Ahmad Abdul Haq


MASYHUR DI NEGERI ORANG

Back | Up | Next

 

Sumber: Kick Andy.com

 

 
Jumat, 24 Juli 2015 20:05 WIBMASYHUR DI NEGERI ORANG

MASYHUR DI NEGERI ORANG

Lagi, nama Indonesia dibuat harum oleh putra bangsanya yang menorehkan prestasi di negeri orang. Mereka bukanlah pelajar, atlet atau musisi, melainkan para ilmuwan yang telah menghasilkan inovasi baru dan mematenkan hasil temuannya di luar negeri.

Narasumber pertama adalah Nelson Tansu. Ia adalah seorang profesor yang kini mengajar mahasiswa di tingkat master, doktor dan post doktoral di Universitas Lehigh di Pennsylvania, Amerika Serikat. Nelson adalah anak kedua dari tiga bersaudara yang lahir dan besar di Medan. Setamat SMA tahun 1995, Nelson melanjutkan pendidikannya di Universitas Wisconsin-Madison, Amerika Serikat. Ia meraih gelar S1 hingga S3-nya di universitas tersebut di bidang fisika dan teknik elektro. Gelar doktornya bahkan ia raih saat usianya baru 25 tahun.

Sejak tahun 2003, Nelson mengajar di Universitas Lehigh sebagai asisten profesor hingga menjadi profesor. Selama mengajar di Universitas Lehigh ini pula Nelson melakukan berbagai penelitian di bidang fisika terapan. Ia telah menulis lebih dari 105 jurnal internasional dari penelitiannya, dan juga memiliki 14 hak paten di Amerika Serikat. Nelson juga kerap diundang sebagai pembicara di berbagai seminar internasional dan menjadi dosen tamu di berbagai universitas ternama di Amerika, Eropa dan Asia.

Narasumber berikutnya adalah Basuki Endah Priyanto. Basuki adalah seorang profesional di bidang teknologi komunikasi yang kini bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi ternama di Swedia, dan menjadi satu-satunya orang Indonesia yang bekerja di perusahaan tersebut. Basuki meraih gelar sarjananya di ITB pada tahun 1998. Ia kemudian meraih gelar master dari Universitas Nanyang Singapura pada tahun 2002, dan gelar doktor pada tahun 2008 dari Universtas Aalborg di Denmark.

Walau memliki kesempatan berkarir di dunia akademis, namun Basuki memilih berkarir di dunia profesional karena tantangannya yang lebih dinamis. Di dunia profesional ini pula Basuki melakukan berbagai riset teknologi komunikasi dan telah memiliki 23 hasil riset yang dipatenkan di Swedia. Yang juga patut dibanggakan, walau memiliki karir yang cemerlang di luar negeri tidak membuat Basuki lupa negeri asalnya. Setiap berkunjung atau pulang ke Indonesia, Basuki selalu menyempatkan diri memberi kuliah umum di berbagai universitas.

Selain dua ilmuwan diatas, ada pula penampilan pelukis atraktif yang menamakan dirinya DNA Performance Art. Seperti apa keunikan pelukis ini dan bagaimana kisah lengkap Nelson dan Basuki, saksikan tayangan lengkapnya di Kick Andy.


Kick Andy: Home • The Show • Special • Andy's Corner • Foundation • Recommended Book • Andy's Friend • Andy's Team • About

Tag: Kliping Media, Kick Andy