Ahmad Abdul Haq


KELUARGAKU HILANG

Back | Up | Next

 

Sumber: Kick Andy.com

 

 
Jumat, 22 April 2011 21:30 WIBKELUARGAKU HILANG

KELUARGAKU HILANG Apa yang harus Anda lakukan jika keluarga yang Anda cintai tiba-tiba hilang? Perasaan bingung, sedih dan hancur tentu saja akan hinggap di diri Anda. Ternyata di kota-kota besar seperti Jakarta ini kasus orang hilang banyak dijumpai.

Seperti yang dialami Nurhasanah misalnya. Sudah hampir 13 tahun ia kehilangan anak tercintanya, Yadin Muhyidin. Empat hari sebelum hilang, Yadin menurut rencana akan tugas ke Singapura. “Sampai sekarang saya masih menunggu anak saya pulang, tapi sudah bertahun-tahun ia tak pernah kembali. Anak saya Yadin adalah tulang punggung keluarga”,ujar Nurhasanah mengenang anaknya yang lulusan salah sebuah sekolah pelayaran di Jakarta.Yadin dinyatakan hilang ketika Jakarta dilanda kerusuhan pada Mei 1998. Nurhasanah masih sangat berharap Yadin yang bukan aktivis atau demonstran itu bisa berkumpul kembali ke rumah.

Tak henti-hentinya Ny Louis Hilda Usmani berdoa kepada Tuhan agar suaminya John Usmani segera pulang ke rumah. Ditemani anaknya, Daud Artaban Usmani Ny Hilda Usmani bercerita, pada 24 Desember 2010 lalu, suaminya, Johan Cornelis Usmani tidak pulang ke rumah. John yang berusia sekitar 70 an tahun mempunyai kebiasaan berjalan-jalan sekitar rumah setiap pagi. John yang mantan pengusaha teh itu memang menderita penyakit pikun akibat operasi otak. Menurut Daud, ayahnya memang sudah beberapa kali tidak bisa pulang ke rumah karena lupa. “Jika ayah tidak bisa pulang, biasanya diantar pulang oleh satpam atau tukang ojek”, kata Daud. Menurut Daud, sejak kepergian ayahnya pada 24 Desember 2010 hingga kini tidak diketahui kemana perginya. Pihak keluarga sudah menyusuri jalan-jalan di Jakarta sampai Bogor. Bahkan anggota keluarga sempat membongkar kuburan orang tak dikenal karena mendapat informasi yang dikubur itu adalah orang yang mempunyai ciri-ciri sama dengan John Usmani. Namun ketika kuburan itu dibongkar ternyata ciri-ciri yang ada di tubuh jenasah tidak cocok dengan ciri-ciri John Usmani.

Sementara bagi Rohanah, setiap hari Rabu hatinya menjadi berdebar-debar. Menurutnya, di hari Rabu itulah, anaknya, Nurhasanah berjanji akan pulang ke rumah. Namun sudah beberapa kali hari Rabu, setiap ia kembali ke rumah sepulang bekerja, Rohanah tak menjumpai anaknya Nurhanah yang masih berusia 19 tahun.

“Sebagai ibu kandungnya, saya mempunyai perasaan jika anak saya, Nurhasanah masih hidup”, kata Rohanah yang berharap anaknya segera pulang.

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Barangkali itulah ungkapan yang dirasakan Ny Neneng Sustini. Wanita yang tinggal di Bogor, Jawa Barat itu kehilangan putrinya, Citra Sari Dewi dan suaminya tercintanya Tatang Sudarto. Menurut Ny Neneng, anaknya, Citra hilang pada 23 Desember 2006 saat hendak berangkat ke kantor. Citra yang bekerja di Bank ABN Amro waktu itu berangkat dari rumah jam enam pagi dengan taksi. Namun sejak saat itu, menurut Neneng, anaknya, Citra tak pernah kembali. Sebagai ayah, Tatang Sudarto sangat terpukul akibat kehilangan anaknya yang dikasihinya itu. Menurut Neneng, suaminya sempat menanyakan Citra sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

Maraknya orang hilang akhir-akhir ini hendaknya mengetuk hati kita. Sudah saatnya kita peduli dengan sesama. Tidak ada salahnya kita menyempatkan waktu sedikit untuk melapor ke petugas jika menjumpai orang yang nampak bingung. Selain itu hendaknya kita juga lebih mempersiapkan diri dengan kartu identitas jika hendak bepergian. ( end)


Kick Andy: Home • The Show • Special • Andy's Corner • Foundation • Recommended Book • Andy's Friend • Andy's Team • About

Tag: Kliping Media, Kick Andy