JIL Edisi Indonesia
Mengenang Jasa Watt dan Geertz
Oleh Muhamad Ali
Dalam satu minggu terakhir, ada dua profesor ternama yang meninggal dunia, yaitu Prof. William Montgomery Watt, Islamolog asal Skotlandia, dan Prof. Clifford Geertz, antropolog Amerika yang di akhir hayatnya mengabdi di Universitas Princeton. Bagi mahasiswa dan sarjana bidang studi ilmu sosial, keduanya bukanlah nama asing. Saya menulis catatan kecil ini sebagai ungkapan terima kasih kepada keduanya.
Saiful Mujani: Aspirasi Parokial Khianati Demokrasi
Desentralisasi merupakan bagian dari usaha pematangan proses berdemokrasi. Namun desentralisasi yang liar juga dapat memicu munculnya aspirasi-aspirasi parokialistik dan mengkhianati prinsip-prinsip demokrasi. Apa bentuk aspirasi-aspirasi parokialistik itu? Berikut perbicangan Hamid Basyaib dari Jaringan Islam Liberal (JIL) dengan Saiful Mujani, Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI), Kamis (2/11) lalu.
Lebaran untuk Semua
Oleh Martin Lukito Sinaga
Dalam Kristen: struktur pengalaman antropologisnya ialah kejatuhan, “negatifitas”, yang diberi nama “dosa asal Adam”. Sehingga untuk mengatasi itu semua, perlu Adam yang Baru, yang dipercaya nyata dalam inkarnasi dan diri Kristus.
KH Husein Muhammad Islam Masa Lampau Itu Membebaskan
Ketika orang mengatakan bahwa dia lebih tinggi daripada orang lain, sebetulnya ia telah melangkahi aspek tauhid yang benar. Karena itu, saya kira kita memerlukan penerjemahan yang baru atas aspek akidah.
Keberanian dan Kebebasan Beragama
Oleh M. Guntur Romli
Pada periode Madinah, kita sering disuguhi dengan kisah peperangan Rasulullah, namun bukan berarti, peperangan adalah penaklukan akidah. Saya ingin mengutip beberapa riwayat yang dirilis oleh Ibn Jarir al-Thabari dalam tafsirnya mengenai ayat la ikraha fi al-din.
Tadarus Ramadan JIL 1427 -III- Menjumpai Tuhan Lewat Perempuan
Oleh Anick H.T.
Dua kualitas yang saling melengkapi (aktif dan reseptif) yang menyatu dalam perempuan (feminin) inilah yang memungkinkan jiwa ini menjadi tempat yang paling sempurna sebagai tajalli Tuhan. Inilah yang disebut sebagai esensi dari imajinasi kreatif.
Nabi Perempuan
Oleh Abd Moqsith Ghazali
Namun, setelah saya cek ke sejumlah kitab, ternyata status kenabian tak hanya dimonopoli kaum laki-laki. Ada juga nabi dari kalangan perempuan. Misalnya Ibnu Katsir dalam al-Bidayah wa al-Nihayah (Juz II, hlm. 59) mengutip satu pendapat yang menyatakan bahwa tak tertutup pintu bagi hadirnya nabi perempuan.
Achmad Chodjim: Kita Selalu Butuh Tafsir yang Sesuai Zaman
Katakanlah kita melihat ada ayat, ”Bunuhlah dan perangilah orang-orang kafir itu!” Ayat ini kalau mau kita angkat bukan untuk mencari sosok si kafir, tapi bagaimana kita harus bisa membunuh sifat ketertutupan manusia di dalam hidup yang semakin maju ini.
Perempuan dan Kue Donat
Oleh Nong Darol Mahmada
Di antara percikan petuahnya itu, ia menganjurkan perempuan-perempuan muslimah memakai jilbab. Dengan penuh percaya diri, dia mengumpamakan, bahkan menyamakan perempuan berjilbab seperti kue donat yang dibungkus plastik rapat-rapat. Menurutnya, donat yang dibungkus plastik itu lebih sehat, terjaga, tidak dicolak-colek tangan-tangan yang hanya iseng tapi tak mau beli.
Hamparan Makrifah dalam al-Futuhat al-Makkiyyah
Oleh Novriantoni
Pada sesi kedua Tadarus Ramadan tentang pemikiran Ibn Arabi, Jaringan Islam Liberal (JIL) menelaah kitab terbesar Ibn Arabi, al-Futuhat al-Makkiyyah (Inspirasi-Inspirasi dari Mekah). Tadarus Selasa lalu itu (3/10), menghadirkan KH Said Agil Siraj (Ketua PBNU), Syafiq Hasyim (Deputi Direktur International Center for Islam and Pluralism) dan Zainul Ma’arif (alumnus Universitas al-Azhar yang menjadi peneliti di Puan Amal Hayati). Diskusi dipandu Novriantoni dari JIL. Berikut reportasenya.