
Nama : Tantowi Yahya
Lahir : Palembang, 29 Oktober 1960
Agama : Islam
Pendidikan : Akademi
Karir : - Pembawa Acara Kuis Gita Remaja TVRI (1989-1974)
- Promotion Officer PT BASF
- Public Relation Manager PT BASF
- Managing Director P.T. Ciptadaya Prestasi/Artis
Kegiatan Lain : - Sekjen Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (Asiri)
- Sekjen Yayasan Anugerah Musik Indonesia (Yami)
Penghargaan : Penyanyi Country & Balada Terbaik AMI-Sharp Awards 2001
Keluarga : Ayah : H.M. Yahya Matusin
Ibu : Hj. Komariah Yahya
Istri : Dewi Handayari
Anak : M. Adjani Prasanna Yahya
Alamat Rumah : Jalan Bintaro Puspita VI/BB 9, Bumi Bintaro Permai, Jakarta Selatan
Alamat Kantor : Jalan Kesehatan III/15, Petojo Selatan, Jakarta
|
|
Tantowi Yahya
Tantowi Yahya pernah menyandang julukan master of ceremony termahal dengan bayaran Rp 1 miliar. Tapi, kata Tantowi, €œItu hanya isu. Gosip.€ Apa pun, terlepas dari itu, Tantowi memang kini terkenal sebagai presenter. Dan, itu bukan jatuh dari langit.
Sejak kecil cita-citanya jadi diplomat, tapi kandas karena lulusan STM, waktu itu, tidak boleh melanjutkan kuliah ke universitas. €œKalau saja saya dulu lulusan SMA, saya akan masuk jurusan hubungan internasional,€ kata pengagum John F. Kennedy ini. Cita-cita itu akhirnya dipendam walau ia masih tetap ingin mewujudkannya.
Lulus STM, Tantowi sempat pindah-pindah akademi. Sempat masuk akademi perhotelan di Yogya, kemudian ia pindah ke Bandung, juga di institut perhotelan, walau hanya satu tahun. Beberapa kali ia pindah kerja, dari hotel yang satu ke hotel yang lain, dari posisi receptionist sampai asisten manajer. Toh, ia tak betah juga, karena kerja di hotel kurang tantangan.
Suatu ketika pada tahun 1987, Wakil Direktur PT BASF Indonesia menawari kerja di kantornya. Maka, Tantowi pindah kerja ke BASF, dari promotion officer sampai public relation manager. Tujuh tahun kemudian, Tantowi keluar dan mendirikan PT Ciptadaya Prestasi, perusahaan yang bergerak di bidang rekaman dan jasa penyelenggaraan pertunjukan.
Selama lima tahun, sejak 1989, wajahnya nongol di TVRI, ketika membawakan acara kuis Gita Remaja di TVRI, arahan Ani Sumadi. €œDialah yang melahirkan saya menjadi orang televisi sebagaimana sekarang ini,€ kata Tantowi. Dan, ia tak hanya mengandalkan hoki tapi juga kemampuan.
Menjadi MC Twilite Orchestra di Puri Agung Sahid 1993 adalah pengalamannya yang paling berkesan. Konser baru berjalan dua lagu, tiba-tiba lampu mati. Ia langsung naik panggung, mengambil mikrofon yang masih nyala dan ada titik cahaya yang mengarah ke dirinya. €œKurang lebih 20 menit saya bikin joke. Penonton pun terhibur.€
Tampilnya di kuis Who Wants To be a Millionaire di RCTI €”menurut penerima penghargaan sebagai Penyanyi Country & Balada Terbaik AMI-Sharp Awards 2001 €” itu yang paling menarik. €œKalaupun saya pensiun karena sesuatu dan lain hal, saya tidak penasaran lagi.€
|