
Nama : SRIKANDI HAKIM TALIB
Lahir : Bandung, 21 Agustus 1945
Agama : Islam
Pendidikan : - SD Perwari/Trisula, Jakarta (1958)
- SMP Negeri, Jakarta (1961)
- SMA Budi Utomo, Jakarta (1964)
- University of 17 November, Faculty of Social Science Cekoslovakia (1972)
- Financial Management for Non-Financial Manager LPPM Jakarta (1975)
- Pendidikan General Manager LPPM Jakarta (1976)
Karir : - Pegawai Dinas Pariwisata DKI Jaya
- Kepala Biro Pengembangan/Humas PT Sucofindo (1975)
- Dosen FISIP UI (1974-1984)
- Pembantu Tidak Tetap pada Siaran Khusus TVRI (1978)
- Associate Director/Manager PR Division Indo Advertising (1984)
- Presdir Indo Public Relations (1984 -- sekarang)
Kegiatan Lain : - Anggota International Public Relations Association di Geneva
- Anggota Pengurus Perhumas
- Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) (sekarang)
Alamat Rumah : Jalan Bambu Apus RT 005/01 Ciputat, Tangerang Telp: 741536
Alamat Kantor : Gedung Manggala Wanabhakti Lantai VIII, Blok 4 Wing A, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat Telp: 584349
|
|
SRIKANDI HAKIM TALIB
Lulus bagian B SMA Negeri Budi Utomo, 1964, Srikandi Hakim mendapat beasiswa ke luar negeri. Ia disuruh memilih antara Cekoslovakia dan Jepang. "Saya memilih Cekoslovakia, dan mengambil jurusan mass communication," kata Ike, panggilan akrab Srikandi, yang kini Presiden Direktur Indo Public Relations (Indo PR).
Padahal, sesuai dengan pendapat umum waktu itu, "Saya diyakinkan orang, agar mengambil jurusan eksakta," tambahnya. Setelah ia merampungkan Jurusan Komunikasi Massa pada Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Praha, 1972, ternyata perkembangan Indonesia sudah begitu berubah. Keahliannya segera mendapat tempat di tanah air.
Mula-mula, anak ketiga (bungsu) Almarhum R. Abdulwahab Djojohadikoesoemo, terakhir staf ahli Menteri Perhubungan, ini bekerja pada Dinas Pariwisata DKI Jaya, yang waktu itu dipimpin Almarhum Wim Tomasoa. Pindah ke PT Sucofindo, Ike sempat menjabat Kepala Biro Pengembangan Hubungan Masyarakat (Humas). Tetapi, pada 1978 ia pindah lagi, kini ke PT Indo Advertising (Indo Ad), dan menjadi Kepala Divisi Humas. Indo PR dikelolanya sejak 1984.Srikandi mengaku, Indo PR yang berkantor di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, itu terpanggil untuk meningkatkan citra Indonesia di luar negeri. Di antara kegiatan yang pernah ditanganinya, ia menyebut Seminar Investasi di New York, AS, bekerja sama dengan majalah Fortune. Dalam kesempatan itu tampil sebagai pembicara utama Menteri Sumarlin dan Menteri Ginandjar Kartasasmita. "Harus kreatif dan mau bekerja keras," kata Ike tentang misi yang sekarang diembannya itu.
Indo PR juga melayani pelayanan kehumasan perusahaan sejenis Mobil Oil, PT Adiguna, dan juga Australian Trade Commercial. Tugas kehumasan, menurut sarjana komunikasi massa itu, cukup luas. "Mulai dari jasa ad hoc sampai membuatkan program tahunan para klien. Jadi, bukan sekadar menyebarkan press realese," ujarnya.
Srikandi berkenalan dengan suaminya, Drs. A. Hakim Talib, yang juga sibuk di lingkungan swasta, ketika sama-sama menjadi mahasiswa di Praha. Mereka dianugerahi dua anak. Srikandi cukup dekat dengan kedua anaknya, mungkin karena ia sendiri sudah ditinggal wafat ibunya pada usia sembilan tahun.
|