Ahmad Abdul Haq


Andys Diary

Back | Up | Next

 

Sumber: Kick Andy.com

 

 
Kamis, 22 Nopember 2007 12:00 WIBAndys Diary

kick andy Kali ini Kick Andy tampil beda. Berkaitan dengan ulang tahun Metro TV yang ketujuh, Kick Andy mengangkat catatan di belakang layar dari program yang berusia hampir dua tahun ini. Dalam Andys Diary, diulas latar belakang dipilihnya topik-topik Kick Andy selama ini, bagaimana reaksi penonton, bagaimana Andy Noya stres berat dan tidak bisa tidur selama dua hari sesudah rekaman perdana. Pasalnya, narasumber pertama yang diundang, pengacara asuransi Warsito, seorang yang unik dan perfeksionis. Karena pelaksanaan rekaman tidak sama persis dengan rundown yang diberikan kepadanya, Warsito menolak untuk melanjutkan proses rekaman. Padahal saat itu proses rekaman sudah separuh jalan dan sejumlah tamu penting sudah hadir di studio. Sungguh tak terbayangkan bagaimana di tengah rekaman, tiba-tiba Warsito ngambek dan menolak melanjutkan. Andy Noya panik. Setelah diyakinkan bahwa dalam proses editing nanti kekurangan yang ada bisa diperbaiki, Warsito baru mau melanjutkan. Tapi, untuk kedua kalinya, tiba-tiba Warsito kembali ogah meneruskan rekaman dan mengancam pulang. Kali ini gara-gara ilustrasi video pendukung tidak ditayangkan. Produser menjelaskan bahwa ilustrasi tersebut akan dimasukkan dalam proses editing nanti. Warsito keberatan. Andy Noya pucat. Walau akhirnya rekaman dilanjutkan, Andy keburu sakit perut. Baru rekaman perdana, sudah terjadi musibah. Gara-gara itu Andy stres dan tidak bisa tidur dua malam. Andy nyaris menolak melanjutkan program Kick Andy untuk selanjutnya. Di dalam Andys Diary juga diceritakan bagaimana Andy Noya dicecar berbagai pertanyaan tentang di mana lokasi wawancara dengan Mayor Alfredo, pemberontak yang sedang diburu -- hidup atau mati -- oleh pasukan Australia dan pasukan Timor Leste. Tempat wawancara dipandang penting oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Baik dari pihak Indonesia maupun pemerintah Timor Leste. Sebab kalau wawancara itu dilakukan di Timor Leste, berarti Andy Noya sudah memasuki wilayah negara asing tanpa dokumen resmi. Pemerintah Timor Leste menegaskan tidak pernah memberi visa masuk bagi Andy Noya. Sementara kalau itu dilakukan di Indonesia, maka Andy Noya telah menyelundupkan seorang buronan masuk ke wilayah Indonesia. Menarik mengikuti Andys Diary karena juga ditampilkan cuplikan-cuplikan wawancara yang dinilai kontroversial atau menyedot perhatian penonton. Selain Mayor Alfredo, juga ada cuplikan wawancara dengan dua tokoh Timor Timor lainnya: Xanana Gusmao dan Hercules. Di episode ini Andy Noya mengaku kadang dia terpaksa kembali menjadi dirinya sendiri sehingga larut dalam balutan emosi. Simak saja ketika Andy menangis saat menjelaskan nasib Fifi anak seorang penjual bubur yang bunuh diri karena tidak tahan diejek oleh teman-temannya. Andy mengaku dapat memahami perasaan Fifi karena Andy juga mengalami hal yang hampir sama. Kalau Fifi anak tukang bubur, Andy anak tukang reperasi mesin tik. Begitu juga ketika Kick Andy mengangkat topik Buyung, seorang tunanetra yang pantang menyerah. Sejak kecil Buyung sudah buta akibat campak. Dua adiknya meninggal karena penyakit itu. Ayahnya tewas ketika hendak menolong Buyung yang nyaris tenggelam saat mandi di kali. Bersama ibunya Buyung yang buta menarik gerobak yang dinaiki ibunya. Mereka jualan sapu lidi. Setiap hari mereka menempuh 40 kilometer dengan hasil jualan rata-rata 15 ribu rupiah. Pada saat wawancara, dan Andy menanyakan bagaimana perasaannya jika toh akhirnya nanti sang ibu yang sudah tua harus meninggalkannya, Buyung tiba-tiba terpekur sedih. Melihat itu Andy larut dan ikut tergetar. Topik lain yang diulas Andys Diary antara lain Kekuatan Cinta yang menggambarkan cinta seorang wanita terhadap kekasihnya. Walau sang pujaan hati sudah cacat berat karena terbakar saat pesawat yang dipilotinya jatuh, dia tetap setia. Tuhan telah memberi dia sebagai jodoh saya, saya menerimanya dengan ikhlas, ujar Bethania. Walau bentuknya seperti ini, ibu satu anak itu menunjuk sang suami yang wajahnya nyaris tak berbentuk itu. Kisah cinta seorang anak yang ditunjukkan Kiyati, yang sejak kecil diadopsi keluarga Jerman, juga ditampilkan. Bagaimana Kick Andy di ujung acara memberikan kejutan pada Kiyati dengan mempertemukannya dengan sang ibu yang sudah terpisah 34 tahun. Cinta seorang murid kepada gurunya juga dibahas dengan menayangkan ulang cuplikan pertemuan tak terduga antara Andrea Hirata dan Ibu Muslimah, gurunya ketika di bangku SD. Kekaguman pada pengabdian ibu gurunya itu yang menginspirasi Andrea hingga menulis novel Laskar pelangi. Novel ini ternyata laris luar biasa dan menginspirasi banyak orang yang membacanya. Menonton Andys Diary dapat membuat penonton Kick Andy memahami mengapa sebuah topik diangkat di Kick Andy dan reaksi penonton atas topik tersebut. Termasuk memahami mengapa Kick Andy sebaiknya ditonton dengan hati, bukan dengan akal semata.


Kick Andy: Home • The Show • Special • Andy's Corner • Foundation • Recommended Book • Andy's Friend • Andy's Team • About

Tag: Kliping Media, Kick Andy