A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | R | S | T | U | V | W | Y | Z

FRITS AUGUST KAKIAILATU




Nama :
FRITS AUGUST KAKIAILATU

Lahir :
Magelang, 17 Juli 1936

Agama :
Protestan

Pendidikan :
-SD, Bandung (1951)
-SMP Kristen, Bandung (1954)
-SMA Kristen, Bandung (1957)
-FK UI, Jakarta (1963)
-Latihan Kemiliteran I, Surabaya (1964)
-Sekolah Para Komando TNI AL, Surabaya (1966)
-Ilmu Bedah RSCM UI (1972)
-Afdeling Urologie, Academisch Ziekenhuis, Universitas Negeri Leiden, Belanda (1975)


Karir :
-Anggota/dokter Komando Perawatan Kapal Cepat TNI-AL (1963)
-Batalyon Korps Marinir TNI-AL (1964-1967)
-Staf Kesehatan Markas Besar Korps Marinir TNI-AL (1967)
-Bagian I Bedah RSCM FK UI (1967-1972)
-Rumkital dr. Mintoharjo (1977-sekarang)
-Anggota Tim Dokter Ahli Presiden RI (1983-sekarang)


Kegiatan Lain :
-Sekretaris/Anggota/Badan Penilai Etika Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI) (1978-1985)
-Ketua Seksi Indonesia Societe Internationale D'Urologie (1979)
-Anggota International College of Surgeons


Alamat Rumah :
Jalan Farmasi 3, Jakarta Pusat 10210 Telp: 583331

Alamat Kantor :
Rumkital dr. Mintoharjo, Jalan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat Telp: 581033

 

FRITS AUGUST KAKIAILATU


Seorang pasien warga negara asing pernah berang padanya. Pasalnya, ketika perdarahan terjadi pada si pasien karena operasi, Frits memberikan albumin atas petunjuk ahli biusnya. Padahal, pasien itu sebelumnya sudah berpesan agar tidak diberi infus darah dari orang lain. Pasiennya itu pemeluk agama Kristen sekte Yehova, yang melarang umatnya menerima donor darah dari lain orang.

Keadaan kritis mengharuskan Frits mengambil tindakan tersebut. Apalagi, menurut ahli bius yang mendampinginya, albumin adalah darah sintetis. Akan tetapi, setelah sembuh, pasien ini kemudian mengetahui bahwa albumin yang berupa cairan berwarna kuning keputihan adalah protein dari darah. Kontan ia mengirim surat protes pada Frits. Dan setelah tahu masalahnya, Frits minta maaf.

Diketahui kemudian bahwa di Amerika, pasien seperti itu biasanya diambil dahulu darahnya sebelum operasi. Ini hanya untuk akal-akalan. "Para ahli di Amerika tetap memberikan darah orang lain, pasiennya dikelabui," tutur dokter berpangkat kolonel ini.Keinginannya menjadi dokter didorong peristiwa yang menyayat hatinya. Ketika ia remaja -- usia 14 tahun -- ayahnya sakit keras. Dokter yang dipanggil tidak ada yang mau datang ke rumahnya. Sang ayah pun meninggal. Ada semacam "dendam" di hatinya. Lalu ia bertekad menjadi dokter. Ia diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, kala itu. Sumbangan dari kakak dan tabungan ibunya digunakan untuk biaya kuliah. Ditingkat III ia mendapat beasiswa dari TNI-AL.

Sebagai ahli urologi, Frits mengaku lebih tertarik pada masalah impotensi, lemah syahwat. Dijelaskannya bahwa penyebab lemah syahwat ada tiga: faktor saraf, faktor vaskuler, dan faktor psikis. Jika dari ketiga penyebab itu tidak dapat diatasi, Frits memberikan jalan keluar dengan operasi penanaman Unflatable Penile Prosthesis. Sebuah alat yang ditanam di sekitar penis, dan dapat dipompa untuk menegangkannya. Biaya operasi ini sekitar US$ 2.500. "Sudah dua puluh lima pasien yang memakai alat ini," ujar Frits. Lima di antaranya penderita lumpuh.

Ayah tiga anak ini beristrikan Toeti Soewarti, wartawan senior TEMPO. Dalam kesibukannya, Frits tetap mengikuti kemajuan dalam penanggulangan kelainan seks pada kaum pria. Itu sebabnya ia aktif mengikuti simposium yang diadakan oleh Mayo Clinic, Amerika Serikat, yaitu klinik yang melaksanakan konsultasi di bidang seks.

Selain bermain tenis, renang, dan jogging, Frits gemar berkebun.

Copyright PDAT 2004

comments powered by Disqus

 


FAHMI IDRIS | FARID ANFASA MOELOEK | FARIDA FEISOL | FEISAL TANJUNG | FERMANTO SOEJATMAN | FERRY SONNEVILLE (FERDINAND ALEXANDER) | FIKRI JUFRI | FRANCISCUS XAVERIUS HADISUMARTO | FRANCISCUS XAVERIUS SEDA | FRANS DANUWINATA | FRANZ MAGNIS-SUSENO | FREDERIK HENDRIK AGUSTINUS HEHUWAT | FRIDOLIN UKUR | FRITS AUGUST KAKIAILATU | F.X. ARIF Adimoelja | F.X. SUSILO MURTI | F. Widayanto | Faisal H. Basri | Faruk H.T. | Fatchur Rochman


Arsip Apa dan Siapa Tempo ini dipersembahkan oleh Ahmad Abdul Haq