A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | R | S | T | U | V | W | Y | Z

YUDHISTIRA ARDI NOEGRAHA MOELYANA (ANM) MASSARDI




Nama :
YUDHISTIRA ARDI NOEGRAHA MOELYANA (ANM) MASSARDI

Lahir :
Karanganyar, Subang, Jawa Barat, 28 Februari 1954

Agama :
Islam

Pendidikan :
-SD Negeri I, Subang (1966)
-Taman Dewasa, Yogyakarta (1969)
-SMA Kristen Budyawacana, Yogyakarta (1972)
-Jurusan Sinematografi Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta (LPKJ) (tidak selesai, 1972)


Karir :
-Pengarang
-penulis lirik-lirik lagu Franky & Jane. Karya-karyanya yang sudah dibukukan antara lain:- Arjuna Mencari Cinta, novel Cypress, 1977
-Arjuna Mencari Cinta Part II, novel Cypress, 1980
-Penjarakan Aku dalam Hatimu, kumpulan cerpen, Gaya Favorit Press, 1979
-Rudi Jalak Gugat, kumpulan sajak, Indira, 1982
-Sajak Sikat Gigi, kumpulan sajak, Pustaka Jaya, 1983
-Arjuna Wiwahahaha.t.t.t!, novel Garuda Metropolitan Pers, 1984


Kegiatan Lain :
-Wakil Pemimpin Redaksi majalah Lelaki (1976- 1978)
-Wartawan majalah Tempo (1979-1981)


Alamat Rumah :
Jalan Leo II No. 84, Kompleks Depnaker, Jakasetia, Bekasi, Jawa Barat

 

YUDHISTIRA ARDI NOEGRAHA MOELYANA (ANM) MASSARDI


Yudhis mengaku sudah bosan hidup dalam kemiskinan. "Terlalu lama saya hidup kurang makan," katanya. Sewaktu masih kanak- kanak, untuk menyambung hidup ia pernah berjualan koran, menjajakan rokok, bahkan menjadi jongos. Lelaki semampai ini -- tinggi 170, berat 65 kg -- anak nomor enam dari sebelas bersaudara. Ayahnya, Massardi, terakhir mengusahakan bengkel sepeda, meninggal ketika Yudhis masih di kelas VI SD.

Setelah menghabiskan masa SD-nya di Subang, ia bersama saudara-saudaranya hijrah ke Yogya. Di Kota Gudeg itu, pada 1969, untuk memperoleh uang bantuan kakaknya sejumlah Rp 150 setiap minggu ia harus pergi ke Wates, menempuh jarak 30 kilometer.

Seperti hendak menebus masa lalunya, cara Yudhis berpakaian pada 1980-an bak anak muda kelas menengah metropolitan umumnya. Ia, seperti diakuinya sendiri, hanya cocok mengenakan celana jin bermerk Levis. Sepatu yang dirasakannya enak merknya Bally -- masuk deretan teratas dalam harga. "Pernah saya memakai Bata, tetapi kena hujan kok luntur," katanya. Dan ia terkekeh.

Yudhis bisa begitu karena ia, sebagai penulis, sangat produktif. Antara 1977 dan 1984, ia menulis 12 judul buku. Yang paling terkenal, dan sudah difilmkan, adalah novel Arjuna Mencari Cinta (Cypress, 1977). Buku yang lain: Arjuna Mencari Cinta Part II (1980), Penjarakan Aku dalam Hatimu (kumpulan cerpen, 1979), Rudi Jalak Gugat (kumpulan sajak, 1982). Ia rajin pula menulis di berbagai media massa, dalam bentuk cerpen, esei, kritik, dan sajak.

Sempat menjadi wakil pemimpin redaksi majalah Le Laki (1976- 1978), ia kemudian wartawan majalah TEMPO (1979-1981). Ia keluar dari TEMPO karena tidak mau terlibat kerutinan kerja.

Saudara kembarnya, Noorca Marendra Massardi, juga seorang penulis. Orang sering sulit membedakan keduanya. "Tunggulah saat saya tertawa, baru tahu bedanya," kata Yudhis. Giginya ada yang patah akibat jatuh dari sepeda waktu kecil. Ini yang membedakannya dengan Noorca.

Dalam berkarya, "Saya didorong keinginan untuk ngeledek," katanya. Ia memilih sastra ndangdut. "Tidak pro ini atau itu. Apa yang mau diungkapkan, ditulis saja. Itulah sastra ndangdut," katanya.

Ia menikahi Aprisca Hendriany yang telah memberinya seorang putra.

Copyright PDAT 2004

comments powered by Disqus

 


YAHYA A. MUHAIMIN | YAP THIAM HIEN | YAPTO SULISTIO SURYOSUMARNO | YASIR HADIBROTO | YOGA SOEGOMO | YOHANES RIBERU | YUDHISTIRA ARDI NOEGRAHA MOELYANA (ANM) MASSARDI | YUNUS EFFENDY HABIBIE | YUSTEDJO TARIK | YUSTINUS KARDINAL DARMOJOEWONO | YUSUF BILYARTA MANGUNWIJAYA | YUWONO KOLOPAKING | YUYUN Wirasasmita | Yudi Utomo Imardjoko


Arsip Apa dan Siapa Tempo ini dipersembahkan oleh Ahmad Abdul Haq