • About

Tag: Kliping Media, Kick Andy