A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | R | S | T | U | V | W | Y | Z

I NYOMAN MOENA




Nama :
I NYOMAN MOENA

Lahir :
Denpasar, 2 Januari 1931

Agama :
Hindu

Pendidikan :
- AMS/VHO, Bandung (1952)
- Pendidikan Khusus Bank di Jakarta, Amsterdam dan London (1952 1955)
- FH UI, Jakarta (belum selesai)


Karir :
- Kuasa Kas BI di Yogya (1955-1956)
- Kuasa Kas BI Solo (1956)
- Pemimpin Cabang BI Yogya (1956-1961)
- Membuka Kantor BI di Teluk Betung (1961-1962)
- Head Division General Economic Affairs pada UNTEA di Irian Barat (1962-1963)
- Pemimpin BI Medan (1963-1965)
- Direktur Muda BI/Kepala Biro Menteri BI (1965)
- Direktur BI (1965-1967)
- Direktur PT Aditiaconsult (1970-1975)
- Presdir PT Overseas Express Bank (1974-sekarang)
- Presiden Komisaris Bank Perkembangan Asia


Kegiatan Lain :
- Wakil Ketua Bidang Moneter Kadin Pusat/Ketua Bidang Moneter Kadin Jaya
- Ketua Umum Perbanas (1982-sekarang)


Alamat Rumah :
Jalan Mandala VI/3, Pertamina Oil Village, Jakarta Selatan

Alamat Kantor :
Jalan Pecenongan 84, Jakarta Pusat Telp: 358103

 

I NYOMAN MOENA


Ia kini mengendalikan PT Overseas Express Bank, sebagai presiden direktur, dari sebuah gedung di lantai III, Jalan Pecenongan, Jakarta.

Mengapa nama Overseas Express yang dipilih, ketika beberapa bank bergabung untuk bisa menjadi bank devisa, Moena mengaku tidak tahu. Padahal, ia adalah salah satu pendirinya. "Sama sekali, kami tidak bermaksud agar disangka bank asing," ujarnya.

Semula, pihaknya telah mengajukan banyak alternatif nama, untuk bank itu, ke Departemen Kehakiman. Namun, semuanya ditolak. Ketika petugas Departemen Kehakiman menyodorkan nama Overseas Express, Moena dan kawan-kawan langsung setuju. "Yahh, daripada susah-susah cari nama lagi belum tentu disetujui."

Perjalanan hidup Moena di dunia perbankan panjang. Berawal dari kelulusannya di AMS Bandung, 1952, ia diterima di Bank Indonesia sebagai trainee pada pendidikan khusus perbankan di Jakarta, Amsterdam, dan London. Setelah itu, berbagai kota di Indonesia telah dijelajahinya sebagai tempat bertugas. Misalnya, sebagai pemimpin Cabang Bank Indonesia di Yogya, kemudian di Medan pada jabatan yang sama, dan juga membuka kantor baru di Telukbetung. Semasa pergolakan Irian Barat, ia diperbantukan pada UNTEA -- United Nations Temporary Executive Authority -- sebagai kepala divisi General Economic Affairs.

Kariernya terus menanjak hingga menjadi Direktur Bank Indonesia. Setelah ia pensiun, 1970, sebuah perusahaan konsultan bidang bisnis dan perbankan, PT Aditiaconsult, dipimpinnya sendiri sampai ia dipercaya sebagai pimpinan PT Overseas Express Bank dan malah terpilih pula sebagai Ketua Perbanas.

Di bawah kepemimpinannya, Overseas Express Bank terus berkembang kendati tanpa lonjakan. Gedung kantor pusat, yang dahulu menyerupai kedai kopi, disulapnya menjadi tingkat delapan. Dalam keadaan memegang kemudi satu bank, Moena juga masih sempat menjadi Presiden Komisaris Bank Perkembangan Asia, yang ditinggal kabur direktur utamanya, Lie Tjeng Kiat.

"Dalam bisnis jasa ini, modal kami adalah kepercayaan," tuturnya. Kepercayaan orang lain pada usahanya dinilainya sebagai suatu investasi yang akan menguntungkan untuk jangka panjang. Ia juga menghindari upaya mencari keuntungan yang sesaat. Misalnya, untuk menarik modal dari masyarakat Overseas Express Bank tidak ikut bersaing dengan bank swasta nasional lainnya, dalam mempertinggi bunga deposito.

Mengisi waktu senggangnya, Moena banyak menulis tentang perbankan di beberapa majalah. Waktu lainnya, tentu, untuk istrinya, Ermala Sastra Kusuma, dan tiga anaknya.

Copyright PDAT 2004

comments powered by Disqus

 


I GUSTI NGURAH OKA DIPUTHERA | I GUSTI NGURAH BAGUS | I GUSTI NGURAH PUTU WIJAYA | I KETUT Gde Widiana | I NYOMAN MOENA | I WAYAN SURPHA | IBNU SUTOWO | IBRAHIM HASAN | IBRAHIM HOSEN | IBRAHIM RISJAD | IBU SOED (Saridjah Niung Bintang Soedibio) | ICUK SUGIARTO | IDA BAGUS MADE | IDA BAGUS MANTRA | IDA BAGUS OKA PUNIAATMAJA | IDHAM | IDHAM CHALID | IDRIS SARDI | IHROMI | IKE SOEPOMO | IMAM MUNANDAR | IMAM ZARKASYI | IMAN CHAERUL UMAM | IMAN EMMANUEL GINTING MALIK (EL MANIK) | IMAN TAUFIK | INDAH BERLIANI SOETOPO | INKE MARIS | IRAVATI M. SUDIARSO | IRENG MAULANA | ISBANDI SOEWARDI | ISKANDAR ALISJAHBANA | ISKANDAR SURYAATMADJA | ISMAIL Saleh | ISMAIL SUNI | ISMED BATARA SIREGAR | ISMID HADAD | IVANNA LIE | IWAN DARMANSJAH | IWAN JAYA AZIS | IWAN STAMBOEL | IZZAC HINDOM | Iwan Suryaputra | I Gede Ardika | Ichlasul Amal | Ignas Kleden


Arsip Apa dan Siapa Tempo ini dipersembahkan oleh Ahmad Abdul Haq