A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | R | S | T | U | V | W | Y | Z

KAMARDY ARIEF




Nama :
KAMARDY ARIEF

Lahir :
Muaralabuh, Sumatera Barat, 14 Agustus 1932

Agama :
Islam

Pendidikan :
- SD Negeri, Muaralabuh (1946)
- SMP III, Bukittinggi (1950)
- SMA BOPKRI, Yogyakarta (1953)
- Fakultas Ekonomi UGM di Yogyakarta lulus 1960 Financial & Banking Course di Praha (1960)
- General Development Course di Washington (1969)
- Advanced Management Course di India (1972)


Karir :
- Asisten Dosen di Fakultas Ekonomi UGM (1958-1960)
- Direktur Bank Indonesia (1960-1983)
- Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (1983-sekarang)


Kegiatan Lain :
- Anggota Dewan Komisaris NV De Indonesische Overzees


Alamat Rumah :
Jalan Banyuwangi 1, Jakarta Pusat Telp: 345160

Alamat Kantor :
Bank Rakyat Indonesia Jalan Jenderal Sudirman Kapling 42w43, Jakarta Pusat Telp: 353686

 

KAMARDY ARIEF


Sebagai anak Minang, Kamardy, putra pedagang kayu merangkap pemilik warung, bercita-cita merantau, menuntut ilmu. Tibalah si bungsu dari tiga bersaudara itu di Yogyakarta. Mulanya ia masuk SMA-A (Budaya). Merasa kewalahan dengan bahasa Jawa Kuno, saat naik ke kelas II ia pindah ke bagian C (Ekonomi & Hukum), dan langsung merasa cocok.

"Dalam pelajaran hukum dan ekonomi, saya mendapat nilai sembilan," tutur pria kelahiran Muaralabu, Sumatera Barat, itu. Di SD dan SMP, Kamardy mengaku, ia selalu menempati peringkat pertama kelas.

Lulus SMA, Kamardy memilih meneruskan ke Jurusan Ekonomi Perusahaan, FE UGM. Di sini naluri dagangnya menemukan jalan. Kuliah dari dosen dan asisten diketiknya rapi, dijilid, lalu dijual kepada teman-temannya. "Lumayan, buat tambahan biaya kuliah," katanya.

Dengan berbekal gelar sarjana ekonomi, Kamardy lalu melamar pekerjaan di Bank Indonesia, Jakarta -- seperti umumnya rekan- rekan pendahulunya. Mula-mula ia ditempatkan di bagian riset & statistik, lalu pindah ke bagian pengembangan koperasi. Kembali lagi ke bagian kredit, di sini Kamardy merasa sesuai.Kembali dari AS, ia diangkat menjadi Wakil Direktur Muda BI Pusat. Jabatan Direktur BI dipegangnya sejak 1976, sampai tujuh tahun kemudian. Mulai 1983, Kamardy Arief menjadi Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Bank yang dipimpinnya kini memiliki 32.000 karyawan di seluruh Indonesia. Mempunyai 292 cabang dan 3.650 unit bank desa. Aset BRI, per September 1984, Rp 5,2 trilyun. "Nomor dua di Indonesia, setelah BNI '46," katanya.

Dalam membina pengusaha ekonomi lemah, BRI menyalurkan Kredit Investasi Kecil (KIK) dan Kredit Modal Kerja Permanen (KMKP) sebesar Rp 600 milyar -- 50% dari seluruh jumlah kredit jenis itu. Kredit yang macet di BRI, menurut Kamardy, hanya sedikit. Penanggulangannya dilakukan lewat Tim Pemberantasan Tunggakan, dan Tim Inpres 10 -- yang diketuai Solihin G.P.

Ia gemar membaca, terutama tentang hukum dan ekonomi. Dahulu olah raganya sepak bola dan bola keranjang. "Sekarang, saya suka golf, jogging, dan boling," tuturnya. Penikmat musik instrumental ini juga menyenangi penyanyi Perry Como dan Frank Sinatra.

Selama 23 tahun di BI, ada pengalaman yang tidak terlupakannya. Pada suatu ketika, 1971, ia ditemui seorang yang mengaku pengusaha besar dan mau minta kredit. "Tapi BI 'kan bank sentral, tak bisa langsung memberikan kredit pada nasabah," kata Kamardy. Tidak putus asa, orang itu muncul kembali pada saat lain, kini mengaku sebagai pengusaha menengah. Tetapi hasratnya tetap tidak dapat dipenuhi. Ternyata, orang itu memang kepala batu, dan masih datang lagi, kali ini, "Mengaku menjadi pengusaha kecil," tutur Kamardy. Melihat keinginannya tetap tidak terlaksana, "Ia minta ongkos, buat pulang naik bis," kata Kamardy.

Kini ia ayah tiga anak, buah perkawinannya dengan Ans Warnida, wanita asal Gorontalo, 1966.

Copyright PDAT 2004

comments powered by Disqus

 


KAMARDY ARIEF | KARDJONO WIRIOPRAWIRO | KARDONO | KARKONO Partokusumo alias Kamajaya | KARLINA UMAR WIRAHADIKUSUMAH | KARNO BARKAH | KARTINI MULYADI | KASINO HADIWIBOWO | KEMALA MOTIK | K.H. HAMAM JA'FAR | K.H. MOHAMAD ACHMAD SIDDIQ | K.H. MUKTI ALI | K.H. RADEN AS'AD SYAMSULARIFIN | K.H. SHOLEH ISKANDAR | K.H. TOHIR WIJAYA | KHAIDIR ANWAR | KI SOERATMAN | KIAI HAJI ALI MA'SHUM | KOENTJARANINGRAT | KOESNADI HARDJASOEMANTRI | KONTAN PRI BANGUN | KOSASIH PURWANEGARA | KRISHNAHADI S. PRIBADI | KRISTOFORUS Sindhunata | K.R.M. HARIO JONOSEWOJO HANDAJANINGRAT | K.R.T. HARDJONEGORO | KUNTO WIBISONO SISWOMIHARDJO | KUNTOADJI | KUNTOWIJOYO | KURNIA | KUSWATA KARTAWINATA | KWIK KIAN GIE | Kafi Kurnia | Kamiso Handoyo Nitimulyo | Karlina Leksono Supelli | Karni Ilyas | Kartika | Kemal Jufri | Koesparmono Irsan | Krisdayanti | Kurniawan Dwi Yulianto | Kusnanto Anggoro | Kusumo Priyono | Kwik Kian Gie


Arsip Apa dan Siapa Tempo ini dipersembahkan oleh Ahmad Abdul Haq