
Nama : H. SOMALA WIRIA
Lahir : Bandung, 4 April 1931
Agama : Islam
Pendidikan : - SD 11, Bandung (1943)
- Sekolah Dagang Negeri, Tasikmalaya (1947)
- SMEA I, Bandung (1955)
- Akademi Bank, Jakarta (1958)
- FE UI Extension, Jakarta (1972, tidak selesai)
Karir : - Pegawai Escomto Bank (1955)
- Wakil Kepala Perwakilan Bank Dagang Negara (BDN) di London, Inggris (1962)
- Direktur Muda BDN (1955-1978)
- Dirut BNI 1946 (1978-sekarang)
Alamat Rumah : Jalan Sriwijaya V No. 5, Jakarta Selatan Telp: 736631
Alamat Kantor : BNI 1946 Jalan Lada 1, Jakarta Barat Telp: 677046
|
|
H. SOMALA WIRIA
Somala Wiria ternyata bukan "peramal" yang baik. Direktur Utama BNI '46 itu pernah memperkirakan, tingkat keuntungan bank negara yang dipimpinnya pada 1983 akan menurun sedikit dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ternyata justru melesat menjadi Rp 78,92 milyar -- naik 80% dibandingkan dengan 1982. Asetnya Rp 4,95 trilyun. Ramalan yang meleset itu justru menggembirakannya, tentu.
Tamat SMEA si bungsu bersaudara tiga orang ini memulai kariernya di Escomtobank NV (sekarang Bank Dagang Negara), Bandung. "Saya terlambat masuk SMEA." Soalnya, begitu lepas SLP ia bergabung dengan Batalyon 309-11 April. Hanya berdinas lima tahun, ia keluar atas desakan ibunya, dengan pangkat terakhir sersan mayor.
Tidak lama setelah menjadi pegawai bank, Somala mendapat kesempatan dididik di Akademi Bank JPKB, Jakarta. Pendidikan akademis membuka kesempatan baginya untuk menjabat Wakil Kepala Perwakilan BDN di London, Inggris, 1962. Dua tahun kemudian, ia menggantikan kedudukan atasannya yang meninggal dunia. Kembali ke Jakarta setelah Orde Baru. Pada 1973 Somala diangkat sebagai Direktur BNI '46. Lima tahun kemudian, ia menduduki jabatan puncak bank yang sama.Kini, BNI '46, mempunyai 231 cabang di seluruh Indonesia, serta enam cabang dan perwakilan di luar negeri. Mempekerjakan 12.500 karyawan, Somala mengaku menerapkan menekanisme kerja "M" di bank yang dipimpinnya: "Musyawarah". Sambil membangkitkan motivasi, berupa penanaman rasa bangga sebagai karyawan BNI '46, bank negara tersebut meningkatkan mutu kerja lewat pendidikan, di dalam dan luar negeri. Untuk itu mereka bekerja sama dengan Departemen Keuangan dan Harvard Institute for International Development. Aktiva BNI '46 per 31 Desember 1984, Rp 7.063,8 milyar. Sedangkan dana deposito yang tersedia Rp 1,1 trilyun.
Bagaimana perasaan Somala sebagai bankir yang terbilang sukses? "Biasa, seperti dulu," jawab lelaki yang hingga kini masih mewarisi disiplin militer itu. Jabatan itu dinilainya sebagai anugerah Tuhan. "Sekarang saya punya kedudukan, tetapi setelah pensiun saya kembali jadi orang biasa. Maka itu, kita harus membantu kawan-kawan," ia menambahkan.
Tidak merokok, Somala Wiria melakukan jogging tiga kali seminggu. Ia juga bermain golf, dengan handicap 22. Dari pernikahannya dengan Kastini, 1957, ia dianugerahi tiga anak perempuan.
|