A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | R | S | T | U | V | W | Y | Z

VINA Dewi Sastaviyana Panduwinata




Nama :
VINA Dewi Sastaviyana Panduwinata

Lahir :
Bogor, Jawa Barat, 6 Agustus 1959

Agama :
Islam

Pendidikan :
-SDL I, Bogor (kelas I, 1967)
-SD Indonesia, New Delhi, India (1967-1970)
-SDL I, Bogor (1971)
-SMP Negeri II, Bogor (1972-1974)
-SMP Indonesia, Wassenaar, Negeri Belanda (1974)
-Realschule Eschenweg, Hamburg, Jerman Barat (kelas 10, 1975)
-Kursus musik dan organ, Hamburg (1975-1979)
-Kursus Bahasa Jerman, Goethe Institut, Hamburg (1976)
-Pendidikan Sekretaris Dankers Handelschule, Hamburg (1977- 1978)


Karir :
-Penyanyi pada RCA, Hamburg, Jerman Barat (1978-1979)
-Penyanyi berpenampilan terbaik Festival Lagu Pop Tingkat Nasional (1983, 1984, dan 1985)
-Peserta Festival Lagu Pop, Tokyo, Jepang (1983 dan 1984)
-Penyanyi berpenampilan terbaik Festival Lagu Pop, Tokyo, Jepang (1985)
-Peserta Asia Pacific Broadcasting Union Pop Song Contest, Singapura (1985). Albumnya antara lain, Citra Biru (1981)
-Citra Pesona (1983)
-Citra Ceria (1984)


Alamat Rumah :
Jalan Panaragan Kidul No. 15, Bogor Telp: 22820

 

VINA Dewi Sastaviyana Panduwinata


Dua ijazah dibiarkannya mubazir. Satu dari Goethe Institut dan lainnya dari sekolah sekretaris Dankers Handelschule, keduanya di Hamburg, Jerman Barat. "Saya tidak tertarik jadi orang kantoran," kata Vina. Kembali ke tanah air, 1979, ia ketamuan Musikus Mogi Darusman yang terkesiap mendengar senandung Vina di kamar mandi. "Vin, kalau tekun berlatih, kamu bisa jadi penyanyi terkenal," ujar Mogi seperti meramal.

Dengan bantuan Mogi, akhirnya Vina Panduwinata sampai ke blantika musik pop Indonesia. Dan mulai menorehkan namanya. Lewat lagu Salamku Untuknya, ia terpilih sebagai penampil terbaik Festival Lagu Populer Nasional 1983. Prestasi yang sama diulangnya dalam festival tahun berikutnya, melalui lagu Aku Melangkah Lagi, yang sekaligus membawa Vina ke Festival Lagu Pop Internasional di Tokyo. Tetapi sukses sebagai pembawa lagu terbaik di Tokyo baru diraihnya pada 1985, dengan membawakan Burung Camar, lagu ciptaan Aryono Hoboyo dan Iwan Abdurachman.Penyanyi yang populer dengan lagu Di Dadaku Ada Kamu ini memang memiliki suara yang khas dan penampilan yang membikin gemas. Bersuara serak -- yang dijaganya dengan kuat merokok -- Vina selalu tampil di layar televisi dan panggung dengan pesona yang menjadi cirinya: sorot mata tajam dan bibir yang dimaju-majukan. "Memiliki suara bagus memang lebih baik, tetapi yang penting harus ada ciri khas," kata penyanyi yang tampil kocak lewat lagu-lagu jenis dixie.

Vina lahir di Bogor, dari ibu berdarah Manado-Ambon, dan ayah Sunda. Mengikuti ayahnya, R. Panduwinata, seorang diplomat yang pernah menjadi atase pers di India, Vina Dewi Sastra Panduwinata akhirnya bermukim lima tahun di Jerman Barat. Di sini, ia sempat belajar di Sekolah Musik Yamaha, selama empat tahun. Di Hamburg, anak kedelapan dari 10 bersaudara ini mendapat kesempatan dari RCA merekam dua single piringan hitam, Java dan Single Bar, serta Sorry, Sorry dan Touch Me.

Penyanyi bertubuh mungil tetapi sexy ini mengaku mewarisi bakat seni suara dari ibunya, Albertine Supit Panduwinata. Bakat Vina sudah tampak sejak ia berusia empat tahun, dan pada usia delapan tahun, ketika di India, ia sudah pintar main piano klasik.

Untuk mempertahankan keseimbangan tubuhnya -- tinggi 156 cm dan berat 50 kg -- Vina rajin senam. Ia belum menikah, tetapi sudah punya pacar, mahasiswa Fakultas Teknik UGM bernama Hendy.

Copyright PDAT 2004

comments powered by Disqus

 


VERAWATY FADJRIN | VINA Dewi Sastaviyana Panduwinata


Arsip Apa dan Siapa Tempo ini dipersembahkan oleh Ahmad Abdul Haq