Ahmad Abdul Haq


KISAH PARA PENGEMBARA

Back | Up | Next

 

Sumber: Kick Andy.com

 

 
Jumat, 11 Oktober 2013 21:30 WIBKISAH PARA PENGEMBARA

KISAH PARA PENGEMBARA

Kami pernah membaca sebuah buku yang menganjurkan agar kita berkunjung ke daerah-daerah yang belum pernah kita datangi, sebelum kita mati.
Tidak semua orang beruntung bisa berkunjung ke berbagai tempat. Bisa karena tidak punya uang, bisa karena tidak punya waktu atau bisa juga karena tidak punya keberanian. Karena itu, kisah para narasumber Kick Andy kali ini menarik untuk disimak.

Kecintaannya terhadap Vespa mendorong seorang Hendra Jaya melakuka  perjalanan keliling Indonesia. Dengan Vespa warisan orangtuanya pria asal Bengkulu 45 tahun ini melakukan perjalanan sejak 2008 lalu. Hingga saat ini motor vespa yang penuh dengan cendera mata itu sudah menempuh jarak 90 ribu kilometer dan mengnjungi 33 provinsi, 374 kabupaten dan 7 ribu desa di Indonesia.
Perjalanan Hendra tidak hanya sekadar jalan-jalan saja, menurut pengakuannya juga dilakukan dalam misi sosial. ”Selama dalam perjalanan saya juga  menanam pohon, donor darah. Dan, yang terpenting semakin meningkatkan  kecintaan saya terhadap daerah-daerah terpencil di Indonesia,”ujarnya berapi-api.

Lain lagi dengan kisah Ariyanti Handayani atau biasa disapa Ary Amhir. Untuk melupakan kepedihan hatinya pasca operasi, wanita asal Pulau Bali ini melakukan perjalanan keliling Pulau Sumatera. Wanita yang mempunyai 30 jahitan di sekujur tubuhnya akibat operasi kanker kulit itu menyusuri daerah-daerah di Sumatera selama 30 hari. ”Saya menyusuri daerah Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara hingga Lampung. Untuk tidur  kadang  saya menginap di rumah penduduk,” kata Ary yang mengaku gagal menyelesaikan studi S2 gara-gara terserang penyakit kanker kulit. Selama melakukan perjalanan Ary mempelajari budaya dan adat istiadat masyarakat yang ia kunjungi. Hasil perjalanannya itu ia curahkan dalam sebuah buku yang berjudul  30 Hari Keliling Sumatera.

Minimnya biaya dan tidak takut mendapat kesulitan di perjalanan adalah kisah yang dilakukan Wahyudi Panggabean. Bersama teman-temannya yang tergabung dalam Komunitas Bali Backpecker, mereka  melakukan perjalanan keliling Indonesia. Yang unik adalah selama dalam perjalanan, mereka mengumpulkan alat-alat musik khas daerah setempat. Bahkan mereka juga mempelajari alat musik itu sampai bisa memainkannya. Alat musik gamelan dari Jawa Tengah, hingga gitar dari Sulawesi mereka koleksi dan mereka mainkan. ”Kami tidak hanya memainkan saja, bagi masyarakat yang berminat belajar alat-alat musik ini bisa belajar di sanggar kami,” ujar Wahyudi.

Tentu masih banyak pengalaman dan cerita menarik dari para pengembara ini, dan bila Anda tertarik, kami sarankan menyimak Kick Andy episode kali ini hingga selesai.


Kick Andy: Home • The Show • Special • Andy's Corner • Foundation • Recommended Book • Andy's Friend • Andy's Team • About

Tag: Kliping Media, Kick Andy