
Nama : JAKOB SUMARDJO
Lahir : Klaten, Jawa Tengah, 26 Agustus 1939
Agama : Katolik
Pendidikan : - SD Kanisius, Klaten dan Yogyakarta (1953)
- SGB BOPKRI, Yogyakarta (1956)
- SGA BOPKRI, Yogyakarta (1959)
- IKIP Sanata Dharma, Yogyakarta (1962)
- IKIP Negeri, Bandung (1970)
Karir : - Guru SMA St. Angela (1962-1980)
- Dosen merangkap Ketua Jurusan Teater di ASTI Bandung (1980 -- sekarang). Sebagai kritikus sastra menulis artikel di berbagai surat kabar dan majalah.
Karya : - Sastra dan Masyarakat Indonesia, Nurcahaya, Yogya, 1977
- Segi Sosiologis Novel Indonesia, Pustaka Prima, Bandung, 1980
- Elite Sastra dalam Budaya Massa, LKPL, Bandung, 1980
- Pengantar Novel Indonesia, Unipress, Jakarta, 1982
- Sinopsis Roman Indonesia, Alumni, Bandung, 1984
- Memahami Kesusastraan, Alumni, Bandung, 1984
- Dari Khasanah Terjemahan, Alumni, Bandung, 1985
Alamat Rumah : Pasir Layung Xw1, Padasuka, Bandung
Alamat Kantor : Buah Batu 212, Bandung
|
|
JAKOB SUMARDJO
"Di Indonesia, menjadi kritikus sastra cukup berat," ujarnya. "Ibarat tikus sawah, tiap kali muncul diuber dengan pentungan." Kritikus di Indonesia, menurut dia, kalau mau survive harus tahan gebuk. "Paling tidak, tebal kulitlah." Toh, ia mengaku tiap minggu tetap menulis artikel sastra.
Jika tulisannya dimuat koran atau majalah, sesama rekan guru maupun dosen, bahkan istrinya, "Hanya tertarik membaca nama saya," kata Jakob. Tetapi tidak satu pun di antara mereka membaca isi tulisan itu. Ia pernah bertanya, mengapa mereka tidak membacanya? Jawab mereka kurang lebih sama, "Saya 'nggak ngerti yang Anda tulis."
Sulung dari tujuh bersaudara, putra P. Djojoprajitno, pensiunan ABRI, ini biasa dipanggil Sumardjo. Setelah lulus IKIP Sanata Dharma, Yogyakarta, ia mengajar di SMA St. Angela Bandung, hingga 1980. Sejak tahun itu, ia menjadi dosen dan ketua jurusan teater di Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Bandung. Sebelumnya, Sumardjo kuliah lagi di IKIP Bandung sampai 1970.Jakob menulis di harian Kompas, Suara Karya, Pikiran Rakyat, dan Sinar Harapan. Juga di majalah Horison, Basis, Prisma, dan Optimis. Ia banyak mengulas sastra. Beberapa makalahnya, antara lain, "Sastra Terjemahan Indonesia Selama Ini" (1977), "Peranan Badan Swasta dalam Pengembangan Sastra Indonesia" (1981), dan "Novel Indonesia Mutakhir" (1984).
Karya tulisnya berupa buku meliputi 12 judul, antara lain Sastra dan Masyarakat Indonesia (Nurcahya, Yogyakarta, 1979), Novel Populer Indonesia (penerbit yang sama, 1981), Segi Sosiologis Novel Indonesia, (Pustaka Prima, 1980), Pengantar Novel Indonesia, (Unipress, Jakarta, 1984), dan Dari Khasanah Terjemahan, (Alumni, Bandung, 1985).
Menikah dengan Jovita Siti Rochma, Sumardjo ayah empat anak -- yang sulung meninggal dunia. Menggemari jenis olah raga atletik dan bulu tangkis, ia tiap hari melakukan jogging atau jalan kaki.
|