Ahmad Abdul Haq


NGELMU SAMPAI MATI

Back | Up | Next

 

Sumber: Kick Andy.com

 

 
Jumat, 31 Oktober 2014 20:05 WIBNGELMU SAMPAI MATI

NGELMU SAMPAI MATI

Jangan menuntut ilmu, karena ilmu tidak bersalah. Jadi, jangan dituntut,yang benar adalah ilmu itu dipejari dan diamalkan. Itulah yang dilakukan tamu-tamu Kick Andy kali ini, dengan kisah mereka yang unik dan inspiratif.
Bhayu Enggar Pratama terpaksa melakoni bekerja sebagai seorang petugas kebersihan di salah satu universitas di Tangerang, Banten. Pemuda kelahiran Temanggung 1987 ini mengaku terpaksa bekerja sebagai petugas kebersihan karena tidak bisa melanjutkan kuliah dan harus membantu dua adiknya yang masih kecil-kecil. Di sela-sela kesibukannya ternyata Bhayu tidak tinggal diam. Pemuda lajang berusia 27 tahun ini juga berkuliah di Universitas Terbuka jurusan perpustakaan. Berkat keuletan dan kejujurannya, Bhayu berhasil menyelesaikan sudinya dan mengubah kariernya menjadi seorang pustakawan di sebuah perguruan tinggi swasta di kota Batam.

Pepatah yang mengatakan kejarlah ilmu hingga ke liang lahat, mungkin sangat cocok dengan tamu Kick Andy berikutnya. Diana Patricia Pasaribu adalah ibu dan nenek yang unik. Nenek 12 cucu ini menyelesaikan studi dan meraih gelar doktornya pada usia 77 tahun. Bahkan, sejak dua tahun terakhir ini Diana diminta mengajar di Sekolah Tinggi Ekumene Jakarta. ”Saya selalu bersemangat dan tidak mau kalah dengan anak yang masih muda”, kata Diana yang lebih senang mengetik dengan mesin ketik tua daripada laptop atau komputer ini.

Semangat pantang menyerah mengejar ilmu juga ditunjukkan Ersa Fidya Wijayanti. Gadis asal Bekasi, Jawa Barat ini walau terlahir kurang sempurna berhasil meraih gelar sarjana di dua perguruan tinggi yang berbeda. Ersa yang sejak lahir anggauta tubuhnya terganggu motorik akibat celebral palsy ini  meraih gelar sarjana S1 jurusan Sastra Inggris Universitas Islam 45 Bekasi dan jurusan manajemen di Universitas Terbuka.

Apa yang dilakukan pria bernama Pragbudi Aggi Tjetje ini mungkin bisa membuat orang geleng-geleng kepala. Pria yang biasa disapa Aggi Tjeje yang kini berusia 64 tahun itu mengoleksi sebanyak 12 gelar kesarjanaan. Gelar Sarjana yang berhasil diraih itu antara  lain berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Trisakti Jakarta dan Universitas Terbuka. Semua gelar jika disandang dinamanya adalah Dr. Drs. Pragbudi Aggi Tjetje, SKed, SH, SS, SE, SIPem, SIKom, SSos, MA, MM, CAAE.  Itu belum cukup, ia masih akan terus belajar dan meraih gelar kesarjanaan lain.

Mengejar ilmu, meraih gelar menggapai cita-cita bagi keempat tamu Kick Andy kali ini memang tidak terbatas ruang dan waktu. Sesibuk apapun , anggauta tubuh tidak sempurna atau keterbatasan dana, bukan alasan tidak bersekolah. Yang terpenting adalah ada kemauan dan semangat.


Kick Andy: Home • The Show • Special • Andy's Corner • Foundation • Recommended Book • Andy's Friend • Andy's Team • About

Tag: Kliping Media, Kick Andy