
Nama : HARTINI SOEKARNO
Lahir : Ponorogo, Jawa Timur, 20 September 1924
Agama : Islam
Pendidikan : - HIS
- SMA (Kelas II, 1942)
Karir : - Wiraswasta
Alamat Rumah : Jalan Proklamasi 62, Jakarta Pusat Telp: 359892
|
|
HARTINI SOEKARNO
Wanita penyandang nama Soekarno, presiden pertama RI, di belakang namanya ini merasa punya tugas berat. "Saya harus selalu tampak lady," katanya. "Dan bisa menempatkan diri, karena nama Soekarno bukan nama yang remeh. Ia seorang pemimpin besar, seorang bapak, seorang sahabat, seorang suami, dan seorang pacar. Ia adalah laki-laki terakhir yang menjadi suami saya."
Enam belas tahun dalam suka maupun duka, Hartini setia mendampingi suaminya hingga wafat. Ia menjadi istri yang santun, kekasih yang hangat, dan penyabar. "Alhamdulillah, saya tak pernah mengecewakan Bapak," ujarnya.
Resmi menjadi istri Bung Karno, setahun setelah pertemuannya yang pertama di Prambanan, Yogyakarta, 1952. Ketika itu ia sudah janda berusia 28 tahun. Dengan suaminya yang pertama, Suwondo, ia dikaruniai lima anak. Menikah dengan Soekarno, ia mendapat dua anak.
Biasa dipanggil Tien, ia anak kedua dari lima bersaudara. Ayahnya, Osan, pegawai kehutanan, mendidiknya secara tradisional. Tidak mengherankan bila Tien berpendidikan formal hanya kelas dua SMA. Pendapatnya tentang istri cukup sederhana. "Selain sebagai istri, kita juga adalah ibu, kawan, dan kekasih bagi suami."
Sebagai ibu, menurut Tien, bila suami sakit harus dilayani dengan cermat. Meminumkan obat, memijati, dan mengelusnya hingga terlena. Sebagai kawan, di mana dan kapan pun, patut mengimbangi pembicaraannya. "Saya meng-upgrade diri, banyak membaca dan rajin mengumpulkan informasi, agar mampu jadi kawan bicara yang baik dan bijak."
Sedangkan sebagai kekasih, "toh semua orang dewasa memakluminya, yang jelas, Bapak itu seorang romantis," katanya. Istri kedua, sesudah Fatmawati, ini, ketika Bung Karno masih hidup, mendapat giliran pada tiap Jumat sampai dengan Minggu. "Kami bergurau, nonton film, bermesraan, dan juga bertengkar," katanya.
Awet muda dan tampak cantik dalam usia 60 tahun. Rahasia kecantikannya, setiap bangun pagi, segera minum segelas air putih, dan olah raga ringan. Juga minum jamu ramuan sendiri berupa kunyit, daun asam, temu, asem kawak, daun beluntas, dan gula merah, yang direbusnya. Ia minum jamu dua kali sehari, dan berpantang memakan yang amis, seperti ikan dan telur.
Kini, ia pun senam pagi.
|