
Nama : ARIEF BUDIMAN
Lahir : Jakarta, 3 Januari 1941
Agama : Islam
Pendidikan : - SD, Jakarta (1955)
- SMP, Jakarta (1958)
- SMA, Jakarta (1961)
- Fakultas Psikologi UI (1968)
- Gelar doktor dari Universitas Harvard, AS (1981)
Karir : - Staf Association for Cultural Freedom, Paris, Prancis (1972-1973)
- Asisten Peneliti Institute for Advanced Studies, Princeton, N.Y., AS (1977-1978)
- Staf pengajar Universitas California, Santa Cruz, AS (1978- 1981)
- Staf Pengajar dan Pembantu Rektor Urusan Penelitian dan Pengembangan Universitas Kristen Satya Wacana (sejak 1981)
Kegiatan Lain : - Anggota Dewan Kesenian Jakarta (1968-1971)
- Anggota BSF (1968-1971)
Karya : - Chairil Anwar, Sebuah Pertemuan (Pustaka Jaya, 1976)
- Pembagian Kerja Seksual (Gramedia, 1981)
- Pengalaman Belajar di Amerika Serikat (Leppenas 1982)
Alamat Rumah : Perumsat Kemiri 18, Salatiga, Jawa Tengah
Alamat Kantor : Universitas Kristen Satya Wacana, Jalan Diponegoro 54-58, Salatiga, Jawa Tengah Telp: 81362, pesawat 275
|
|
ARIEF BUDIMAN
ARIEF BUDIMAN
Mengapa Saya Tidak Suka Wanita? Demikian judul tulisan Arief Budiman ketika memulai kariernya sebagai pengarang. Karangan yang muncul di majalah dinding sekolah (SMA) itu langsung menjadikannya sasaran bulan-bulanan. "Teman-teman mengejek saya 'banci'," katanya. Arief waktu itu memang "tidak senang" melihat orang pacaran. "Mungkin terpengaruh buku-buku filsafat yang saya baca."
Cita-citanya semula menjadi penerbang. "Agar bisa jalan- jalan ke luar negeri," katanya. Tetapi, ketika cerita pendeknya, Joki Anjingku, dimuat di majalah Mimbar Indonesia, yang diasuh H.B. Jassin, anak SMP, yang tadinya bernama Soe Hok Djin, itu merasa menemukan bakatnya yang sejati. Setelah menjadi mahasiswa Fakultas Psikologi UI, ia menerima hadiah pertama penulisan esei yang diadakan oleh majalah Sastra, 1963.
Kakak kandung Almarhum Soe Hok Gie ini termasuk konseptor Manifes Kebudayaan yang digasak Lekra/PKI dan Orde Lama. Ia juga seorang di antara aktivis demonstran 1966. Ikut terlibat dalam aksi menentang korupsi pada tahun-tahun berikutnya -- dan sempat ditahan -- pada Pemilu 1971 ia bergabung dalam Golongan Putih (Golput) yang tidak ikut memilih.Bekas anggota Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) dan Badan Sensor Film (BSF) ini kemudian "menyingkir" ke Prancis. Di Paris ia bekerja pada Association Cultural Freedom. Arief lalu ke AS, dan pada 1981 meraih gelar doktor sosiologi pembangunan dari Universitas Harvard. Disertasinya berjudul The Mobilization and State Strategies in the Democratic Transition: The Case of Allende's Chile. Pulang ke tanah air, ia menjabat Pembantu Rektor Urusan Penelitian dan Pengembangan Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Di samping itu, ia juga redaktur majalah sastra Horison, Jakarta.
Ia penganjur "sastra kontekstual", yang sempat dituding hendak memasukkan nilai-nilai sosialisme ke dalam sastra Indonesia. "Itu tidak benar," bantah Arief, walaupun ia mengaku dirinya memang sosialis. "Sastra kontekstual adalah sastra yang tidak mengakui keuniversilan nilai-nilai kesusastraan," ujar ayah dua anak itu. Bukunya, Chairil Anwar, Sebuah Penemuan, diterbitkan oleh Pustaka Jaya, 1976, sedangkan Pembagian Kerja Seksual,diterbitkan oleh Gramedia, 1981. Istrinya, Sitti Leila Chairani, teman kuliahnya di FPs UI, kini juga mengajar di UK Satya Wacana.
UPDATE:
Lihat Apa & Siapa 2002-2003 di www.pdat.co.id
|