JIL Edisi Indonesia

Sirah Nabi: Tanpa Penistaan, Sonder Idealisasi

Oleh Novriantoni

Lewat buku ini, kita tanpa sadar sedang diantar Watt mengarungi situasi zaman Nabi dengan segenap persoalannya. Kita diajak menyelami kepribadian Nabi; watak dan perawakannya, kegundahan dan pengendaliannya, diplomasi dan kebijakannya, kedudukan dan kepemimpinannya. Sangat manusiawi; tanpa mengurangi keagungannya sebagai Rasul dan teladan umat manusia.

03/05/2007 | Buku | Komentar (0) #

Arab Saudi dan Islam Moderat

Oleh Ihsan Ali-Fauzi

Karena watak Wahhabisme itu, banyak orang skeptis dengan niat pemerintah Arab Saudi mengembangkan Islam moderat (terutama) di Indonesia.  Bukankah inti moderasi adalah kesiapan untuk memahami dan menerima yang lain, yang bertentangan dengan semangat utama Wahhabisme?

30/04/2007 | Kolom | Komentar (10) #

Pembaruan Islam dan Mitos Pembaratan

Oleh Pradana Boy ZTF

Mengikuti teori Ibnu Khaldun, sebuah peradaban pasti akan mengalami masa-masa pertumbuhan, konsolidasi, keemasan, pembusukan dan kemudian keruntuhan. Jika suatu saat Barat tidak lagi menjadi kiblat bagi tradisi akademik universal, dan digantikan oleh peradaban baru, maka Islam semestinya melihat peluang ini.

23/04/2007 | Kolom | Komentar (0) #

Kontekstualitas Islam Liberal

Oleh Saidiman

Dengan penjelasan teologis yang baik, aktivis JIL berjuang untuk menghilangkan penafsiran berperspektif kekerasan dalam beragama. Sulit dibayangkan bagaimana sebuah negara bisa mencapai kemakmuran di tengah ancaman terhadap kebebasan warga negara untuk berpendapat, berserikat, berusaha dan beragama. Sulit dibayangkan bagaimana produktifitas dan kreatifitas bisa muncul dari masyarakat yang terkungkung dalam belenggu teologis yang anti-rasio.

23/04/2007 | Kliping | Komentar (2) #

Dari Kartini Sampai Feminis Islam: Menyambut Hari Kartini 21 April 2007

Oleh Abd Moqsith Ghazali

Yang tak kalah spektakuler adalah gerakan sekelompok feminis Muslim yang merumuskan Counter Legal Draft (CLD) terhadap Kompilasi Hukum Islam (KHI) hasil produk Inpres No.1 tahun 1991. Bagi mereka, KHI masih mengidap cara pandang dan filosofi patriakrhi. Karena itu, perlu revisi agar selaras dengan semangat Islam yang menuntut keadilan dan kesetaraan.

16/04/2007 | Kolom | Komentar (0) #

Peraturan Daerah Syariat dan Perempuan

Oleh Nong Darol Mahmada

Di tengah trend peraturan daerah (perda) syariat saat ini yang terjadi di pelbagai daerah, tema perempuan kaitannya dengan syariat Islam seakan tak bisa dipisahkan. Berbicara tentang syariat Islam maka sebenarnya berbicara tentang pengaturan perempuan. Coba kita perhatikan, tak ada satu pun aturan dalam perda-perda tersebut yang tak mengatur tentang perempuan: bagaimana perempuan berpakaian, bersikap dan berperan.

09/04/2007 | Kolom | Komentar (4) #

Modernisasi Perkukuh Sekularisasi

Oleh Novriantoni

Panggabean juga mengingatkan bahwa pengalaman Pakistan dan Sudan justru menunjukkan potensi dan kecenderungan disintegrasi yang salah satu akarnya berasal dari kontroversi penerapan syariah. Karena itu, peran negara dalam menjamin kemajemukan multukultural dan toleransi sangat diperlukan.

08/04/2007 | Diskusi | Komentar (2) #

Sekularisme: Prestasi Besar Peradaban Manusia

Oleh Umdah El-Baroroh

Selama tiga hari, 22-34 Maret lalu, Jaringan Islam Liberal (JIL) merayakan ulang tahunnya yang keenam di Komunitas Utan Kayu, Jakarta. Ada dua agenda yang digelar, yaitu pemutaran film-film bertema kebebasan dan diskusi soal sekularisme. Berikut reportase diskusi hari pertama, tentang Konsepsi dan Teori Sekularisme.

02/04/2007 | Diskusi | Komentar (3) #

Benturan Antar-Islam

Oleh M. Guntur Romli

Pada hemat saya, ranah inilah yang semenstinya menjadi fokus perhatian umat Islam, yaitu munculnya fenomena “benturan antar Islam”, bukan seperti yang dilangsir oleh Samuel P. Huntington, “benturan antarperadaban”. Pun tesis Huntington ini acap kali disimpulkan secara gegabah: benturan antara Islam dan Barat. Tesis ini dengan mudah dijadikan sebagai dalih untuk membenarkan bahwa konflik yang secara lahiriah terjadi dalam umat Islam, namun merupakan konspirasi Barat.

30/03/2007 | Kliping | Komentar (6) #

Keniscayaan Liberalisme Beragama

Oleh Sarasdewi Dhamantra

Kita dapat katakan, liberalisme dalam beragama adalah “anti-virus” terhadap upaya pengeroposan peradaban yang dilakukan oleh kaum fundamentalis. Kaum liberal memang seharusnya ada dan melakukan alterasi secara terus-menerus dalam sistem keagamaan, karena tampaknya, kaum fundamentalis akan semakin mewabah. Liberalisme beragama dalam hal ini muncul sebagai konsekuensi logis dari maraknya kaum fundamentalis.

26/03/2007 | Kolom | Komentar (4) #
Halaman: 14 dari 109 « First  <  12 13 14 15 16 >  Last »

comments powered by Disqus


Arsip Jaringan Islam Liberal ini dipersembahkan oleh Ahmad Abdul Haq