A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | R | S | T | U | V | W | Y | Z

Dian Nitami




Nama :
Dian Nitami

Lahir :
Jakarta, 18 Juni 1971

Agama :
Islam

Pendidikan :
- SD
- SMP
- SMA Bunda Hati Kudus, Jakarta
- Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan Indonesia (STEKPI), Jakarta


Karir :
- Foto model
- pemain film dan sinetron
- presenter


Penghargaan :
- Nominee Pemeran Utama Wanita Terbaik pada Festival Film Indonesia 1991 dalam film Perwira Ksatria - Pembawa Acara Musik Wanita Favorit €“ Tabloid Citra (1994-1996) - Nominee Pemeran Pembantu Wanita Terbaik Festival Sinetron Indonesia 1997 dalam sinetron PAS - Pembawa Acara Musik Wanita Favorit VMI €“ Panasonic Award (1997-1999) - Artis Paling Sering Muncul€“Kabar Kabari (1999) - 10 Bintang Ngetop SCTV dalam sinetron Janji Hati (SCTV; 2000)

Keluarga :
Ayah : Drs. R. Soerjo Moentasir Ibu : Anita Soerjo Suami : Anjasmara Prasetya

Alamat Rumah :
Kompleks Departemen Penerangan 28, Jakarta 11460

 

Dian Nitami


Namanya berbau Jepang. Ceritanya, kakek ibunya bernama Nitami yang memang orang Jepang. Nama itu selanjutnya dipakai sebagai nama belakang Dian. Jadilah Dian Nitami. Matanya seperti mata kucing, sampai ia mendapat julukan catwoman. Tapi ini tak ada hubungannya dengan kecintaannya pada kucing, sehingga ada sebanyak 30 ekor menghuni rumahnya.

Apa pun nama dan julukan Dian, yang pasti, artis setinggi 171 sentimeter dan berat 55 kilogram ini sudah cukup lama berkiprah di bidangnya: sebagai model, bintang film dan sinetron, serta presenter. Sebagai bintang film, ia sudah banyak ikut bermain di film layar lebar. Dan saat produksi sinetron begitu melimpah untuk memenuhi meruahnya permintaan dari televisi swasta yang bermunculan, Dian pun banyak membintangi sinetron.

Sebagai presenter, Dian tiga kali berturut-turut memperoleh penghargaan Panasonic Award. Penghargaan tersebut diraih sebagai presenter terbaik dalam acara Video Musik Indonesia. Tapi istri aktor Anjasmara ini tak bakal merambah ke dunia tarik suara€”seperti yang biasa dilakukan artis sinetron. Dian ternyata tak suka musik. €œDengerin saja enggak. Sumpah!€ ujarnya. €œMendingan disuruh main akrobat daripada diminta nyanyi,€ katanya lagi. Lalu ia menjelaskan bahwa di Video Musik Indonesia, yang ditayangkan RCTI, yang ditonjolkan videonya, bukan musiknya.

Jadi artis bukanlah cita-citanya yang sejati. Seperti anak-anak kecil yang lain, ia ingin menjadi dokter €“ bahkan sampai dian menjejak SMP. Tapi setelah masuk SMA, lantaran tidak suka dengan pelajaran fisika dan kimia, apalagi di suruh masuk laboratorium untuk membedah-bedah binatang, Dian melupakan cita-citanya yang semula.

Kalaupun akhirnya ia masuk ke dunia modeling dan entertainment, kata Dian, €œItu sih enggak sengaja aja.€ Dari pihak keluarga juga tak ada yang terjun di dunia itu. Ayahnya bekerja di Departemen Penerangan; ibunya, Anita Soerjo, ibu rumah tangga biasa. Ketiga kakaknya pun tak ada yang berprofesi artis.

Mulanya ia coba-coba mengirim fotonya ke majalah remaja. Lalu berlanjut jadi model di majalah tersebut. Kemudian pada 1986, saat SMA, seorang produser dari Virgo Putra Film menawarinya main film Di Balik Dinding Kelabu arahan sutradara Sophan Sophiaan. Sejak itu ia banyak membintangi film layar lebar, dari peran biasa sampai dapat peran utama. Ketika perfilman lesu, dan televisi swasta bermunculan, Dian main di sejumlah sinetron.

Baginya, sinetron yang dirasa berkesan adalah Senyum Bidadari, yang disiarkan RCTI pada 1995. Alasannya, dalam produksi sinetron tersebut ia terlibat cinta lokasi dengan Anjasmara yang akhirnya berlanjut ke jenjang perkawinan pada 17 Juni 1999. €œAnjas membuat saya lebih percaya diri dengan segala pendapat, pujian, dan dorongan-dorongannya,€ katanya tentang suaminya.

Ia mengaku sinetron bukan hanya untuk mencari nafkah, tapi baginya sudah menjadi kebutuhan. €œDan saya sudah telanjur mencintainya. Kalau berhenti saya belum mau. Tapi kalau suatu saat saya berhenti, saya kan punya ijazah sarjana ekonomi manajemen keuangan dan perbankan. Mungkin suatu saat saya akan berbisnis,€ tutur Dian.

Dian hobi membaca €”kebiasaannya sejak berusia tiga setengah tahun. Tapi, ia paling tidak suka komik. Selain itu, ia paling suka nonton film Star Trek, karena sejak kecil sudah senang dengan yang berbau luar angkasa.

Copyright PDAT 2004

comments powered by Disqus

 


Da'i Bachtiar | DALI SANTUN NAGA | DALI SOFARI | DANARSIH HADI SANTOSO | DANARTO | DANIEL ARIEF BUDIMAN | DAOED JOESOEF | DARMANTO JATMAN | DAVID NAPITUPULU | DEDE ERI SUPRIA | DELIAR Noer | DELMA JUZAR | DEMIN SHEN | DENNY BASKAR BESTARET | DEWI MOTIK PRAMONO | DHANNY IRAWAN RONODIPURO | DIAH KOMALAWATI ISKANDAR | DIAH PRAMANA RACHMAWATI SOEKARNO | DIANA WUISAN | DICK GELAEL | DICK HARTOKO | DIDIH WIDJAJAKUSUMAH | DJALI AHIMSA | DJAROT DJOJOKUSUMO | DJAUHAR ZAHRSYAH FACHRUDIN ROESLI (HARRY ROESLI) | DJOENAEDI JOESOEF (Joe Djioe Liang) | DJUHRI MASDJAN (DJODJON) | DJUKARDI ODANG | DJUNAEDI HADISUMARTO | DODDY AKHDIAT TISNAAMIDJAJA | DOMPY PIETER GEDOAN | DONALD DJATUNAS PANDIANGAN | DORODJATUN KUNTJORO-JAKTI | Dadang Hawari | Dady P. Rachmananta | Da'i Bachtiar | Daoed Joesoef | Darmanto Jatman | Dawam Rahardjo | Deddy Corbuzier | Dendy Sugono | Dewi Lestari/Dee | Diah Nurwitasari | Dian Nitami | Dian Sastrowardoyo | Didik J. Rachbini | Dimyati Hartono | Dwi Koen | Dorothea Rosa Herliany | Dorodjatun | Djoko Pekik | Djisman Simandjuntak | Djaduk Ferianto | Dita Indah Sari


Arsip Apa dan Siapa Tempo ini dipersembahkan oleh Ahmad Abdul Haq