A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | R | S | T | U | V | W | Y | Z

DONALD DJATUNAS PANDIANGAN




Nama :
DONALD DJATUNAS PANDIANGAN

Lahir :
Sidikalang, Sumatera Utara, 12 Desember 1945

Agama :
Protestan

Pendidikan :
-SDN Laehole, Sidikalang (1959)
-SMPN, Sidikalang (1962)
-SMA Taman Siswa, Jakarta (1965)
-Pendidikan Pelatih Panahan di AS (1978)
-Pendidikan Pelatih Umum (KONI) di Jakarta (1982)


Karir :
-Juara I Kejuaraan Panahan Negara Bagian New York, di Green (1978)
-Juara I Kejuaraan Panahan Singapore Air Force Sport Association, Singapura (1978)
-Juara I Kejuaraan Panahan Asia Pertama, di Calcutta, India (1980)
PON XI, 1985, Jakarta mendapat 3 emas (panahan 30 m
50 m, dan total perseorangan), 2 perak (panahan total dan 90 m)


Kegiatan Lain :
Pegawai Humas Perum Angkasa Pura (1965-sekarang)

Alamat Rumah :
Jalan Rembiga I No. 96, Kemayoran, Jakarta Pusat

Alamat Kantor :
Perum Angkasa Pura Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat Telp: 410908

 

DONALD DJATUNAS PANDIANGAN


Dalam keadaan diserang diare, Donald menyabet enam medali emas dari SEA Games XI di Manila. "Padahal, dalam semalam saya belasan kali ke WC," katanya. Pembuat medali itu, pasangan suami-istri Monching dan Maritess, sampai terkesima. Untuk menyatakan rasa kagum pada Donald, mereka menyerahkan medali contoh (kopi pertama) buatan mereka kepada pemanah Indonesia ini.

Lelaki kekar, dengan tinggi 160 cm dan berat 61 kg, ini lahir sebagai anak kesepuluh dari sebelas bersaudara. Ayahnya seorang petani, pemeluk agama Protestan yang saleh. Menjelang wafat, sang ayah, Henok Pandiangan, sudah mempersiapkan diri.

Beberapa hari sebelum meninggal, misalnya, orangtua itu meminta peti jenazah. Dan pada hari wafatnya, 14 Juli 1981, ia sempat mandi, berdandan, dan melakukan upacara keagamaan. Pakaian yang dikenakan di saat meninggal adalah seragam defile milik Donald untuk SEA Games 1979 di Jakarta. Donald sendiri, ketika itu, sedang mengikuti kejuaraan dunia di Italia. "Saya pulang dan hanya menemui seonggok makam, betapa hati ini tidak remuk," tuturnya.Sudah sejak 1962 Donald tidak pernah bertemu langsung dengan orangtuanya. Selepas SMP, ia merantau ke Jawa, mengikuti seorang kakaknya yang menjadi pendeta. Donald kemudian hanya sempat lulus SMA Taman Madya di Jakarta. Sebenarnya, ia ingin meneruskan ke fakultas teknik. Tetapi, "Terbentur biaya," katanya. Ia lalu bekerja sebagai karyawan urusan humas pada Perum Angkasa Pura. Di situlah, melalui klub karyawan Panahpura, ia mulai mengenal olah raga panahan, 1971.

Dalam kejuaraan antarklub di Cimahi, Mei 1972, Donald menyabet medali perunggu. Setahun kemudian dalam PON VIII, ia meraih medali emas untuk jarak 50 meter, dan memecahkan rekor atas nama pelatihnya, Suhartomo. Namun, pengalaman paling berkesan baginya adalah ketika mengungguli pemanah kaliber dunia dari Jepang, Takayosi Matsushita, 1980. "Tidak pernah saya bayangkan saya bisa mengalahkannya," tutur Donald.

Belakangan, setelah gagal merebut medali di Olimpiade Los Angeles, 1984, prestasinya mulai menurun. "Di dunia ini tidak ada yang langgeng, saya pun tidak bisa bertahan di atas terus," katanya. Donald, yang aslinya bernama Djatunas, lalu membicarakan faktor umur, kejenuhan, dan motivasi. "Lagi pula, saya harus memikirkan karier saya di kantor," ia menambahkan. Tetapi di PON XI, 1985, Jakarta, prestasinya membaik lagi, Donald meraih tiga emas dan dua perak.

Bujangan sampai 1985, Donald gemar menonton film, memancing, dan menikmati keindahan alam.

Copyright PDAT 2004

comments powered by Disqus

 


Da'i Bachtiar | DALI SANTUN NAGA | DALI SOFARI | DANARSIH HADI SANTOSO | DANARTO | DANIEL ARIEF BUDIMAN | DAOED JOESOEF | DARMANTO JATMAN | DAVID NAPITUPULU | DEDE ERI SUPRIA | DELIAR Noer | DELMA JUZAR | DEMIN SHEN | DENNY BASKAR BESTARET | DEWI MOTIK PRAMONO | DHANNY IRAWAN RONODIPURO | DIAH KOMALAWATI ISKANDAR | DIAH PRAMANA RACHMAWATI SOEKARNO | DIANA WUISAN | DICK GELAEL | DICK HARTOKO | DIDIH WIDJAJAKUSUMAH | DJALI AHIMSA | DJAROT DJOJOKUSUMO | DJAUHAR ZAHRSYAH FACHRUDIN ROESLI (HARRY ROESLI) | DJOENAEDI JOESOEF (Joe Djioe Liang) | DJUHRI MASDJAN (DJODJON) | DJUKARDI ODANG | DJUNAEDI HADISUMARTO | DODDY AKHDIAT TISNAAMIDJAJA | DOMPY PIETER GEDOAN | DONALD DJATUNAS PANDIANGAN | DORODJATUN KUNTJORO-JAKTI | Dadang Hawari | Dady P. Rachmananta | Da'i Bachtiar | Daoed Joesoef | Darmanto Jatman | Dawam Rahardjo | Deddy Corbuzier | Dendy Sugono | Dewi Lestari/Dee | Diah Nurwitasari | Dian Nitami | Dian Sastrowardoyo | Didik J. Rachbini | Dimyati Hartono | Dwi Koen | Dorothea Rosa Herliany | Dorodjatun | Djoko Pekik | Djisman Simandjuntak | Djaduk Ferianto | Dita Indah Sari


Arsip Apa dan Siapa Tempo ini dipersembahkan oleh Ahmad Abdul Haq