Ahmad Abdul Haq


INSPIRASI TAK KUNJUNG PADAM

Back | Up

 

Sumber: Kick Andy.com

 

 
Jumat, 11 September 2015 20:05 WIBINSPIRASI TAK KUNJUNG PADAM

INSPIRASI TAK KUNJUNG PADAM

Memasuki 10 tahun perjalanan Kick Andy sudah banyak orang-orang hebat yang berbagi kisah mereka dan menginspirasi kita semua. Lantas saat ini apakah mereka masih konsisten dengan kegiatan  yang mereka lakukan? Lalu bagaimana dengan  kegiatan yang digagas oleh kick andy foundation sendiri?

Kali ini kick andy akan mengundang kembali narasumber yang pernah tampil beberapa tahun yang lalu. Salah satunya adalah Dan Roberts. Lima tahun lalu bersama anak-anak Cilincing yang tergabung dalam yayasan Red Nose Foundation, Dan tampil di Kick Andy.

Dan adalah pria asal Chicago, Amerika Serikat yang tergerak untuk membantu anak-anak kurang mampu yg tinggal di daerah Cilincing, Jakarta Utara. Dengan kemampuan bermain sirkus yang dimilikinya, Dan melatih mereka. Tidak hanya berlatih sirkus, anak-anak ini juga belajar baca, tulis, hitung, menggambar, melukis, musik, fotografi, dll. Selain itu mereka juga mendapat tutoring untuk pelajaran formal seperti matematika, ilmu pengetahuan alam dan juga bahasa inggris.

Menurut Dan tahun ini mereka akan membangun Community Centre di daerah ini. Diharapkan dengan adanya bangunan ini  kegiatan mereka dapat lebih berkembang kedepannya. Dan bersama timnya di yayasan Red Nose Foundation berharap dapat terus membantu anak-anak kurang mampu untuk mewujudkan mimpi-mimpi mereka.

Sosok inspiratif berikutnya adalah seorang perempuan dari desa Karangsari, kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Irma Suryati. Irma adalah pengusaha keset perca yang memimpin puluhan ribu  mitra kerja.

Kisah sukses perempuan yang memiliki keterbatasan fisik ini pernah diangkat di Kick Andy tahun 2011. Irma bahkan pernah menjadi salah satu penerima Kick Andy Heroes tahun 2012. Sosok Irma yang pekerja keras dan mandiri membuat banyak orang kagum. Sempat ditolak bekerja berkali-kali tidak membuat Irma putus asa. Karena justru membuat dirinya kreatif dengan membuka usaha sendiri yang kemudian membuka banyak lapangan kerja tidak hanya bagi para penyandang cacat fisik tapi juga masyarakat luas.

Kini usahanya semakin berkembang. Irma kemudian mendirikan asrama untuk menampung dan menyediakan pelatihan keterampilan untuk para penyandang cacat secara gratis. Kepeduliannya kepada para penyandang cacat tidak hanya sampai disitu. Karena bersama suami, Irma juga melakukan kegiatan sosial membantu mereka yang mengalami kecelakaan, memberikan dorongan mental, mencari donasi pengobatan, kursi roda, dll.

Berikutnya adalah update kegiatan kick andy foundation yaitu gerakan sejuta bola untuk anak Indonesia yang digulirkan sejak tahun 2013. Melalui kegiatan ini diharapkan muncul tunas-tunas muda Indonesia yang berbakat di bidang sepak bola.

Gerakan ini selain membagi-bagikan bola ke seluruh Indonesia, setiap tahunnya juga mengirim beberapa anak untuk mengikuti pelatihan sepak bola langsung di Manchester United Soccer School di Inggris.

Sebelum berangkat mereka sudah melewati rangkaian seleksi yang cukup ketat. Dan tersaring 41 anak rentang usi 12-16 dari seluruh Indonesia yang kemudian mengikuti tahap training di Bali meliputi soft skill, penanaman nilai-nilai kedisiplinan, pemahaman, kejujuran, pluralisme dan nasionalisme.

Selama pelatihan mereka dinilai berdasarkan kemampuan bermain sepak bola dan tingkat intelektual. Hingga akhirnya terpilih enam orang anak yaitu, Marsel, Ayub, Pamungkas, Wahyu, Kadek, Jero serta satu orang lagi Robert, peserta tahun lalu, untuk mengikuti Manchester United Summer School di Inggris.

Kemegahan Old Trafford, markas klub Manchester United,  memberikan mimpi dan harapan bagi mereka. Bahwa suatu saat mereka pun bisa menjadi pemain bola profesional yang mendunia dan mengharumkan nama Indonesia di mancanegara.

 



Kommentar Tidak Ada

Kick Andy: Home • The Show • Special • Andy's Corner • Foundation • Recommended Book • Andy's Friend • Andy's Team • About

Tag: Kliping Media, Kick Andy