JIL Edisi Indonesia

Dr. Haidar Bagir Akal adalah Rasul dalam Diri Manusia

Dalam situasi di mana kalangan Islam banyak didominasi kecenderungan tekstual dalam beragama, adalah penting untuk menengok kembali tradisi filsafat Islam yang menekankan penalaran independen dalam mendekati teks agama. Menurut Haidar Baqir, filosof Islam dari Bandung mengatakan bahwa filsafat Islam nicaya memberikan kontribusi penting bagi tumbuhnya sikap terbuka.

30/12/2001 | Wawancara | Komentar (9) #

Dr. Andi Mallarangeng Konflik Poso pasca Deklarasi Malino

Ada beberapa pelajaran atau assuming. Punya potensi untuk berhasil tentu saja dengan implementasi dan follow up yang benar misalnya dengan konpensasi dan rehabilitasi tidak dilakukan korupsi dengan peace keeping forces dapat dilakukan dengan baik dan segala macam yang pertama pada tingkat masyarakat bahwa sebenarnya masing-masing masyarakat sudah capek berkelahi, kita dan karena itu masyarakat setiap saat perlu membangun jembatan-jembatan yang masing-masing untuk tetapi berkomunikasi dan berdialog.

27/12/2001 | Wawancara | Komentar (0) #

Franz Magnis-Suseno: Sebagian Besar Agama Menerima Pluralisme

Pluralisme agama adalah sebuah kenyataan sejarah yang ditarik berdasarkan situasi nyata manusia di muka bumi ini. Agama sudah betul-betul menyadari bahwa ada beragam agama di muka bumi ini. Meskipun ada pergeseran atau perpindahan agama, tetapi skalanya sangat kecil terutama pada agama-agama besar. Terhadap kenyataan ini, agama harus mengambil sikap, dalam mengambil sikap itu muncul fakta yang menarik bahwa sebetulnya kebanyakan agama sudah mengakui pluralisme, barangkali tidak dalam praktik, tapi masih dalam ajaran normatif.

23/12/2001 | Wawancara | Komentar (0) #

Non-muslim Indonesia Bukan Zimmi

Oleh Hamka Haq

Karena itu, sebahagian ketentuan fikih klasik mengenai kaum zimmi (kaum yang ditaklukkan) tentu saja tidak berlaku untuk non-muslim di Indonesia, sebab berdasarkan semangat Piagam Madinah di zaman Nabi, non-muslim yang sama kedudukannya dengan kaum muslimin dalam suatu ikatan konstitusi, diakui eksistensinya sebagai umat, dan tidak diistilahkan sebagai zimmi. Karena bukan zimmi, maka jelas; tidak berlaku jizyah.

23/12/2001 | Kolom | Komentar (0) #

Abdul Munir Mulkhan: Beragamalah Untuk Manusia, Bukan Untuk Tuhan

Selama ini terkesan kalau agama itu untuk Tuhan. Ritus-ritus itu untuk Tuhan, memuja Tuhan. Dan itu kemudian gampang dimanipulasi oleh manusia; “ini untuk Tuhan”. Lalu kemudian manusia boleh tidak ngurus sesamanya. Padahal Tuhan dimanipulasi untuk kepentingannya sendiri. Jadi sesungguhnya harus dijernihkan bahwa semua agama itu kalau kita baca dengan jernih itu diturunkan Tuhan bukan untuk ngurusin Tuhan, tapi untuk ngurusin manusia ini.

16/12/2001 | Wawancara | Komentar (1) #

Renungan Iedul Fitri 1422 H Memikirkan Kembali Sikap Keberagaman Kita

Oleh Luthfi Assyaukanie

Hari raya ini adalah momentum yang tepat bagi kita semua untuk memposisikan diri kita masing-masing, apakah kita seorang muslim yang dewasa, yang matang, yang tidak terpengaruh oleh isu-isu politik murahan. Marilah kita jadikan hari raya ini sebagai tonggak kehidupan kita di masa depan yang lebih jujur, adil, dan terhormat.

15/12/2001 | Kolom | Komentar (1) #

Takfir dan Hak Berbeda Pendapat Menimbang Kasus Nashr Hamid Abu Zaid

Oleh Yusuf Rahman

Dalam salah satu karyanya yang cukup terkenal Tahafut al-Falasifa (Kerancuan para Filusuf), Abu Hamid al-Gazali (w. 1111) memberikan cap kafir kepada para filusuf Muslim karena beberapa pandangan mereka yang dianggap bertentangan dengan ajaran-ajaran Islam. Sebagai konsekwensi dari pengkafiran ini, banyak orang berpendapat bahwa perkembangan filsafat Islam menjadi mandeg.

13/12/2001 | Kolom | Komentar (2) #

Islam Sebagai Agama Hibrida

Oleh Nurcholish Madjid

Yang murni Arab tidak ada. Di dalam Alquran banyak sekali bahasa-bahasa lain. Menurut seorang ulama Arab yang hidup 1100 lalu, dalam bukunya Al-Mu’arrab, banyak sekali istilah-istilah yang sangat sentral dalam Islam yang berasal dari bahasa lain. Misalnya shirath; al-shirath al-mustaqim, jalan yang lurus. Shirath ternyata dari Bahasa Latin “strada”. Juga al-qisth (keadilan). Qisth ternyata berasal dari bahasa Yunani, yang setelah diadopsi ke dalam bahasa Inggris menjadi just, sebab perubahan dari Q ke G atau J itu biasa. Maka qisth itu adalah just dalam Bahasa Inggris. Qisthash itu adalah justice. Jadi jangan dikira bahwa bahasa Arab dalam Alquran itu semuanya Arab murni.

11/12/2001 | Kolom | Komentar (0) #

Lailatul Qadar

Oleh Burhanuddin

Tiada malam yang mendapat sebutan indah dari Tuhan kecuali lailatul qadar, malam yang kebaikannya melebihi seribu bulan (Qs. 97: 1-5). Rasul juga mencatat keutamaan malam yang ditahbiskan langsung dalam al-Quran itu. Bagaimana memastikan waktunya? “Carilah dia (lailatul qadar)”, demikian Nabi pernah bersabda, “di sepuluh terakhir di bulan Ramadhan pada hitungan ganjil”. (HR. Bukhari Muslim). Pada suatu riwayat, dikatakan bahwa lailatul qadar jatuh pada malam ke 27 Ramadhan. Tapi, pada umumnya, para ulama berselisih pendapat tentang hari H lailatul qadar.

09/12/2001 | Kolom | Komentar (0) #

Masdar Farid Mas’udi: Zakat Bukan Money Laundering

Islam menawarkan konsep pajak sebagai zakat, bukan sebagai upeti maupun jizyah. Islam mengamanatkan pentingnya pajak yang diberikan untuk rakyat kecil. Pada masa pajak diartikan sebagai upeti, yang menikmati uang negara adalah penguasanya. Pada masa pajak diartikan jizyah, yang menikmati uang negara adalah penguasa dan pengusahanya.

09/12/2001 | Wawancara | Komentar (5) #
Halaman: 102 dari 108 « First  <  100 101 102 103 104 >  Last »

comments powered by Disqus


Arsip Jaringan Islam Liberal ini dipersembahkan oleh Ahmad Abdul Haq