Cara Cepat Mendapatkan Nomor Seri SP2D yang Habis

Sumber: Website Kanwil XIII Ditjen Perbendaharaan Semarang
Penulis Asli: Danar Widanarko (kontributor website)

Banyak petugas/operator/supervisor komputer di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) yang kebingungan, ketika menghadapi bahwa nomor seri SP2D yang ada tersisa kurang dari kebutuhan dari satu minggu. Maka mereka biasanya cepat-cepat membuat surat permintaan Nomor Seri SP2D yang Baru kepada Direktur Informasi dan Akuntansi di Jakarta. Surat mereka konsep lalu dinet dari meja ke meja pimpinan lalu  surat itu diposkan dengan kilat khusus. Maka surat itu dibawa ke kantor pos dan terus berjalan melalui proses- proses selanjutnya sampai ke meja tujuan untuk ditindak lanjuti pemberian nomor seri SP2D kita

Sebenarnya ada cara cepat untuk segera mendapatkan nomor seri SP2D yang baru yaitu  apabila Nomor Seri SP2D sudah mendekati nomor terakhir, anda dapat segera menghubungi Kasubdit Pengembangan Sistem Akuntansi dan Pembinaan Profesi, Direktorat Informasi dan Akuntansi Direktorat Jenderal Perbendaharaan dengan nomor telepon 021-3459620. Namun apabila  melalui telepon tidak berhasil anda dapat mengirimkan  faksimili 021-3459620 untuk mendapatkan Alokasi Nomor yang baru.

Yang dilakukan oleh Kasubdit Pengembangan Sistem Akuntansi dan Pembinaan Profesi di atas adalah kinerja yang berbasis pada hasil kerja. Kita dapat mengembangkan cara kerja tersebut  di lingkungan tugas kita masing-masing. Contoh aktual yang masih dijumpai di beberapa KPPN adalah adanya kesalahan ADK pada Seksi Perbendaharaan dan atau  pada Server Supervisor yang ditemukan oleh petugas posting pada Seksi Vera. Karena kesalahan tersebut kemudian Seksi Vera membuat surat/nota dinas ke Seksi Perbendaharaan untuk memperbaiki ADK-nya. Seksi Perbendaharaan memperbaiki ADK dan menjawab nota Seksi Vera, menjelaskan telah diperbaiki ADK-nya dan sebagainya. Mengapa harus begitu, bertele-tele. Akan lebih berhasil guna bila petugas posting Seksi Vera datang menunjukkan kesalahan ke Seksi Perbendaharaan dan atau  Server Supervisor lalu diperbaiki. Selesai.

Nah gampang kan, kalau ada cara cepat mengapa harus dipersulit.

Bagikan artikel ini:
Share