A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | R | S | T | U | V | W | Y | Z

KARNO BARKAH




Nama :
KARNO BARKAH

Lahir :
Temanggung, Jawa Tengah, 26 Desember 1922

Agama :
Islam

Pendidikan :
- HBS, Semarang (1940)
- ITB
- Sekolah Tinggi Teknik, Yogyakarta
- College of Engineering and Technology, India
- Northrop Aeronautical Institute, Massachusetts Institute of Technology, AS
- Pendidikan TNI AU, Bandung


Karir :
- Kepala Stasiun Kereta Api, Magelang (1943)
- Perwira Teknik Udara
- Kepala Kelaikan Udara
- Direktur Teknik Akademi Penerbangan Indonesia
- Direktur Penerbangan Sipil
- Anggota Badan Pengawas Udara GIA
- Wakil II Dirjen Lapan
- Anggota MPRS (1968-1972)
- Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara
- Pimpinan Proyek Jakarta International Airport Cengkareng (sekarang)


Kegiatan Lain :
- Ketua Indonesian France Association (IFA)
- Wakil Indonesia di ICAO


Alamat Rumah :
Jalan Brawijaya XI/6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp: 712676

Alamat Kantor :
Jalan Kebon Besar Jurumudi, Tangerang Telp: 610107

 

KARNO BARKAH


Ia satu dari sedikit orang Indonesia yang benar-benar menguasai bidang aeronautika. Namun, namanya baru melejit pada usia lebih dari 60 tahun. Karno Barkah ditugasi memimpin proyek Bandar Udara Internasional Jakarta SoekarnowHatta.

Jalan hidup Karno memang selalu tenang, sederhana, dan hampir tanpa gejolak. Putra guru ini menyelesaikan HBS di Semarang, 1940, kemudian kuliah di Technische Hogeschool, Bandung. Sempat terputus, ia baru bisa kuliah lagi di Sekolah Tinggi Teknologi di Yogya, setahun setelah Kemerdekaan. Lalu berlanjut di College of Engineering and Technology, India, Northrop Aeronautical Institute, Massachusetts Institute of Technology, dan banyak pendidikan aeronautika lainnya.

Lebih banyak hidup di luar negeri, memang tidak banyak dikenal. Di TNI-AU, karier bekas masinis kereta api YogyawKroya, 1942, ini juga berlalu begitu saja, setelah ia mementingkan studi. "Setiap bekerja, saya selalu mulai dari bawah," tuturnya, sambil senyum.Pulang ke Indonesia, ia langsung ditampung Departemen Perhubungan. Sikapnya yang low profile, hanya menghasilkan karier yang tersendat. Tetapi, di kalangan internasional, Karno cukup punya arti. Konon, semasa Menteri Perhubungan Marsekal Iskandar, Karno Barkah pernah diminta ahli-ahli teknik penerbangan di Boston membahas pengaruh jet stream pesawat terbang. Tetapi ia menolak karena tak ada biaya ke sana. Sejak 1968, Karno Barkah mewakili Indonesia dalam International Civil Aviation Organisation (ICAO) di Kanada, dan sempat bermukim di sana.

"Pak Karno Barkah tak mau menyuruh bawahannya dengan nada memerintah," kata seorang stafnya. Sedangkan dalam hal manajemen, ia memilih pola ketat: memeriksa pengeluaran sekecil apa pun.

Akan halnya Bandar Udara SoekarnowHatta, ia berkomentar pendek, "Ah, saya puas." Centang-perenang di proyek yang berharga lebih dari setengah trilyun yang ditukangi Aeroport de Paris, terselesaikan sudah. Soal fondasi cakar ayam yang dipakai, tak dirisaukannya pula.

Di rumah, ia ditemani biola, suling, serta komposisi Bach dan Vivaldi. Istrinya, Saraswati, lebih banyak menulis di surat kabar mengenai masalah sehari-hari, seksologi, secara ringan dan jenaka. Keduanya bertemu ketika bertugas di Irian Barat, 1963 -- dan kini dikaruniai tiga anak.

Copyright PDAT 2004

comments powered by Disqus

 


KAMARDY ARIEF | KARDJONO WIRIOPRAWIRO | KARDONO | KARKONO Partokusumo alias Kamajaya | KARLINA UMAR WIRAHADIKUSUMAH | KARNO BARKAH | KARTINI MULYADI | KASINO HADIWIBOWO | KEMALA MOTIK | K.H. HAMAM JA'FAR | K.H. MOHAMAD ACHMAD SIDDIQ | K.H. MUKTI ALI | K.H. RADEN AS'AD SYAMSULARIFIN | K.H. SHOLEH ISKANDAR | K.H. TOHIR WIJAYA | KHAIDIR ANWAR | KI SOERATMAN | KIAI HAJI ALI MA'SHUM | KOENTJARANINGRAT | KOESNADI HARDJASOEMANTRI | KONTAN PRI BANGUN | KOSASIH PURWANEGARA | KRISHNAHADI S. PRIBADI | KRISTOFORUS Sindhunata | K.R.M. HARIO JONOSEWOJO HANDAJANINGRAT | K.R.T. HARDJONEGORO | KUNTO WIBISONO SISWOMIHARDJO | KUNTOADJI | KUNTOWIJOYO | KURNIA | KUSWATA KARTAWINATA | KWIK KIAN GIE | Kafi Kurnia | Kamiso Handoyo Nitimulyo | Karlina Leksono Supelli | Karni Ilyas | Kartika | Kemal Jufri | Koesparmono Irsan | Krisdayanti | Kurniawan Dwi Yulianto | Kusnanto Anggoro | Kusumo Priyono | Kwik Kian Gie


Arsip Apa dan Siapa Tempo ini dipersembahkan oleh Ahmad Abdul Haq