JIL Edisi Indonesia

Adakah Seni Rupa dalam Islam?

Oleh M. Guntur Romli

DI BALIK kontroversi yang marak di seluruh dunia baru-baru ini karena karikatur Nabi Muhammad yang termuat di koran Denmark, Jyllands-Posten, sesungguhnya terdapat perihal yang lebih mendasar, yakni perupaan sosok yang disucikan oleh Islam. Bagaimana sesungguhnya Islam melihat seni, khususnya seni rupa?

14/08/2006 | Kliping | Komentar (11) #

Desa Muslim

Oleh Anick H.T.

12 desa di Kabupaten Bulukumba, Makassar, dipilih untuk menjadi proyek percontohan Desa Muslim. Desa ini akan menjadi tolok ukur keberhasilan Kabupaten Bulukumba sebagai salah satu pelopor lahirnya perda-perda sejenis yang kini ditiru banyak wilayah lain. Desa ini menjadi wilayah khusus implementasi penuh Perda Syariah yang sudah diputuskan pemberlakuannya di Kebupaten Bulukumba.

14/08/2006 | Editorial | Komentar (65) #

“Agama Baru” dan Kebebasan Beragama

Oleh Pradana Boy ZTF

Di Indonesia, meski dinamika ”agama baru” menunjukkan gejala meningkat, perkembangan wacana tentang ”agama baru” tampaknya belum begitu pesat. Sementara kajian-kajian akademis tentang agama baru belum mendapat tempat, di tingkat masyarakat dan negara, gejala itu justru dianggap persoalan yang tidak kalah problematiknya.

14/08/2006 | Kolom | Komentar (4) #

Syafiq Hasyim: Munas Kembalikan NU ke Khittahnya

Beberapa butir sikap NU dalam Musyawarah Nasional Alim Ulama akhir bulan lalu menuai kontroversi sekaligus apresiasi. Yang paling ramai dibincangkan adalah soal infotainment dan sikap NU terhadap perda-perda bernuansa syariat. Bagaimana sikap NU tersebut di mata sebagian anak muda NU? Berikut perbincangan Jaringan Islam Liberal (JIL) dengan Syafiq Hasyim, dari International Center for Islam and Pluralism (ICIP), Kamis, 3/8, lalu.

14/08/2006 | Wawancara | Komentar (2) #

Manifesto OKI

Oleh Novriantoni

Saya berandai-andai, skenario seperti ini akan terjadi. Semua negara berpenduduk mayoritas muslim kompak berkumpul di sebuah pertemuan semacam Organisasi Konferensi Islam (OKI) guna membahas langkah-langkah yang perlu ditempuh guna menanggapi kebiadaban Israel saat ini.

07/08/2006 | Editorial | Komentar (13) #

Tekstualisme, Islamisme, dan Kekerasan Agama

Oleh Jajang Jahroni

Memang tidak semua bentuk dan jenis kekerasan keagamaan dapat dinisbatkan pada pemahaman agama yang tekstual dan Islamisme. Masih ada variabel lain yang turut menyumbang terjadinya perilaku kekerasan agama. Namun dibanding variabel lainnnya, kedua variabel ini paling signifikan dalam mendorong timbulnya perilaku kekerasan agama. Di samping mendorong perilaku kekerasan agama, tekstualisme dan Islamisme juga berkorelasi positif dengan perilaku kekerasan umum dan kekerasan negara.

07/08/2006 | Kolom | Komentar (6) #

Ari A. Perdana: Kesalehan Ritual Tidak Menunjang Pertumbuhan

Doktrin-doktrin normatif agama dapat menghambat atau menunjang pertumbuhan ekonomi. Peranan institusi-institusi keagamaan dalam menyikapi sistem perekonomian juga sangat penting bagi perkembangan ekonomi. Bagaimana Ari A. Perdana, peneliti Center for Strategic and International Studies (CSIS)

07/08/2006 | Wawancara | Komentar (5) #

Diskusi di Malang Akulturasi Budaya: Jalan Pembentukan Hukum Islam

Oleh AN. Muhith Elfath

Sejak zaman Rasulullah, ijtihad telah dilakukan oleh para sahabat. Sebagai contoh adalah kasus dari sahabat Muadz bin Jabal ketika hendak diutus Nabi ke Yaman. Begitu juga sahabat Umar yang tidak melaksanakan hukum potong tangan sebagai sanksi pencurian meskipun dalam Alquran sudah jelas ayatnya.

02/08/2006 | Diskusi | Komentar (3) #

Perang Tanpa Pemenang

Oleh M. Guntur Romli

Menghadapi situasi terjepit ini, hanya rakyat sipil dan pemerintah Lebanon yang butuh sokongan. Kelompok Hezbollah tidak perlu dibela ataupun aksi Israel ini hanya untuk dimaklumi. Peran Amerika tidak bisa dinafikan untuk menekan pemerintah Israel agar menghentikan serangan. Segala bentuk dalih dukungan pada Israel—misalnya dengan mengatakan bahwa Israel hanya membela diri—akan semakin mendorong Israel untuk terus melakukan serangan.

01/08/2006 | Kliping | Komentar (6) #

Bush, Israel, dan Hezbollah

Oleh Ulil Abshar-Abdalla

Saya sesak napas mendengar argumen Presiden Bush bahwa Israel punya hak untuk mempertahankan diri dari serangan Hezbollah. Ada beberapa catatan kritis untuk pernyataan Presiden Bush ini.

31/07/2006 | Editorial | Komentar (56) #
Halaman: 21 dari 109 « First  <  19 20 21 22 23 >  Last »

comments powered by Disqus


Arsip Jaringan Islam Liberal ini dipersembahkan oleh Ahmad Abdul Haq