
Nama : HENDRICK GOZALI ALIAS GOUW HIAP KIAUW
Lahir : Jakarta, 28 November 1939
Agama : Budha
Pendidikan : - SD, Jakarta (1953)
- SMP, Jakarta (1956)
- SMA, Jakarta (1959)
Karir : - Karyawan PT National Electric Wire, Jakarta (1960-1962)
- Karyawan perusahaan kantung plastik PT Comet Industry Ltd., Jakarta
- Manajer CV Tekun Film, Jakarta (1970)
- Direktur PT Garuda Film, Jakarta (1970 -- sekarang)
Alamat Rumah : Jalan Raya Kwitang 33, Jakarta Pusat Telp: 354202, 376207, 345688.
Alamat Kantor : Idem
|
|
HENDRICK GOZALI ALIAS GOUW HIAP KIAUW
Selama belasan tahun -- sejak 1970 -- menjadi produser, Hendrick Gozali mengaku dihadapkan pada beragam kebijaksanaan di bidang perfilman.
Ia sendiri berterus terang, "Saya selalu memikirkan keuntungan." Tetapi, tidak berarti ia sama sekali mengabaikan mutu. Direktur PT Garuda Film itu menunjuk November 1828, arahan Sutradara Teguh Karya, hasil kerja sama dengan Inter Studio dan Gemini Film, 1978. Film yang menelan biaya Rp 330 juta itu meraih enam dari 25 Piala Citra yang dikumpulkan Garuda Film melalui enam Festival Film Indonesia (FFI), 1974 hingga 1982.
Hingga awal 1985, sudah 41 judul film yang dihasilkan perusahaannya. Dari jumlah itu, 10 film dianggap sukses, dilihat dari jumlah penonton yang diserap. Di samping November 1828, film sukses lainnya adalah: Ranjang Pengantin, Ranjang Siang Ranjang Malam, Buah Terlarang, Perempuan dalam Pasungan, Usia 18, Jangan Ambil Nyawaku, Akibat Buah Terlarang, Badai Manado, dan Tirai Malam Pengantin. Dalam setahun, Garuda Film rata-rata merampungkan 3w5 film. Merasa sudah mantap membikin film sendiri, Gozali tidak lagi mengimpor film Hong Kong.
Hendrick tidak pernah membayangkan sebelumnya akan menjadi orang film. Padahal, sewaktu di SD ia sering main sandiwara. Berangkat besar, ia gemar bermain bola basket. Putra keenam dari delapan bersaudara keluarga pedagang asal Hokkian, Cina, ini pernah menjadi juara II pertandingan lompat tinggi se- Jakarta.
Memulai karier sebagai karyawan sebuah perusahaan elektronik dan plastik, langkah di dunia film dirintisnya sebagai manajer CV Tekun, importir film Hong Kong, 1970. Pindah ke Garuda Film tiga tahun kemudian, Gozali menjadi direktur. Tentang film, ia mengaku banyak belajar dari Turino Djunaidi.
Pria yang tidak merokok ini menikah dengan Lanny Mulyadi, dan dikaruniai dua anak.
|