
Nama : SABDONO SUROHADIKUSUMO
Lahir : Bandung, Jawa Barat, 26 Agustus 1934
Agama : Islam
Pendidikan : - SD, Madiun (1948)
- SMP, Surabaya (1952)
- SMA, Surabaya (1956)
- Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga, Surabaya (tidak selesai)
Karir : - Pegawai Bluefunnel Line (1957-1959)
- Direktur Indonesia Shipping Agency (1960-1962)
- Dirut PT Bratakusuma (1963-1972)
- Dirut PT Tata Bumi (1973 -- sekarang)
- Dirut PT Tata Wisata (1975 -- sekarang)
Kegiatan Lain : - Ikut Mendirikan, dan selanjutnya sebagai Ketua Yayasan Parapsikologi
- Pendiri Majalah Warta Parapsikologi
Alamat Rumah : Jalan Terusan Hang Lekir II No. 69, Simpruk, Jakarta Selatan Telp: 770742
Alamat Kantor : Jalan Iskandarsyah I No. 2, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp: 737473
|
|
SABDONO SUROHADIKUSUMO
Ia yakin, parapsikologi akan diterima masyarakat Indonesia dalam waktu dekat. "Segala macam agama, ras, dapat bergabung dengan Yayasan Parapsikologi Semesta (YPS). Satu keunikan yang dapat dipakai sebagai contoh dalam pengamalan Pancasila," ujar Sabdono, yang bersama Permadi, S.H., Ketua Yayasan Lembaga Konsumen, tahun 1982 mendirikan YPS. Dengan sepuluh cabang yang tersebar di Indonesia, YPS sudah mempunyai ribuan anggota.
Anak keempat dari tujuh bersaudara ini semula bercita-cita menjadi diplomat. Tetapi, begitu lulus SMA jurusan pasti di Surabaya, ia kuliah di Fakultas Ekonomi Unair, Surabaya. Untuk membiayai kuliah, ia bekerja pada perusahaan pelayaran Bluefunnel Lines, yang menjanjikan akan mengirimnya belajar ke luar negeri. Janji itu belum dipenuhi dan bahkan dalam aksi Irian Barat, perusahaan patungan dengan Belanda ini diambil alih. Sab, begitu panggilannya, terpaksa berhenti kuliah karena tiada biaya.
Tahun 1963 pindah ke Jakarta. Ia berusaha sendiri, membuka keagenan perusahaan pelayaran. Perusahaannya mulai berkembang baik. Tahun 1973 ia mendirikan PT Tata Bumi, yang bergerak dalam bidang kontraktor. Kemudian, 1975 mendirikan PT Tata Wisata, sebuah perusahaan jasa boga, terutama melayani pengadaan makanan untuk pengeboran minyak on shore/off shore. Kedua perusahaan terakhir ini masih berjalan baik.
Dalam berusaha, ia mengaku tidak mengalami hambatan dengan para relasinya, meski banyak yang menjulukinya dukun. Namun, ia mengakui sebelum melakukan transaksi, ia selalu mendeteksi apakah akan memberi keuntungan atau tidak. Tentu dengan cara- cara parapsikologi.
Menurut Sabdono, kemampuan paranormal dapat membantu banyak pihak. Misalnya, mendeteksi kekayaan alam, ramalan cuaca, dan berbagai kegiatan lain. Katanya, polisi Singapura pernah minta bantuan YPS untuk mencarikan pembunuh yang melarikan diri. Sebelum mendirikan majalah Warta Parapsikologi, Sabdono mendirikan majalah Kadin Indonesia, 1976-1978. Menikah dengan Eva Ane Jeane Rampen, 1966, dikaruniai empat anak. Penggemar atletik ini melakukan jogging setiap hari selama 30 menit, selain masih rajin puasa SeninwKamis, dan meditasi setiap malam Jumat.
|